Tawarkan Solusi Penyelesaian Masalah Pertanahan di Sumsel, Menteri Nusron: Litis Finiri Oportet
Beranda / Nasional /
Palembang,Radaroke.com- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah, untuk menuntaskan berbagai persoalan pertanahan di Sumatra Selatan. Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Kepala Daerah se-Sumatra Selatan yang digelar di Kota Palembang, Kamis (09/10/2025), Menteri Nusron menekankan asas “Litis Finiri Oportet”, yang artinya setiap perkara harus ada akhirnya.
“Masalah jangan dibiarkan, harus diakhiri. Karena, ada asas hukum Litis Finiri Oportet, setiap perkara harus ada akhirnya,” tegas Menteri Nusron di hadapan para kepala daerah se-Sumatra Selatan.
Jika persoalan pertanahan tidak segera diselesaikan, maka dampaknya akan semakin menumpuk. Untuk itu, Menteri Nusron menawarkan solusi konkret, terutama bagi pemerintah daerah yang memiliki aset, namun telah lama dikuasai masyarakat. “Saya kasih jalan keluar, terbitkan HGB di atas HPL atas nama Pemda. Yang sudah ada bangunannya bisa dibuat HGB di atas HPL selama 30 tahun, diperpanjang 20 tahun, dan bisa diperpanjang lagi 30 tahun,” jelasnya.
Dalam Rakor ini, Menteri Nusron juga menyoroti tumpang tindih kepemilikan tanah antara pemerintah daerah dan BUMN. Menurutnya, kondisi ini kerap menjadi persoalan yang memengaruhi penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan daerah.
“Kalau konfliknya antara Pemda dan BUMN, ya harus duduk bertiga, dengan BUMN setempat, Menteri Keuangan lewat DJKN, dan BPK. Karena, kalau Bapak menyerahkan tanpa Berita Acara, bisa dianggap melepas aset. Nanti Menteri Keuangan yang menentukan, mana untuk BUMN dan mana untuk Pemda,” ujar Menteri Nusron.
Ia berharap, koordinasi lintas sektor ini dapat mempercepat penataan aset dan memberikan kepastian hukum atas pengelolaan tanah, baik milik masyarakat, pemerintah daerah, maupun badan usaha. “Ini masalah kalau tidak diselesaikan, berdampak besar terhadap laporan keuangan daerah. Saatnya kita rapikan,” pungkas Menteri Nusron.
Hadir mendampingi Menteri Nusron dalam Rakor, Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Harison Mocodompis; serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Sumatera Selatan, Asnawati dan jajaran. Rapat kali ini diikuti oleh Gubernur Sumatera Selatan, Bupati, dan Wali Kota se-Sumatra Selatan. (LS/YZ)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Dampingi Menko AHY Serahkan Sertipikat di Gunungkidul, Wamen Ossy: Ini Wujud Nyata Kolaborasi
Gunungkidul,Radaroke.com- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Raih Kado Istimewa, Kongres Nasional Perdatin Riau 2025 'Dihadiahi' Penghargaan MURI
Pekanbaru, www.radaroke.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi IntensifPolres Bengkalis Lakukan Pengamanan Humanis Selama Aksi Demo di Rupat, 100 Personel Diterjunkan
Bengkalis, www.radaroke.com — Polres Bengkalis menerjunkan sebanyak 100 personel gabunganBandara Internasional Sultan Syarif Kasim Il Raih Penchargaan "The Best Airport Service By CSI Survey Inaca 2025"
Pekanbaru, www.radaroke.com - Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim Il Pekanbaru berhasilKapolsek Tapung dan Kades Indrapuri Panen Jagung Pipil Bersama Warga, Wujud Sinergi Ketahanan Pangan di Tapung
Tapung, www.radaroke.com - Pemerintah Desa Indrapuri bersama jajaran Forkopimcam TapungSatu Terpidana Kasus Perambahan Hutan di Siak Kecil Dieksekusi, Empat Lainnya Masih Buron
Bengkalis, www.radaroke.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis akhirnya mengeksekusi satu











Komentar Via Facebook :