Korban kecelakaan lalu lintas telantar saat dibawa ke Puskesmas Bunut, Riau, karena tanpa petugas medis. (Foto: iNews)
Viral Puskesmas Bunut Riau Kosong tanpa Petugas Medis, Pasien Kritis Telantar
Beranda / Daerah / Pelalawan
Pelalawan, www.radaroke.com - Video amatir Puskesmas Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, sepi tanpa petugas viral di media sosial. Puskesmas tersebut kedapatan tanpa petugas jaga saat warga mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami patah tulang pada Minggu (22/3/2026).
Menanggapi buruknya kinerja Puskesmas Bunut, Wakil Bupati Pelalawan, Husni Tamrin, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kecamatan Bunut.
Dia menegaskan tidak akan menoleransi kelalaian yang mengancam nyawa warga.
Husni Tamrin telah memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Pelalawan, Asril, untuk segera memberikan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan Kepala Puskesmas Bunut.
"Saya sudah perintahkan Kadis Kesehatan untuk memecat Kepala Puskesmas Bunut. Ini soal nyawa masyarakat, tidak ada main-main," kata Husni Tamrin, Kamis (26/3/2026).
Wakil Bupati juga memberikan peringatan keras kepada Kepala Dinas Kesehatan. Jika penanganan kasus ini tidak dilakukan secara serius, ia tidak segan untuk mengambil langkah tegas terhadap Kadis Kesehatan itu sendiri.
Kronologi Kejadian
Insiden bermula ketika warga membawa korban kecelakaan ke Puskesmas Bunut sekitar pukul 15.00 WIB, tepat pada hari kedua Lebaran.
Namun, sesampainya di lokasi, tidak ditemukan satu pun petugas, baik dokter maupun bidan jaga.
Warga sempat berusaha menghubungi pihak Puskesmas melalui telepon, namun tidak mendapatkan respons. Setelah menunggu hampir satu jam tanpa kepastian, warga akhirnya meminta bantuan kepada anggota DPRD Pelalawan, Asnol, yang kebetulan sedang berada di wilayah tersebut.
"Sangat disayangkan, Puskesmas dengan fasilitas rawat inap dan berada di jalur strategis Lintas Bono seharusnya tidak boleh kosong. Apalagi laporan masyarakat menyebutkan kejadian seperti ini sudah sering terulang," ujar Asnol mengutip inews.
Setelah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, pasien akhirnya dirujuk ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci, menggunakan mobil ambulans setelah sebelumnya sempat tertahan di mobil pikap warga.
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Cep Permana Galih dan P. Sitohang Jadi Ketua dan Wakil Ketua DPW GMN Riau, Siap Menangkan PSI di 2029 Mendatang
Riau, www.radaroke.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gajah Muda Nusantara (GMN) Provinsi RiauViral! Inhaler Thailand Mengandung Mikroba, Ini Risikonya untuk Kesehatan
Jakarta, www.radaroke.com - Publik baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya inhaler asal ThailandInhu Siap Hadapi Audit Keuangan 2025: Komitmen Akuntabilitas Dipertegas dalam Entry Meeting BPK
Indragiri Hulu, www.radaroke.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembaliRespon Cepat Kapolsek Tapung Hilir! Turun Bareng Tim Cek Sungai Tapung Usai Ditemukan Banyak Ikan Mati
Tapung Hilir, www.radaroke.com - Kapolsek Tapung Hilir memberikan respon cepat setelah menerimaKinerja Polsek Tapung Hilir Terbukti! Kasus Pencurian Kelapa Sawit Dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Kampar
Tapung Hilir, www.radaroke.com - Kinerja Polsek Tapung Hilir dalam menangani kasus pencurian tandanNegara Jangan Kalah! Manajemen Mitra Agrinas Bongkar Aksi Penjarahan di Rakit Kulim
Inhu, www.radaroke.com - Manajemen PT Pancawaskita Bumi Riau Mandiri, mitra kerja PT Agrinas Palma













Komentar Via Facebook :