Presiden AS Donald Trump. Foto: Int
Trump Klaim AS Tak Butuh Selat Hormuz
Beranda / Nasional /
AS, www.radaroke.com - Klaim AS tidak butuh Selat Hormuz menjadi salah satu berita populer kumparanBISNIS sepanjang Kamis (2/4).
Selain itu, investasi Rp 574 triliun dari Jepang dan Korea Selatan. Untuk lebih jelasnya, berikut rangkuman berita populer tersebut:
Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa negaranya kini tidak membutuhkan Selat Hormuz untuk mengimpor minyak, sebuah pernyataan yang disampaikan di tengah perkembangan perang di Iran.
Dalam pidatonya di Gedung Putih, Trump menyatakan AS memiliki cadangan minyak yang sangat melimpah, sehingga ketergantungan pada jalur strategis tersebut telah berakhir.
Klaim ini menandai pergeseran signifikan dalam narasi energi global dan potensi dampak geopolitik.
Lebih lanjut, Trump mendesak negara-negara yang sangat bergantung pada pasokan minyak dari Selat Hormuz untuk mengambil tanggung jawab lebih besar dalam menjaga jalur tersebut.
Ia menawarkan solusi alternatif bagi negara-negara pembeli, yakni membeli minyak langsung dari AS yang disebutnya 'sangat banyak'.
Trump juga menyarankan negara-negara tersebut untuk berani merebut dan melindungi Selat Hormuz demi kepentingan mereka sendiri, sembari memprediksi normalisasi aliran minyak dan penurunan harga bensin setelah konflik berakhir.
Indonesia berhasil mengamankan komitmen investasi senilai USD 33,8 miliar atau setara Rp 574 triliun dari Jepang dan Korea Selatan. Angka fantastis ini, dengan rincian USD 23,6 miliar dari Jepang dan USD 10,2 miliar dari Korea Selatan, tercapai di tengah ketidakpastian geopolitik global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa capaian ini merupakan sinyal kuat daya tarik investasi Indonesia di kancah internasional.
Investasi yang masuk didominasi oleh sektor-sektor strategis masa depan, terutama energi hijau dan hilirisasi industri. Sektor energi meliputi solar power, carbon capture and storage, serta energi terbarukan, sementara hilirisasi mencakup industri baja, baterai, dan transportasi ramah lingkungan.
Selain itu, sektor digital, kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan properti dan infrastruktur juga menjadi sasaran.
Fokus pada sektor-faktor ini sejalan dengan strategi pemerintah untuk meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menambahkan bahwa minat investor terus menunjukkan tren positif, dibuktikan dengan ekspansi lanjutan dari investor lama seperti KCC Glass dan POSCO.
Menurutnya, hal tersebut mengindikasikan bahwa investor melihat tingkat pengembalian investasi (return) yang baik serta stabilitas yang terjaga di Indonesia, mendorong mereka untuk memperbesar investasi yang sudah ada.
Pemerintah berkomitmen menindaklanjuti komitmen ini untuk percepatan realisasi dan dampak ekonomi nasional.
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Fakta Persidangan Gubri Non Aktif Abdul Wahid Ungkap Rapat Rahasia Hingga Aliran Dana Tiga Miliar Lebih
Pekanbaru, www.radaroke.com - Praktik dugaan pemerasan bernilai miliaran rupiah yang menyeretEksepsi Dibacakan, Gubri Non Aktif Abdul Wahid Melawan
Pekanbaru, www.radaroke.com - Gubernur Riau (Gubri) non aktif, Abdul Wahid, melakukan perlawananViral Puskesmas Bunut Riau Kosong tanpa Petugas Medis, Pasien Kritis Telantar
Pelalawan, www.radaroke.com - Video amatir Puskesmas Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, sepi tanpaCep Permana Galih dan P. Sitohang Jadi Ketua dan Wakil Ketua DPW GMN Riau, Siap Menangkan PSI di 2029 Mendatang
Riau, www.radaroke.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gajah Muda Nusantara (GMN) Provinsi RiauViral! Inhaler Thailand Mengandung Mikroba, Ini Risikonya untuk Kesehatan
Jakarta, www.radaroke.com - Publik baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya inhaler asal ThailandInhu Siap Hadapi Audit Keuangan 2025: Komitmen Akuntabilitas Dipertegas dalam Entry Meeting BPK
Indragiri Hulu, www.radaroke.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) kembali













Komentar Via Facebook :