Gubri Abdul Wahid foto bersama jajaran PT Riau Pangan Bertuah dan 47 Bumdes yang ada di Kabupaten Kampar. Foto: RB
Jalin Kerjasama dengan 47 Bumdes yang Ada di Kampar
Gubri Optimis Terobosan PT Riau Pangan Bertuah Mampu Tekan Inflasi
Beranda / Ekonomi Bisnis /
Pekanbaru, www.radaroke.com - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi terobosan PT Riau Pangan Bertuah yang melakukan Memorandum of Understanding (MoU) bersama 47 Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Kabupaten Kampar.
Menurut Gubernur Riau H. Abdul Wahid, M.Si, terobosan yang dilakukan PT Riau Pangan Bertuah merupakan langkah yang sangat bagus karena sejalan dengan arahan dari Presiden Republik Indonesia.
Dikatakan Wahid, kerja sama ini menandai langkah konkret Pemprov Riau dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui program budidaya dan pasca panen cabai di tingkat desa.
Ia menambahkan, sinergi BUMD dan BUMDes merupakan momentum penting bagi Provinsi Riau untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat desa.
“Saya, sebagai Gubernur Riau, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kegiatan ini. Karena ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua,” katanya.
Dijelaskan Gubri, sejak dirinya menjabat sebagai Gubernur Riau hampir delapan bulan, inflasi menjadi satu diantara perhatian utamanya.
Ia mengakui bahwa inflasi di Riau selama beberapa bulan terakhir sebagian besar disebabkan oleh kenaikan harga komoditas cabai.
“Selama tujuh bulan ini, dari hari ke hari, minggu ke minggu, dan bulan ke bulan, inflasi terjadi di Provinsi Riau. Inflasi tersebut paling banyak disebabkan oleh komoditas pangan,” jelasnya.
Dengan adanya terobosan seperti ini kata Wahid akan mendorong peningkatan ekonomi terutama dari sektor pertanian yang akan semakin berkembang.
"Ini sangat penting untuk menekan inflasi," kata Gubri saat memberikan sambutan di Gedung Daerah Pauh Janggi Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (20/10/2025) sore.
Wahid menilai, inflasi yang terjadi saat ini banyak disumbang dari sektor komoditas pangan, terutama cabai.
Untuk itu sambung Wahid, Pemerintah Provinsi Riau akan memberikan bantuan kepada Bumdes yang terlibat dalam program ini.
Kerja sama ini kata Gubri erat kaitannya dengan program budidaya dan pasca panen cabai.
Sehingga langkah ini diharapkan dapat membantu pengendalian inflasi daerah yang saat ini menempati posisi tertinggi ke 2 setelah Sumatera Utara.
"Salah satunya akibat tingginya harga cabai," katanya.
Jadi kata Gubri, melalui kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi yang bisa diekspor ke luar negeri.
”Kalau nanti stoknya berlebih, bisa kita suplai ke Singapura. Kemarin saya sudah bertemu dengan menteri di sana, mereka meminta suplai sayur dan telur dari Riau,” paparnya.
Kepala Dinas BUMD Provinsi Riau, Firdaus, menyebutkan total terdapat 360 Bumdes di Provinsi Riau, dan 47 di antaranya berasal dari Kabupaten Kampar yang siap menjadi percontohan. Ke depan, program serupa juga akan menyasar komoditas pertanian lainnya.
”Bumdes bersama tim PKK di tingkat desa akan bergerak dalam penanaman cabai. Setelah ini akan menyusul komoditas lain seperti sayur dan bahan pangan pokok,” ucap Mhd Firdaus.
Menanggapi hal itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay, mengaku sangat optimis dapat mewujudkan harapan tersebut.
"Saya sangat optimis sekali dengan kerja sama ini, kata Direktur PT Riau Pangan Bertuah Ade Putra Daulay saat ditemui usai menandatangani MoU di Gedung Daerah Pauh Janggi Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (20/10/2025).
Dengan adanya dukungan penuh dari Gubri tersebut, Ade berharap ke depan akan terwujud kerjasama di 12 Kabupaten/Kota Pemerintah Provinsi Riau.
"Tentu kita berharap kerjasama ini dapat membawa kemajuan dan bisa diwujudkan dalam bentuk kerjasama di seluruh kabupaten/Kota yang ada," paparnya.
Nantinya kata Ade, untuk mewujudkan kerjasama tersebut pihaknya akan menyusun dua skema.
"Pertama nanti kalau terjadi panen cabe serentak tentu akan berpengaruh terhadap harga, tetapi kami berkomitmen untuk membeli cabe tersebut di atas harga produksi," jelasnya.
Kedua sambung Ade, apabila harga cabe tinggi, tetap akan dibeli.
"Pasti ada margin untuk Bumdes sesuai hasil rapat,” pungkasnya.
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Aroma Busuk di Kusau Makmur! Ketua BPD Diduga Main Proyek Gelap Bersama PT ATS
Tapung Hulu, www.radaroke.com —Desa Kusau Makmur kembali menjadi sorotan publik. ViralnyaDamkar Kayu Aro Barat Evakuasi Sarang Lebah Vespa di Rumah Warga Sako Dua
Kayu Aro, www.radaroke.com - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Kayu Aro Barat, bergerak cepatTak Pernah Salurkan CSR ke 8 Desa di Bukit Batu, PT Surya Dumai Agrindo Dinilai Ingkar Janji
Bengkalis, www.radaroke.com - Delapan desa di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis,Gubri Abdul Wahid Resmi Dilantik Jadi Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Riau Periode 2025-2030
Pekanbaru, www.radaroke.com - Pengurus Majelis Pembimbing Daerah, Kwartir Daerah, Lembaga PemeriksaPimpin Apel Pagi, Kalapas Pekanbaru Kukuhkan Tim Satops Patnal
Pekanbaru, www, radaroke.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA PekanbaruMBG Bukan Sekedar Memberi Makan, Ia Menumbuhkan Asa Mendenyutkan Bangsa
Di tengah kebisingan politik dan silang opini yang sering kali menenggelamkan makna, Indonesia













Komentar Via Facebook :