Foto bersama usai mengikuti kegiatan. Foto: Ist
Tingkatan Kemampuan Membuat Pantun, Tim Dosen dan Mahasiswa PBSI UIR Gelar PKM di SMAN 1 Siak Hulu
Beranda / Pendidikan /
Siak Hulu, www.radaroke.com – Tim Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau (UIR) menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk "Peningkatan Kemampuan Membuat Pantun Siswa Kelas X A SMAN 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar."
Kegiatan PKM dilaksanakan pada tanggal 12 Februari 2026 diikuti 32 orang siswa dengan antusias.
Kegiatan merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berfokus pada upaya meningkatkan kemampuan Membuat Pantun Siswa Kelas X A SMAN 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar.
Kegiatan Pkm ini diketuai Dr. H. Sudirman Shomary, M.A dengan anggota tim yang terdiri dari Dr. Tri Yuliawan, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Roziah, M.A., dibantu seorang mahasiswa bernama Nurul Aini Sudirman.
Fokus utama kegiatan ini mengatasi tantangan dalam pengembangan kemampuan kualitas Apresiasi Sastra Melayu khususnya dalam membuat pantun.
Acara dilaksanakan di SMAN 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar mendapatkan sambutan hangat dari pihak sekolah. Drs. Andi Surya Kepala Sekolah SMAN 1 Siak Hulu Kabupaten Kampar menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif ini.
“Kami sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran tim dosen dan mahasiswa UIR. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam membantu anak-anak kami mengembangkan kemampuan membuat pantun dengan cara yang menyenangkan,” ujar Andi.
Kolaborasi Dosen, Mahasiswa, dan Guru dalam Pembelajaran Interaktif
Kegiatan PkM ini tidak hanya melibatkan para dosen, tetapi juga mengikutsertakan 32 mahasiswa dari Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia kelas 2A angkatan 2024-2025.
Keterlibatan mahasiswa ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis dalam menerapkan ilmu yang mereka peroleh di bangku kuliah, sekaligus menumbuhkan jiwa pengabdian masyarakat sejak dini.
Selama kegiatan, seluruh guru TK YLPI turut hadir mendampingi 74 siswa yang terdiri dari TK A dan TK B, dengan rentang usia 4-6 tahun.
Melalui serangkaian permainan edukatif berbasis bahasa, anak- anak diajak untuk mengenali bunyi-bunyi bahasa, membedakan suku kata, dan melatih artikulasi dengan cara yang interaktif dan tidak membosankan.
Metode bermain ini terbukti efektif dalam menarik minat anak-anak dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi perkembangan fonologi anak-anak TK YLPI, serta menjadi contoh kolaborasi yang baik antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan anak usia dini dalam mencetak generasi penerus yang unggul.
Editor : Jef Syahrul
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
SMP Negeri 1 Bengkalis jaga kualitas belajar saat Ramadan
Radaroke.com, Bengkalis – Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis menerbitkan Surat Edaran NomorBahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan Roadmap Penetapan LSD di 2026
Radaroke,com.Jakarta - Pemerintah resmi mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 TahunAkhir Pekan Lebih Mudah Urus Tanah Sendiri Lewat Program PELATARAN
Radaroke,com.Bogor - Bagi sebagian masyarakat, mengurus pertanahan pada hari kerja bukan hal mudah.Berbagi di Bulan Suci Ramadan, Kementerian ATR/BPN Salurkan Bantuan untuk Pegawai Terdampak Bencana di Aceh
Radaroke,com.Jakarta - Dalam Bulan Suci Ramadan 1447 H, Kementerian Agraria dan TataJaga Kolaborasi dengan Mitra Kerja, Kementerian ATR/BPN Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
Radaroke,com.Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Arsip Pertanahan sebagai Nyawa Layanan, Kementerian ATR/BPN Percepat Restorasi di Aceh Melalui Kolaborasi
Radaroke,com.Aceh - Sebanyak 95.000 arsip pertanahan berupa buku tanah dan surat ukur di sebagian












Komentar Via Facebook :