https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Ketua LAMR Inhu Disebut, Berikut Nama Nama yang Terlibat Penjarahan TBS Kebun Sawit Dikelola Agrinas

Ketua LAMR Inhu Disebut, Berikut Nama Nama yang Terlibat Penjarahan TBS Kebun Sawit Dikelola Agrinas

Beranda / Daerah / Inhu
Rabu, 01 April 2026 - 15:41 WIB  
Reporter : Amat Jaya   Editor : Abdul Kadir

Inhu, www.radaroke.com - Situasi kebun kelapa sawit yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara (APN) eks PT Selantai Agro Lestari (SAL) di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, kembali memanas. Gerombolan yang mengaku perintah Batin Gunduk melakukan penjarahan Tandan Buah Segar (TBS), dengan cara melakukan panen paksa seperti di kebun sendiri 

Pihak PT Agrinas Palma Nusantara melalui vendor kerjasama pengelolaan kebun Direktur PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri, Hermansyah SE, menjelaskan dalam pengelolaan kebun sawit tersebut, menyebut bahwa Batin Gunduk beserta gerombolannya melakukan penjarahan TBS dengan cara melakukan penen secara paksa di kebun sawit yang PT Agrinas Palma Nusantara.

"Ya, Gerombolan Batin Gunduk beserta melakukan penjarahan TBS di kebun sawit Agrinas eks PT SAL. Mereka seenaknya melakukan pemanenan di lokasi kebun sawit eks PT SAL yang telah kelola Agrinas," ujar Hermansyah sembari menyebut dirinya masih berada di Polres Inhu melaporkan aksi pencurian tersebut, Selasa (31/3/2026) malam.

Hermansyah mengatakan, orang-orang perusahaan PT SAL, seperti Yusmilar dan Asmuri dan Ameng Uban diduga ikut terlibat dalam aksi penjarahan yang dilakukan gerombolan Gondok. Dari luar perusahaan itu juga sengaja melibatkan preman berkedok organisasi diantaranya oknum Ketua LAMR Inhu inisial Alifahmi Azis, oknum Ketua LLMB Raja Abdul Aziz dan Dahlan.

Meski perusahaan PT SAL telah resmi menyerahkan seluruh perkebunan beserta asetnya kepada negara melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), namun aksi provokatif dan penjarahan buah sawit justru masih terjadi di lapangan yang dimotori langsung pihak PT SAL atas nam Yusmilar dan Asmuri.

Penyerahan aset PT SAL tersebut dilakukan menyusul temuan alihfungsi kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) menjadi perkebunan kelapa sawit di wilayah Desa Talang Selantai dan Desa Durian Cacar.

Setelah proses penertiban, Satgas PKH kemudian menitipkan pengelolaan kawasan hutan yang sudah menjadi kebun sawit kepada PT APN guna memastikan aset negara tetap terjaga dan perkebunan tetap produktif.

Namun, kondisi di lapangan tidak kondusif. Sejumlah oknum yang disebut gerombolan Gunduk dan eks karyawan PT SAL berupaya mempertahankan penguasaan kebun sawit yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara tersebut. Nama Yusmilar dan Asmuri disebut sebagai pihak yang melakukan provokasi terhadap masyarakat agar tetap melakukan aktivitas perkebunan di areal yang telah berada dalam pengelolaan negara.

Pengelolaan operasional kebun eks PT SAL dilaksanakan melalui skema vendorisasi oleh PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri. Sebelumnya penjarahan dengan pemanenan brutal saat momentum Idul Fitri dilakukan oleh eks PT SAL, ketegangan memuncak tepat pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).

Di tengah suasana lebaran, sekelompok orang yang diduga preman bayaran berkedok petugas keamanan melakukan aksi panen besar-besaran di areal kebun.

Kelompok tersebut dipimpin oleh seorang pria bernama Anton tercatat sebagai security PT SAL.

Menurut keterangan di lapangan, aksi panen berlangsung secara masif dan tanpa izin pengelola resmi dari PT APN yang dilakukan gerombolan suruhan Gunduk warga Talang Durian Cacar dan karyawan eka PT SAL.

Dalam waktu singkat, lebih dari ratusan ton TBS berhasil diangkut keluar dari lokasi kebun, baik dilakukan oleh gerombolan Gunduk maupun Anton dari gerombolan eks PT SAL.

Pada Selasa, 31 Maret 2026, kembali terjadi aksi penjarahan TBS kebun kelapa sawit sitaan negara yang dikelola Agrinas eks PT SAL, berlokasi di Desa Talang Selantai, Kecamatan Rakit Kulim. 

Aksi penjarahan bermula ketika seorang warga Desa Talang Durian Cacar bernama Gondok memerintahkan sekelompok masyarakat untuk melakukan pemanenan secara paksa di areal kebun sawit Agrinas.

Pada hal, pihak Agrinas secara resmi memberikan kuasa penuh kepada PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri sebagai KSO pengelolaan kebun sawit sitaan negara eks PT SAL tersebut.

Sejak pagi hari, kelompok masyarakat yang diperintahkan Batin Gondok memasuki areal kebun sawit. Mereka melakukan pemanenan tanpa izin resmi dari pihak PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri maupun PT Agrinas Palma Nusantara.

Di lokasi, sejumlah orang terlihat melakukan pengawalan penjarahan dengan membawa senjata tajam, sehingga menimbulkan situasi intimidatif terhadap tenaga kerja PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri.

Security perusahaan bersama personel TNI yang sedang bertugas pengamanan melakukan konfirmasi kepada kelompok masyarakat yang melakukan pemanenan.

Saat itu Security dan personil TNI memberikan teguran larangan karena aktivitas tersebut dinilai sebagai tindakan ilegal.

Namun, kelompok Batin Gondok menolak mematuhi imbauan dan tetap melanjutkan kegiatan panen TBS.

Akibat panen paksa tersebut, sejumlah pelepah kelapa sawit mengalami kondisi sengklek dan kerusakan fisik.

Sebagian besar tanaman sawit telah kehilangan buah akibat panen paksa. Penjarahan TBS dan kerusakan tersebut menimbulkan kerugian besar bagi pihak Agrinas baik dari sisi produksi maupun kondisi tanaman.

Direktur PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri, Hermansyah SE, yang melakukan pengelolaan full menejer terhadap PT Agrinas Palma Nusantara, menyampaikan kekecewaan mendalam atas terus berulangnya gangguan terhadap operasional kebun yang berada di bawah penguasaan negara dan melaporkannya ke Polres Inhu.

Hermansyah menegaskan, bahwa seluruh aset PT SAL telah diserahkan kepada Satgas PKH, sehingga tidak ada lagi legitimasi bagi pihak manapun untuk melakukan aktivitas sepihak di lokasi tersebut tanpa persetujuan PT Agrinas Palma Nusantara.

Kegiatan operasional kebun sawit milik Agrinas Palma Nusantara terus diganggu oleh pihak pekerja eks PT SAL.

"Kami meminta aparat penegak hukum segera memproses dugaan tindak pidana ini, termasuk terhadap pemilik PT SAL serta pihak-pihak yang terlibat seperti Yusmilar dan Asmuri. Peristiwa ini dinilai bukan sekadar konflik kebun biasa, melainkan berpotensi menjadi ancaman serius terhadap aset negara yang telah ditertibkan melalui Satgas PKH. Jika tidak segera ditindak tegas, aksi serupa dikhawatirkan terus berulang dan memicu konflik sosial di tengah masyarakat," tegas Hermasyah.

Terpisah, yang mengaku humas PT SAL Yusmilar yang disebut-sebut diduga ikut terlibat dalam aksi penjarahan TBS kebun sawit yang dikelola Agrinas Palma Nusantara dijarah oleh gerombolan Batin Gunduk beserta komplotanya, Yusmilar membantah dirinya ikut terlibat.

"Saya tidak ada ikut-ikutan di situ, gerombolan Batin Gunduk itu," Yusmilar saat dikonfirmasi wartawan telpon via WhatsApp, Selasa (31/3/2026) malam.

Setelah ditanya lebih dalam, Yusmilar yang mengaku sebagai Humas PT SAL, menyebut mengetahui Gerombolan Gondok beserta kelompoknya melakukan pemanenan paksa di kebun sawit yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara tersebut.

"Saya tau Batin Gunduk melakukan pemanenan sawit yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara penyerahan dari Satgas PKH eks PT SAL. Waktu saya ke lokasi itu, saya pernah lihat orang LAMR, Hermasyah selaku KSO dari Agrinas merasa dirugikan atas pencurian itu, ya silakan aja laporkan ke polisi," sambung Yusmilar.

Sementara, manager PT SAL, Asmuri, berkali-kali ditelpon masuk, namun tidak bersedia mengangkat teleponnya, sehingga belum berhasil dimintai keteranganya terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam aksi pencurian tersebut.

Ketua LAMR Inhu Alifahmi Azis, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, kebun eks PT SAL yang dikelola PT Agrinas Palma Nusantara di klaim Batin Gunduk seluas 173 hektar di dalam kebun sawit yang serahkan PT SAL kepada Satgas PKH.

"Ya, kalau ada masyarakat Inhu meminta bantuan kepada kami LAMR Inhu, ya kami bantu, lagi pula kan Batin Gunduk mengaku kepada kami bahwa dia punya kebun sawit seluas 173 hektar di dalam kebun sawit yang disita Satgas PKH," sebutnya sembari mengatakan, tunggu nanti saya rilisnya dan saya telpon balik.

Sementara, ketua LLMB Inhu Raja Abdul Aziz saat dikonfirmasi mengatakan, Batin Gunduk waktu itu meminta tolong bantuan ke LAMR Inhu. Dia mengaku memiliki kebun sawit seluas 173 hektar di dalam kebun sawit yang disita Satgas PKH eks PT SAL di Desa Talang Selantai, Kecamatan Rakit Kulim.

Setelah itu, LAMR Inhu meminta pengawalan ke kami LLMB untuk turun ke lokasi kebun sawit yang diklaim Batin Gunduk itu.

"Saya memang ada turun ke lokasi kebun sawit yang diklaim Batin Gunduk sebagai pemiliknya. Saya tidak ikut dalam aksi pemanenan sawit yang dilakukan Batin Gunduk beserta kelompoknya itu," sebutnya kepada kepada wartawan, Rabu (1/4/2026) sekira pukul 11.30 WIB. **


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Jokowi yang Disebut, Malah Nadim yang Dituntut, Ini Penjelasannya

    Jokowi yang Disebut, Malah Nadim yang Dituntut, Ini Penjelasannya

    Sabtu, 16/05/2026 - 12:06 WIB
  • KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai Sampai ke Akarnya

    KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai Sampai ke Akarnya

    Jumat, 15/05/2026 - 12:39 WIB
  • Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat

    Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat

    Senin, 11/05/2026 - 08:28 WIB
  • Kian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat

    Kian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat

    Minggu, 10/05/2026 - 11:58 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Puluhan Ton Bawang dan Cabai Ilegal Asal Tanjung Pinang Diamankan di Tembilahan

    Kupas Kasus•
    Rabu, 01/04/2026 - 09:28 WIB
    Tembilahan, www.radaroke.com - Aparat gabungan menggagalkan peredaran puluhan ton komoditas
  • Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat Bahas LKPJ 2025, Fraksi-Fraksi Apresiasi Kinerja Pemkab Inhu dan Beri Catatan Strategis

    Kupas Kasus•
    Selasa, 31/03/2026 - 23:54 WIB
    Indragiri Hulu, www.radaroke.com – Ketua DPRD Indragiri Hulu, Sabtu P. Sinurat, memimpin
  • Kunjungan Kerja Kejaksaan Tinggi Riau Disambut Hangat di Bengkalis

    Kupas Kasus•
    Selasa, 31/03/2026 - 23:27 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis menggelar malam ramah tamah
  • Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia, Sita Sabu dan Ekstasi Senilai Rp31 Miliar

    Kupas Kasus•
    Selasa, 31/03/2026 - 23:14 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui jajaran Satresnarkoba
  • Wakil Bupati Inhu Sampaikan LKPJ 2025 di Rapat Paripurna DPRD

    Kupas Kasus•
    Selasa, 31/03/2026 - 20:11 WIB
    Rengat, www.radaroke.com — Wakil Bupati Indragiri Hulu Hendrizal menyampaikan Laporan
  • Layani 218.071 Penumpang, Posko Terpadu Angkutan Lebaran 2026 Resmi Ditutup, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Catat Kenaikan 8,7%

    Kupas Kasus•
    Selasa, 31/03/2026 - 16:04 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Syarif Kasim II resmi
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Sabtu, 02/05/2026 - 19:51 WIB
  • Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Sabtu, 02/05/2026 - 16:15 WIB
  • Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Kamis, 07/05/2026 - 10:57 WIB
  • Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Rabu, 06/05/2026 - 13:18 WIB
  • Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Kamis, 07/05/2026 - 10:03 WIB
  • Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Sabtu, 02/05/2026 - 21:30 WIB
  • Bukan Sekedar Wacana, Ini Capaian Nyata Kepemimpinan Agung-Markarius Setahun Terakhir 

    Bukan Sekedar Wacana, Ini Capaian Nyata Kepemimpinan Agung-Markarius Setahun Terakhir 

    Senin, 11/05/2026 - 14:49 WIB
  • Kebun Sudah Diambil Negara, Mes dan Barak Eks PT SAL Masih Dikuasai Asmuri dan Yusmilar

    Kebun Sudah Diambil Negara, Mes dan Barak Eks PT SAL Masih Dikuasai Asmuri dan Yusmilar

    Kamis, 07/05/2026 - 17:22 WIB
  • BBM Meroket Lagi! Ini Daftar Harganya

    BBM Meroket Lagi! Ini Daftar Harganya

    Senin, 04/05/2026 - 12:27 WIB
  • Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Terus Laksanakan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil

    Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Terus Laksanakan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil

    Sabtu, 09/05/2026 - 13:04 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # Pemkab Rohil      

  • # DPRRI      

  • # Bupati Pelalawan      

  • # Disdik Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo