Ketua Gerakan Pemuda Riau, Jamadi, SH. Foto: Ist
Manuver Kontroversial di Tubuh PT SPR STRADA: Pemuda Riau Desak Tata Haira Mundur, Disebut Gagal Total Sejak Hari Pertama
Beranda / Daerah / Pekanbaru
Pekanbaru, www.radaroke.com — Gelombang kritik keras menghantam Direktur Utama PT SPR STRADA, Tata Haira, yang baru seumur jagung menjabat setelah RUPSLB Oktober 2025.
Kali ini, desakan paling lantang datang dari Ketua Gerakan Pemuda Riau, Jamadi, SH, yang menilai langkah–langkah Tata Haira bukan hanya blunder, tapi berpotensi menyeret perusahaan ke jurang masalah baru.
Dalam pernyataannya, Jamadi tak lagi memakai bahasa halus. Ia menilai pergantian direktur utama seharusnya menjadi angin segar bagi perbaikan kinerja, bukan malah menghadirkan kekacauan baru dan memerahkan ruang publik dengan polusi berita buram.
“Tujuan pergantian Dirut adalah memperbaiki kinerja perusahaan, bukan memperkeruh keadaan. Tapi apa yang terjadi? Justru masalah baru muncul, publik dibuat gaduh,” tegas Jamadi pada wartawan, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, sebelum mengambil langkah drastis, pimpinan baru SPR STRADA harusnya memahami dulu akar masalah yang membebani perusahaan.
Audit keuangan, evaluasi kinerja, hingga penelusuran masalah internal seharusnya menjadi pintu masuk, bukan langsung “tembak merumahkan karyawan” seperti yang kini terjadi.
“Kalau tugas pertama direktur utama hanya merumahkan karyawan, lalu apa manfaat pergantian pimpinan? Itu bukan kepemimpinan, itu kepanikan,” sindir Jamadi pedas.
Ia menegaskan bahwa merumahkan karyawan adalah opsi terakhir, dan hanya boleh dilakukan setelah seluruh langkah penyelamatan dicoba: perbaikan alur kerja, identifikasi masalah manajemen, hingga skema penyelamatan keuangan.
Jika semua upaya gagal barulah opsi pahit itu dijalankan bukan dipilih sebagai aksi pembuka.
Jamadi menilai langkah Tata Haira justru menunjukkan ketidakmampuan dan minimnya kapasitas memimpin perusahaan sebesar SPR STRADA.
“Dari cara bertindak saja sudah terlihat, ini bukan pemimpin yang siap bekerja. Ini pemimpin yang membebani perusahaan,” tukasnya.
Ia menambahkan bahwa keputusan sepihak merumahkan karyawan bukan hanya memperburuk situasi internal, tetapi juga mencemari ruang publik dengan polemik tak perlu.
Atas dasar itu, Gerakan Pemuda Riau secara resmi mendesak Tata Haira untuk mundur dari jabatannya sebagai Direktur Utama PT SPR STRADA.
“Lebih baik mundur, sebelum perusahaan benar-benar terjun bebas,” tutup Jamadi.
Berita ini diprediksi menjadi pemantik panas baru di tubuh SPR STRADA dan publik menunggu apakah desakan ini bakal direspons atau justru dibiarkan membusuk seperti persoalan kinerja yang sejak awal tak terselesaikan.
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Lapas Kelas IIA Pekanbaru Gelar Bakti Sosial Jelang Natal
Pekanbaru, www.radaroke.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru melaksanakanJajaran Polsek Singingi Hilir Berhasil Amankan Pelaku Pencurian di Desa Petai, Ini Modusnya
Kuantan Singingi, www.radaroke.com - Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) terjadi di geraiTerpilih Jadi Ketua, Hj. Nurjasmi, M. Pd Berkomitmen Jadikan APSI Riau Lebih Bermarwah dan Ditilik Stakeholder
Pekanbaru, www.radaroke.com - Hj. Nurjasmi, S. Pd., M. Pd secara resmi terpilih menjadi KetuaKadisdik Erisman Yahya Buka Musrov Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia Provinsi Riau Tahun 2025
Pekanbaru, www.radaroke.com - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau H. Erisman Yahya secara resmiHadir dalam Rakor Pencegahan dan Penyelesaian Tindak Pidana Pertanahan, Plt. Wakil Jaksa Agung Minta Pencegahan Diperkuat
Jakarta,Radaroke.com- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Perkuat Kedaulatan Negara, Kementerian ATR/BPN Terima 8 Penghargaan dari KKP atas Sertipikasi Pulau-pulau Kecil
Jakarta,Radaroke.com- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)













Komentar Via Facebook :