https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Diduga Akibat Limbah Korporasi, Pakar Lingkungan Desak Sanksi Adat Untuk Perusak Sungai Tapung

Diduga Akibat Limbah Korporasi, Pakar Lingkungan Desak Sanksi Adat Untuk Perusak Sungai Tapung

Beranda / Daerah / Kampar
Jumat, 06 Maret 2026 - 05:59 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Tapung Hilir, www.radaroke.com - Kejadian pencemaran lingkungan di aliran Sungai Tapung yang menyebabkan rusaknya ekosistem perairan dan matinya ribuan ikan beberapa hari lalu menuai sorotan keras dari pakar lingkungan hidup, Kamis, 5 Maret 2026.

Pakar lingkungan Dr. Elviriadi S.Pi M.Si saat dihubungi awak media menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang diduga dipicu oleh aktivitas pembuangan limbah perusahaan ke aliran sungai.

Menurutnya, pencemaran tersebut telah berdampak serius terhadap ekosistem Sungai Tapung serta kehidupan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sungai tersebut.

"Saya sangat prihatin dengan kejadian ini. Aktivitas pembuangan limbah oleh pihak perusahaan diduga kuat menjadi penyebab rusaknya ekosistem air di Sungai Tapung hingga mengakibatkan ribuan ikan mati,” ujarnya.

Dr. Elviriadi menilai, peristiwa tersebut tidak bisa dianggap sebagai kejadian biasa, melainkan indikasi adanya kejahatan lingkungan yang dilakukan oleh korporasi.

Ia bahkan meyakini bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan aktivitas perusahaan yang berada di sekitar wilayah aliran sungai tersebut.

"Kalau diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah, biasanya ujung-ujungnya tidak jelas. Sering kali muncul alasan belum pasti, atau ikan mati bukan karena itu. Padahal masyarakat sudah tahu, ini bukan rahasia umum lagi. Biasanya kalau musim hujan limbah dibuang ke sungai. Ini sering terjadi di Kampar bahkan di Riau,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Dr. Elviriadi mendorong peran masyarakat adat dan ninik mamak untuk mengambil sikap tegas terhadap perusahaan yang diduga mencemari sungai tersebut.

Ia juga berencana turun langsung ke lokasi bersama tokoh adat guna membahas pemberian sanksi adat kepada pihak perusahaan.

"Nanti kita kumpulkan ninik mamak. Saya juga akan turun ke Desa Sekijang. Kita akan berikan sanksi adat kepada perusahaan tersebut dan membentuk Panglima Pengawas serta Penjaga Sungai Tapung untuk memantau aktivitas perusahaan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu nelayan Desa Sekijang saat dikonfirmasi menyampaikan kekecewaannya atas tercemarnya air Sungai Tapung beberapa hari yang lalu.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai penyebab pasti maupun langkah penanganan dari pihak terkait.

"Kami tadi sudah bertemu dengan pihak perusahaan. Namun pihak perusahaan menyampaikan masih harus menunggu informasi dan keputusan dari atasannya,” ungkapnya.

Para Nelayan Desa Sekijang berharap persoalan ini dapat segera mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan maupun pemerintah, sehingga penyebab kematian ikan dan kerusakan ekosistem Sungai Tapung dapat segera terungkap serta tidak terulang kembali di masa mendatang.

(Rudi C/Rls)


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Masuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik

    Masuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik

    Sabtu, 09/05/2026 - 13:15 WIB
  • Jamaah Haji Asal Riau Ini Meninggal Dunia Saat Tengah Sujud di Masjid Nabawi

    Jamaah Haji Asal Riau Ini Meninggal Dunia Saat Tengah Sujud di Masjid Nabawi

    Kamis, 07/05/2026 - 18:09 WIB
  • Kasus Jual Beli Kuota Haji Terus Dikulik

    Kasus Jual Beli Kuota Haji Terus Dikulik

    Kamis, 07/05/2026 - 11:41 WIB
  • KPK Terus Bongkar Dugaan Jual Beli Kuota Haji

    KPK Terus Bongkar Dugaan Jual Beli Kuota Haji

    Rabu, 06/05/2026 - 20:37 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Polsek Singingi Hilir Tangani Penemuan Kerangka Manusia di Areal PT RAPP

    Kupas Kasus•
    Kamis, 05/03/2026 - 21:44 WIB
    Kuansing, www.radaroke.com - Polsek Singingi Hilir bersama Satreskrim Polres Kuantan Singingi
  • Bazar Ramadan Bermasa di Jalan Jenderal Sudirman Bengkalis Ramai Dikunjungi Warga

    Kupas Kasus•
    Kamis, 05/03/2026 - 14:05 WIB
    Radaroke,com,Bengkalis—Bazar Ramadan Bermasa yang dipusatkan di Jalan Jenderal Sudirman, Kota
  • Jemaah Abidatur Masjid Istiqomah Bengkalis Berbagi Takjil Semarakkan Ramadan

    Kupas Kasus•
    Selasa, 03/03/2026 - 17:49 WIB
    Radaroke,com.Bengkalis, — Jemaah Abidatur Masjid Istiqomah Bengkalis menggelar kegiatan
  • Lantik Dirut Perumda Tuah Sekata, Bupati Zukri Minta Denny Pegang Teguh Fakta Integritas

    Kupas Kasus•
    Jumat, 27/02/2026 - 12:45 WIB
    Pelalawan, www.radaroke.com - Bupati Pelalawan Zukri secara resmi melantik Denny Gunawan sebagai
  • Bupati Zukri Ajak Seluruh Pihak Cari Solusi Tingkatkan PAD

    Kupas Kasus•
    Kamis, 19/02/2026 - 12:31 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM menghadiri Forum Konsultasi Publik
  • Curi Sawit di Perkebunan PT Sekar Bumi Alam Lestari, Pria di Tapung Hilir Malah Kedapatan Simpan Tiga Paket Sabu

    Kupas Kasus•
    Senin, 02/03/2026 - 20:35 WIB
    Tapung Hilir, www.radaroke.com - Jajaran Polsek Tapung Hilir mengamankan seorang pria
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Sabtu, 02/05/2026 - 19:51 WIB
  • Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Sabtu, 02/05/2026 - 16:15 WIB
  • Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Kamis, 07/05/2026 - 10:57 WIB
  • Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Rabu, 06/05/2026 - 13:18 WIB
  • Polsek Tapung Gelar "Jumat Curhat" Keluhan Warga Akan Ditindaklanjuti

    Polsek Tapung Gelar "Jumat Curhat" Keluhan Warga Akan Ditindaklanjuti

    Jumat, 01/05/2026 - 20:58 WIB
  • Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Kamis, 07/05/2026 - 10:03 WIB
  • Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Sabtu, 02/05/2026 - 21:30 WIB
  • Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Rabu, 29/04/2026 - 09:35 WIB
  • Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat di Riau Capai Tahap Akhir, Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat

    Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat di Riau Capai Tahap Akhir, Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat

    Kamis, 30/04/2026 - 18:58 WIB
  • Ribuan Petani Padati Stadion Narasinga Rengat, KNARA: Reforma Agraria Tak Bisa Ditunda

    Ribuan Petani Padati Stadion Narasinga Rengat, KNARA: Reforma Agraria Tak Bisa Ditunda

    Rabu, 29/04/2026 - 20:38 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # Bupati Rohul      

  • # Pemkab Rohil      

  • # DPRRI      

  • # Disdik Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo