https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

Iklan Rohul 1

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Catatan Tajam dari Riau yang Mulai Lupa Api Perjuangan

Dilema Sumpah Pemuda: Semangat yang di kubur hidup-hidup di Tanah Melayu

Catatan Tajam dari Riau yang Mulai Lupa Api Perjuangan

Beranda / Gagasan /
Selasa, 28 Oktober 2025 - 05:31 WIB  
Editor : Abdul Kadir

HAMPIR seabad setelah “Sumpah Pemuda” mengguncang Nusantara, api perjuangan yang dulu membakar dada para pejuang kini tampak redup di dada generasi muda Riau. 

Sumpah yang dulu lantang diikrarkan, kini hanya jadi teks hafalan di podium upacara dan caption basa-basi di Instagram.

Ya, Riau—tanah Melayu yang seharusnya menjadi ladang semangat kebangsaan—hari ini justru seperti sedang kehilangan arah. Pemudanya bising di dunia maya tapi sunyi di dunia nyata. Pandai berdebat di kolom komentar, tapi gagap bertindak di lapangan.

Dari Api Perjuangan ke Abu Seremoni

Setiap tahun, tanggal 28 Oktober dirayakan dengan gegap gempita: barisan baju adat, lomba orasi, hingga slogan “Bangkitkan Semangat Pemuda”. Tapi setelah spanduk diturunkan dan bendera digulung, apa yang tersisa?

Yang tersisa hanya formalitas dan seremonial, sementara idealisme dikubur bersama naskah pidato pejabat yang tak pernah dipahami isinya.

Para pemuda lebih sibuk berburu “selfie nasionalis” ketimbang menyalakan gerakan sosial. Mereka fasih bicara perubahan, tapi tak punya nyali melawan kebusukan sistem.

Ironinya, yang membunuh semangat Sumpah Pemuda bukan penjajah asing—tapi kenyamanan dan ketakutan yang ditumbuhkan oleh bangsanya sendiri.

Dilema Anak Muda Riau: Idealistis vs Realistis

Di Riau, banyak pemuda cerdas, tapi sayangnya lebih banyak yang memilih diam.

Mereka tahu politik lokal busuk, tapi enggan bersuara.

Mereka tahu korupsi merajalela, tapi takut kehilangan peluang kerja.

Mereka tahu rakyat menderita, tapi sibuk mempercantik feed media sosial.

Mereka terjebak di antara dua kutub: antara lapar visi dan lapar gaji. Antara ingin mengubah dunia, tapi takut tak bisa bayar kontrakan bulan depan.

Dan di tengah dilema itu, semangat Sumpah Pemuda perlahan tereduksi jadi nostalgia—indah diucapkan, tapi hampa dijalankan.

Tapi Bara Itu Belum Padam

Namun, tak semuanya suram.

Masih ada kelompok-kelompok muda di Riau yang bekerja tanpa publikasi: mereka mendirikan perpustakaan kecil di desa, menanam mangrove di pesisir, melawan eksploitasi hutan, hingga mendidik anak-anak di pinggiran sungai.

Mereka bukan seleb medsos, bukan influencer, tapi pewaris sejati semangat Sumpah Pemuda—yang tak menunggu sorotan kamera untuk bergerak.

“Satu Tanah Air” bagi mereka berarti melawan kerakusan tambang dan perampasan lahan.

“Satu Bangsa” berarti menolak perpecahan dan menegakkan keadilan sosial.

“Satu Bahasa” berarti berbicara jujur meski melawan arus kekuasaan.

 Sumpah yang Harus Ditebus Kembali

Kini, tugas pemuda Riau bukan lagi sekadar mengenang sejarah, tapi menebus sumpah yang dikhianati zaman.

Bangkit dan rebut kembali makna “pemuda”—bukan sekadar umur di bawah 30, tapi keberanian untuk berkata “tidak” pada kebusukan, penindasan, dan kemunafikan.

Sumpah Pemuda tak butuh seremoni megah, tak perlu pidato pejabat yang gemetar membaca teks.

Yang dibutuhkan adalah gerakan nyata, keberanian, dan ketegasan untuk mengguncang sistem yang beku.

Riau tak butuh pemuda yang sibuk bergaya di TikTok, tapi pemuda yang siap berkeringat di jalan, di kampung, di ruang ide, dan di hati rakyat.

Karena sejatinya, Sumpah Pemuda bukan untuk diucapkan — tapi untuk diperjuangkan.

Dan jika generasi muda Riau berani menyalakan bara itu kembali, maka sejarah akan mencatat: “Api Sumpah Pemuda pernah padam, tapi dibangkitkan lagi dari Tanah Melayu.”

 

Penulis : Abdul Hafidz AR, S. IP, 

Ketua Bidang Informasi dan Teknologi Pemuda Muhammadiyah Riau, 

Humas PWI Riau, 

Wakil Ketua Bidang Informasi DPD KNPI Riau, 

Wakil Ketua Bidang Buruh, Tani dan Nelayan DPD Repdem Riau.


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    Selasa, 04/03/2025 - 16:07 WIB
  • Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Rabu, 26/02/2025 - 14:54 WIB
  • Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Minggu, 23/02/2025 - 19:47 WIB
  • Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Senin, 17/02/2025 - 00:18 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Desa Pangkalan Batang Barat Turunkan 25 Kafilah pada MTQ ke-57 Kecamatan Bengkalis

    Kupas Kasus•
    Senin, 27/10/2025 - 01:17 WIB
    Bengkalis,Radaroke.com– Pemerintah Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis,
  • Desa Kelebuk Turunkan 21 Kafilah pada MTQ ke-57 Kecamatan Bengkalis

    Kupas Kasus•
    Senin, 27/10/2025 - 23:48 WIB
    BENGKALIS,Radaroke.com– Pemerintah Desa Kelebuk, Kecamatan Bengkalis, pada pelaksanaan
  • Tanggapi Aduan Masyarakat, Lapas Pekanbaru Langsung Gelar Razia Kamar Hunian Warga Binaan

    Kupas Kasus•
    Senin, 27/10/2025 - 12:10 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru
  • Gubri Apresiasi Kerja Keras PMI Sediakan Darah Bagi Masyarakat

    Kupas Kasus•
    Senin, 27/10/2025 - 11:38 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi yang tinggi kepada
  • Diikuti 5 Kabupaten/Kota, Pengda Dj Riau Kolaborasi Mall SKA Sukses Gelar Club Mix Dj

    Kupas Kasus•
    Senin, 27/10/2025 - 09:19 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Disc Jockey Indonesia Provinsi
  • Polsek Singingi Hilir Tangani Kasus Dugaan Penggelapan Buah Kelapa Sawit Milik PT. IIS

    Kupas Kasus•
    Minggu, 26/10/2025 - 17:54 WIB
    Kuantansingingi, www.radaroke.com – Jajaran Polsek Singingi Hilir Polres Kuantan Singingi
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Minggu, 25/01/2026 - 18:56 WIB
  • Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Jumat, 23/01/2026 - 18:40 WIB
  • PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    Kamis, 29/01/2026 - 17:56 WIB
  • Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Senin, 26/01/2026 - 20:50 WIB
  • Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Minggu, 25/01/2026 - 13:33 WIB
  • Ratusan Siswa Tapung Tanam

    Ratusan Siswa Tapung Tanam' Pohon Bersama Kapolres, 'Green Policing' Dimulai!

    Kamis, 29/01/2026 - 16:58 WIB
  • INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    Jumat, 23/01/2026 - 16:09 WIB
  • Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Minggu, 01/02/2026 - 14:17 WIB
  • Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Selasa, 27/01/2026 - 09:57 WIB
  • Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Rabu, 21/01/2026 - 16:28 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Presiden Prabowo      

  • # Pemprov Riau      

  • # Ketum APSI      

  • # Disdik Riau      

  • # Gubernur Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo