https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Ini Langkah Pemerintah Majukan Sepak Bola

Ini Langkah Pemerintah Majukan Sepak Bola

Beranda / Nasional /
Senin, 20 November 2023 - 20:33 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radaroke.com - Penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia menjadi momentum penting bagi pengembangan sepak bola nasional.

Meski gagal lolos ke babak 16 besar, penampilan Tim Nasional di bawah kelompok umur 17 tahun (Timnas U-17) Indonesia asuhan Bima Sakti mendapat apresiasi dari berbagai pihak.

Salah satu yang patut diapresiasi adalah kemampuan Timnas U-17 Indonesia untuk mengimbangi tim-tim kuat seperti Ekuador dan Panama. Hal ini menunjukkan bahwa potensi sepak bola Indonesia di usia muda masih sangat besar.


Setelah ini, Indonesia pun memumpuk mimpi untuk bisa menembus Piala Dunia level senior pada 2030 dan seterusnya. Namun, untuk bisa menembus Piala Dunia senior, Timnas U-17 Indonesia masih membutuhkan pembinaan dan kompetisi yang lebih baik. Hal ini diakui oleh Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono.


Dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengangkat tema ‘Momentum Regenerasi Sepak Bola Indonesia’, Senin (20/11), Surono mengatakan, "Pembinaan  Timnas U-17 Indonesia sudah berjalan dengan baik. Namun, kita perlu peningkatan kualitas pelatih dan kompetisi yang lebih kompetitif," ujarnya.


Dia memaparkan, pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia perlu dilakukan secara berjenjang, mulai dari usia dini hingga usia remaja.

Pembinaan di usia dini (U-10) berfokus pada pengembangan keterampilan dasar. Sementara di usia remaja (U-12 sampai U-17) anak-anak mulai dilatih untuk fokus pada pengembangan taktik dan fisik.

Pembinaan sepak bola usia muda di Indonesia juga perlu dilakukan secara komprehensif, tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga aspek taktik, fisik, mental, dan psikologis.

“Selain itu, pembinaan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan, sehingga bibit-bibit unggul yang muncul bisa terus berkembang dan meningkatkan kemampuannya,” paparnya.

Di samping pembinaan, Surono menambahkan, kompetisi sepak bola usia muda juga sangat penting untuk meningkatkan kualitas pemain. Kompetisi harus kompetitif dan memberikan tantangan yang sesuai dengan kemampuan pemain.

“Pada usia 10-12 tahun, kompetisi harus bersifat rekreasional dan menyenangkan. Kompetisi harus mendorong pemain untuk bermain sepak bola dengan semangat dan motivasi yang tinggi,” sebutnya.

Kemudian pada usia 13-15 tahun, kompetisi harus lebih kompetitif. Kompetisi harus mendorong pemain untuk mengembangkan kemampuannya dan meningkatkan kualitas permainannya.
Pada usia 16-17 tahun, kompetisi harus sangat kompetitif.

Kompetisi di jenjang ini harus memberikan tantangan yang nyata bagi pemain untuk meningkatkan kemampuannya dan mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi.

Salah satunya, kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-16 dan U-18. Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang kompetitif bagi para pemain usia dini.

“Kami juga bekerja sama dengan PSSI untuk mengadakan kompetisi usia dini, seperti EPA U-16 dan U-18. Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan pengalaman bermain yang kompetitif bagi para pemain usia dini,” kata Surono.
 
Sinkronisasi Pembinaan Atlet

Dalam forum yang sama, pengamat olahraga Sapto Haryo Rajasa menyoroti pentingnya sinkronisasi pembinaan sepak bola dari usia dini. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sepak bola Indonesia di masa depan.

Dia pun bercerita tentang pengalamannya saat meliput turnamen sepak bola usia 14 tahun di Bali. Ia melihat bahwa pemain-pemain muda Thailand memiliki keunggulan teknis yang signifikan dibandingkan pemain-pemain Indonesia.

"Saat itu saya tanya kepada pemain Thailand, mereka main di mana. Ternyata mereka sudah tergabung di klub-klub profesional sejak usia 12-13 tahun. Sementara pemain Indonesia masih bermain di SSB atau sekolah," ujar Sapto.

Perbedaan ini, menurut Sapto, disebabkan oleh perbedaan sistem pembinaan sepak bola di kedua negara.

Thailand memiliki kompetisi sepak bola junior yang reguler dan berkelanjutan. Sementara di Indonesia, kompetisi sepak bola junior masih bersifat turnamen yang digelar secara berkala.

"Kompetisi yang reguler dan berkelanjutan akan memberikan kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk mengasah kemampuannya secara konsisten. Sementara turnamen hanya memberikan kesempatan bermain yang terbatas," kata Sapto.

Sapto menyarankan agar PSSI dan pemerintah bekerja sama untuk mewujudkan sinkronisasi pembinaan sepak bola dari usia dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan mengafiliasi SSB dengan klub-klub profesional.

"SSB harus terafiliasi dengan klub-klub profesional. Dengan begitu, pemain-pemain muda akan mendapatkan kesempatan bermain di kompetisi yang reguler dan berkelanjutan," kata Sapto.

Dengan adanya sinkronisasi pembinaan sepak bola dari usia dini, diharapkan Indonesia dapat meningkatkan kualitas sepak bolanya dan menjadi kekuatan sepak bola dunia di masa depan. ROC


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Mulai Tunjukkan Titik Terang, Kuasa Hukum Optimis Wahid Tidak Bersalah

    Mulai Tunjukkan Titik Terang, Kuasa Hukum Optimis Wahid Tidak Bersalah

    Selasa, 21/04/2026 - 13:24 WIB
  • Tak Percaya AS, Iran Ogah Damai dan Siapkan Serangan Terbaru 

    Tak Percaya AS, Iran Ogah Damai dan Siapkan Serangan Terbaru 

    Selasa, 21/04/2026 - 10:04 WIB
  • Gelapkan Dana Rp 1M Lebih dan Belikan Pacar Mobil, Fuji Ingin Admin Medsosnya Jadi Tersangka

    Gelapkan Dana Rp 1M Lebih dan Belikan Pacar Mobil, Fuji Ingin Admin Medsosnya Jadi Tersangka

    Selasa, 21/04/2026 - 08:41 WIB
  • DPRD Riau Minta Pembangunan Flyover Simpang Panam Dipercepat

    DPRD Riau Minta Pembangunan Flyover Simpang Panam Dipercepat

    Senin, 20/04/2026 - 20:40 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Ini Langkah INDODAX Wujudkan Ekosistem Kripto yang Tangguh dan Terstruktur

    Kupas Kasus•
    Senin, 20/11/2023 - 15:11 WIB
    Singapura, www.radaroke.com - INDODAX, resmi bergabung dalam Digital Asset Exchange Alliance,
  • Wahyudi Panggabean: Saya Yakin Romi Mampu Wujudkan Program PJC

    Kupas Kasus•
    Rabu, 15/11/2023 - 20:22 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Lembaga Pendidikan Pekanbaru Journalist Center (PJC) Cabang
  • BPS Ventures Siap Danai Perusahaan Blockchain

    Kupas Kasus•
    Selasa, 14/11/2023 - 16:56 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com – Perusahaan investasi, BPS Ventures mengumumkan siap untuk
  • Indodax Dorong Sineas Muda Berkreasi Tanpa Batas

    Kupas Kasus•
    Selasa, 14/11/2023 - 09:26 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - INDODAX Short Film Festival (ISFF) 2023 digelar meriah tadi malam
  • Ini Langkah Pemerintah Atasi Kekerasan pada Anak

    Kupas Kasus•
    Senin, 13/11/2023 - 16:58 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Kekerasan anak merupakan isu serius yang perlu mendapatkan
  • Romi: PJC Adalah Tempat Belajar

    Kupas Kasus•
    Senin, 13/11/2023 - 16:43 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Berminat Jadi Wartawan dan Ingin Jadi Wartawan Kompeten dan
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Harga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya

    Harga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya

    Sabtu, 18/04/2026 - 21:54 WIB
  • Sedang Tayang, Berikut Sinopsis Sinetron Terikat Janji

    Sedang Tayang, Berikut Sinopsis Sinetron Terikat Janji

    Rabu, 08/04/2026 - 08:37 WIB
  • Dukung Program Penghijauan, Mahasiswa KKN-T Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Hadirkan Inovasi QR Code Terhubung Wikipedia

    Dukung Program Penghijauan, Mahasiswa KKN-T Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Hadirkan Inovasi QR Code Terhubung Wikipedia

    Minggu, 12/04/2026 - 23:50 WIB
  • Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Sabtu, 11/04/2026 - 13:52 WIB
  • Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan

    Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan

    Selasa, 07/04/2026 - 10:20 WIB
  • Berikan Kesaksian, Sekda Riau Sebut Pengangkatan Dani Nursalam dan Tata Maulana Jadi Tenaga Ahli Gubri Tanpa Dasar Hukum

    Berikan Kesaksian, Sekda Riau Sebut Pengangkatan Dani Nursalam dan Tata Maulana Jadi Tenaga Ahli Gubri Tanpa Dasar Hukum

    Jumat, 10/04/2026 - 07:45 WIB
  • Pemred Redaksi86 Tegas: Media Bekerja Berdasarkan Fakta, Bukan Kepentingan

    Pemred Redaksi86 Tegas: Media Bekerja Berdasarkan Fakta, Bukan Kepentingan

    Minggu, 12/04/2026 - 01:09 WIB
  • Pemkab Bengkalis Serahkan Ambulans untuk Pustu Tegar Tingkatkan Layanan Kesehatan

    Pemkab Bengkalis Serahkan Ambulans untuk Pustu Tegar Tingkatkan Layanan Kesehatan

    Kamis, 09/04/2026 - 00:58 WIB
  • Persiapan Haji 2026: Pemkab Inhu Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 256 Jemaah 

    Persiapan Haji 2026: Pemkab Inhu Alokasikan Rp1,5 Miliar untuk 256 Jemaah 

    Jumat, 10/04/2026 - 19:16 WIB
  • Dua Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Perketat Pengawasan 

    Dua Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Perketat Pengawasan 

    Jumat, 10/04/2026 - 19:21 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # Pemkab Rohil      

  • # Bupati Rohul      

  • # DPRRI      

  • # Bupati Pelalawan      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo