Jusuf Kalla (JK) kanan dan Rismon Hasiholan Sianipar kiri. Foto: Ist
Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Rismon Sebut Laporan JK Tak Semudah Itu Diproses!
Beranda / Politik Hukum /
Jakarta, www.radaroke.com - Persoalan kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo kian hangat diperbincangkan.
Terbaru, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), melalui kuasa hukumnya resmi melaporkan Rismon Hasiholan Sianipar ke Bareskrim Polri, Senin (6/4/2026).
Laporan tersebut dilayangkan setelah nama JK disebut-sebut dalam polemik dugaan pendanaan terkait isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menyatakan bahwa laporan ini merupakan tindak lanjut dari tuduhan yang dinilai mencemarkan nama baik kliennya.
Ia menegaskan, pihaknya telah merencanakan langkah hukum tersebut sejak sebelumnya.
“Sesuai dengan rencana yang sudah disampaikan oleh kami dan juga Pak JK kemarin di kediaman, hari ini kami membuat laporan polisi atas tuduhan saudara Rismon Hasiholan Sianipar,” ujar Abdul kepada wartawan di Bareskrim Polri.
Abdul menjelaskan, laporan tersebut mencakup dugaan pencemaran nama baik serta penyebaran berita bohong atau hoaks.
Rismon disebut telah menyampaikan pernyataan yang menyebut JK sebagai pihak yang memberikan dana sebesar Rp5 miliar dalam polemik terkait ijazah Jokowi.
“Dalam pernyataannya, dia menyebut ada pejabat elite di balik gerakan mempersoalkan ijazah Pak Jokowi. Di situ disebutkan bahwa Pak JK memberikan uang kepada Roy dan kawan-kawan sebesar Rp5 miliar,” jelasnya.
Menurut Abdul, tudingan tersebut tidak berdasar dan telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Ia menilai, unsur penyebaran berita bohong telah terpenuhi karena informasi yang disampaikan dinilai tidak benar dan berdampak luas di ruang publik.
“Berita bohong itu ketika seseorang menyebarkan informasi yang sudah dipastikan tidak benar dan menimbulkan kegaduhan. Hari ini kegaduhan itu nyata terjadi,” tegasnya.
Tidak Semudah Itu Lapor Polisi
Rismon Sianipar angkat bicara setelah terancam dilaporkan ke Bareskrim Polri lantaran tudingannya terhadap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla yang disebut sebagai dalang yang mendanai kasus ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo.
Rismon lewat kuasa hukumnya, Jahmada Girsang membantah hal itu. Dia mengatakan pernyataan terkait tudingan terhadap JK merupakan hasil manipulasi digital lewat rekayasa Artificial Intelligence (AI).
Jahmada mengatakan lantaran itu adalah video manipulasi AI, maka laporan yang dilayangkan pihak JK ke Bareskrim Polri juga bakal sulit diterima, sebab barang bukti berupa potongan video itu nantinya akan diuji dan diselidiki keasliannya. Polisi mustahil menerima barang bukti yang belum jelas kebenarannya.
“Biarkan saja dulu, tidak segampang itu membuat laporan, nanti di SPKT diuji dulu bukti-bukti awal apa yang disodorkan," tuturnya.
Rismon memang sempat berbicara soal penyokong dana kasus ijazah palsu Jokowi tetapi ia sama sekali tak menyebut nama JK.
Sementara itu, pihak Rismon Sianipar membantah keras tuduhan tersebut. Kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang, menyatakan bahwa kliennya tidak pernah menyebut nama Jusuf Kalla dalam pernyataannya.
“Rismon tidak pernah menyebut nama Pak JK. Semua yang beredar itu adalah tidak benar,” ujar Jahmada saat dikonfirmasi.
Ia juga menduga, informasi yang beredar di publik merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Menurutnya, hal tersebut menjadi penyebab munculnya narasi yang menyesatkan.
“Semua yang beredar itu hoaks. Itu hasil rekayasa AI,” katanya.
Kasus ini menambah panjang polemik terkait isu dugaan ijazah Presiden Joko Widodo yang belakangan kembali mencuat di ruang publik.
Hingga kini, aparat penegak hukum masih mendalami laporan yang telah diajukan oleh pihak Jusuf Kalla.
Diolah dari berbagai sumber
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Kedapatan Bawa 6 Paket Sabu, Kakek 76 Tahun Diringkus Satresnarkoba Polres Inhu
Inhu, www.radaroke.com - Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten IndragiriKabar Gembira, KIT Pekanbaru Butuh 14 Ribu Tenaga Kerja, Ayo Siapkan Dirimu
Pekanbaru, www.radaroke.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menyatakan bakal menyerap 14 ribuRayakan Ulang Tahun, Song Hye Kyo Bagikan Rahasia Diet Glowing Turun 17 kg
Jakarta, www.radaroke.com - Nama Song Hye-kyo kembali mencuri perhatian, bukan karena dramaPro Kontra Film Horor Aku Harus Mati
Jakarta, www.radaroke.com - Promosi film horor terbaru berjudul Aku Harus Mati belakangan menjadiJK Diduga Danai Roy Suryo Persoalkan Ijazah Jokowi
Jakarta, www.radaroke.com - Diduga mendanai Roy Suryo untuk mempersoalkan ijazah Jokowi, JusufNasib PPPK di Ujung Tanduk
Jakarta, www.radaroke.com - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) atau tidak diperpanjangnya kontrak













Komentar Via Facebook :