https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN SMP

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Beli LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari dan Retina Mata, Gampang Atau Malah Menyulitkan? 

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah. Foto: Int

Beli LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari dan Retina Mata, Gampang Atau Malah Menyulitkan? 

Beranda / Ekonomi Bisnis /
Rabu, 08 April 2026 - 17:04 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radaroke.com - Usulan baru terkait penyaluran gas LPG 3 kilogram kembali mencuat ramai diperbicangkan. 

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, mengemukakan gagasan agar pembelian LPG subsidi dilakukan menggunakan sistem verifikasi biometrik, seperti sidik jari hingga pemindaian retina mata.

Langkah ini diusulkan sebagai upaya untuk memastikan subsidi energi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Selama ini, penyaluran LPG 3 kg kerap disorot karena dinilai masih belum tepat sasaran dan rawan disalahgunakan.

Menurut Said, pendekatan berbasis data saja belum cukup untuk menjamin akurasi distribusi. Diperlukan sistem verifikasi tambahan yang lebih ketat dan sulit dimanipulasi.

“Yang diperlukan justru adalah subsidi elpiji 3 kg itu harus tepat sasaran, targeted,” ujar Said dalam keterangannya di Gedung DPR RI.

Pandangan Pengamat

Praktisi migas Hadi Ismoyo menilai penerapan beli LPG 3 kg pakai sidik jari cukup efektif mencegah subsidi salah sasaran. 

Ia menyinggung bagaimana sistem biometrik sudah diterapkan secara masif di dunia perbankan internasional.

Teknologi sidik jari dan retina sudah banyak digunakan, sehingga tinggal menyiapkan standar operasional prosedur. 

Hadi memperkirakan sistem tersebut dapat disiapkan dalam waktu sekitar satu bulan. Sistem biometrik ini bisa diuji coba lebih dulu di wilayah terbatas. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menerapkan skema itu.

"Menurut saya, cukup efektif untuk diuji coba dalam koordinat tertentu sebelum diaplikasikan dalam area yang luas. Ikan sepat ikan gabus, makin cepat makin bagus," kata Hadi.

Hadi mengungkap ada sejumlah kebijakan selain biomterik yang bisa diterapkan agar penerima LPG 3 kg bisa tepat sasaran. 

Pertama, sistem terintegrasi berbasis teknologi informasi, misalnya menggunakan GPS atau RFID untuk pengawasan dan pemantauan distribusi LPG.

Kedua, pembatasan kuota berjenjang untuk kategori pengguna akhir yang berkaitan dengan volume pasokan.

Ketiga, penegakan hukum tanpa pandang bulu di setiap titik distribusi, khususnya pada level agen dan pangkalan.

Ekonom Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai skema biometrik seperti sidik jari atau retina berpotensi efektif memperkuat verifikasi penerima subsidi.

"Metode ini menguatkan verifikasi penerima pada titik transaksi dan menutup celah peminjaman identitas yang sering terjadi pada skema berbasis KTP semata," katanya. 

Menurut Syafruddin, kebijakan ini relevan saat konsumsi LPG 3 kg berpotensi mendekati 8,7 juta ton pada 2026, melebihi kuota yang ditetapkan sebesar 8,31 juta ton. 

Verifikasi yang lebih ketat dapat membantu menekan kebocoran dan mengarahkan subsidi ke rumah tangga rentan.

Ia menilai efektivitas akan terasa jika pemerintah mengintegrasikan biometrik dengan klasifikasi desil BPS, pencatatan transaksi, dan pengawasan pangkalan serta subpangkalan. Sebab, biometrik hanya memverifikasi identitas, bukan otomatis memperbaiki distribusi.

Syafruddin menilai waktu paling ideal untuk menerapkan biometrik setelah pemerintah membuktikan sistem transaksi berbasis identitas berjalan stabil, data penerima tersinkron, dan rantai distribusi sudah rapi sampai sub-pangkalan.

Ia menyarankan uji coba enam bulan di wilayah tertentu sebelum diperluas. Penerapan sebaiknya dimulai dari daerah dengan jaringan kuat dan tingkat penyimpangan tinggi, lalu diperluas setelah terbukti mampu menekan kebocoran tanpa memicu antrean dan gangguan pasokan.

"Pemerintah harus memastikan reliabilitas server, kecepatan verifikasi, dan kepatuhan pangkalan sebelum menambah kompleksitas biometrik," kata Syafruddin.

Untuk mengoperasikan metode verifikasi biometrik, Syafruddin menilai biometrik membutuhkan investasi besar untuk perangkat pemindai, perawatan, pelatihan operator, integrasi sistem, keamanan data, dan dukungan teknis harian di jutaan titik transaksi.

"Biometrik layak dipertimbangkan sebagai penguat pada area berisiko tinggi kebocoran, bukan sebagai kewajiban nasional yang dipaksakan sekaligus," ucap Syafruddin.

Berpotensi Timbulkan Masalah

Syafruddin juga mengingatkan penggunaan sidik jari dan retina berpotensi memunculkan masalah baru. 

Transaksi LPG 3 kg berlangsung di jaringan luas yang sering menghadapi keterbatasan listrik, internet, dan kualitas perangkat.

Menurutnya, kegagalan pembacaan biometrik, antrean panjang, perangkat rusak, atau server lambat bisa mengganggu akses energi harian masyarakat

"Jika pemerintah tidak menyiapkan prosedur fallback yang cepat dan adil, skema ini bisa menciptakan friksi sosial dan mendorong pembelian ke jalur tidak resmi," ujarnya.

Pro Kontra di Masyarakat

Gagasan penggunaan verifikasi biometrik juga berpotensi menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. 

Di satu sisi, sistem ini dinilai dapat meningkatkan akurasi dan transparansi distribusi. Di sisi lain, muncul kekhawatiran terkait kemudahan akses, kesiapan infrastruktur, hingga perlindungan data pribadi.

Sejumlah pihak menilai penerapan teknologi seperti sidik jari dan retina mata perlu dikaji secara matang sebelum diimplementasikan. 

Selain membutuhkan perangkat khusus, sistem ini juga harus dipastikan aman dan tidak menyulitkan masyarakat, terutama di daerah dengan keterbatasan fasilitas.

Meski masih sebatas usulan, wacana ini menunjukkan adanya dorongan kuat dari legislatif untuk memperketat pengawasan distribusi subsidi.

Pemerintah diharapkan dapat mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari efektivitas, efisiensi, hingga dampak sosial yang mungkin timbul.

Dengan berbagai tantangan yang ada, pembenahan sistem distribusi LPG 3 kg memang menjadi pekerjaan rumah yang tidak sederhana. Diperlukan solusi yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga mudah diakses oleh masyarakat luas.

Ke depan, publik menanti langkah konkret yang akan diambil pemerintah dalam merespons usulan tersebut.

Apakah sistem biometrik akan benar-benar diterapkan, atau akan ada pendekatan lain yang lebih sederhana namun tetap efektif dalam menjaga subsidi tepat sasaran.***

 

Sumber: CNN

Sumber : CNN

TOPIK TERKAIT

Presiden PrabowoDPRRI
Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

    Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

    Jumat, 11/09/2026 - 08:36 WIB
  • Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Kamis, 30/07/2026 - 19:49 WIB
  • Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Jumat, 24/07/2026 - 17:13 WIB
  • OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

    OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

    Kamis, 23/07/2026 - 14:04 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Sedang Tayang, Berikut Sinopsis Sinetron Terikat Janji

    Kupas Kasus•
    Rabu, 08/04/2026 - 08:37 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Terikat Janji tengah menjadi sorotan publik lantaran menjadi momen
  • Melaju ke Semi Final Piala AFF Futsal 2026: Skuad Garuda Tumbangkan Timnas Malaysia

    Kupas Kasus•
    Rabu, 08/04/2026 - 06:38 WIB
    Bangkok, www.radaroke.com - Tim Nasional Futsal Indonesia kembali menorehkan hasil gemilang pada
  • Warga Keluhkan Kondisi Jalan Rusak dan Berlubang, Bupati dan Plt Gubri Diminta Bangun Jalan Teropong I Kubang Kampar

    Kupas Kasus•
    Selasa, 07/04/2026 - 14:23 WIB
    Kampar, www.radaroke.com - Kondisi Jalan Teropong I, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu,
  • Ketua DPRD Inhu Sahkan 10 Ranperda Prioritas 2026, Fokus Perkuat Regulasi Daerah

    Kupas Kasus•
    Selasa, 07/04/2026 - 12:54 WIB
    Inhu, www.radaroke.com – DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menetapkan 10 Rancangan
  • DPRD Inhu Resmi Tempati Kantor Sementara, Bupati: Tetap Optimal Layani Masyarakat

    Kupas Kasus•
    Selasa, 07/04/2026 - 12:49 WIB
    Inhu, www.radaroke.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hulu
  • Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan

    Kupas Kasus•
    Selasa, 07/04/2026 - 10:20 WIB
    Indragiri Hilir, www.radaroke.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indragiri
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • KNPI Riau Siap Jadi Mitra Strategis Agrinas, Dorong Sawit Beri Manfaat bagi Masyarakat

    KNPI Riau Siap Jadi Mitra Strategis Agrinas, Dorong Sawit Beri Manfaat bagi Masyarakat

    Senin, 21/09/2026 - 23:32 WIB
  • Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polresta Pekanbaru

    Puslitbang Polri Evaluasi Mutu Pengadaan Barang dan Jasa di Polresta Pekanbaru

    Selasa, 22/09/2026 - 13:34 WIB
  • Misteri Hunian Mewah di Lapas Cibinong Disorot, GMPK Desak Pemeriksaan Dibongkar Hingga ke Akar

    Misteri Hunian Mewah di Lapas Cibinong Disorot, GMPK Desak Pemeriksaan Dibongkar Hingga ke Akar

    Senin, 28/09/2026 - 19:08 WIB
  • 66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

    66 Tahun Peringatan UUPA, Kementerian ATR/BPN Akselerasi Sejumlah Program Strategis di Bidang Pertanahan dan Tata Ruang

    Kamis, 24/09/2026 - 16:42 WIB
  • Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

    Gelar Aksi Peduli Sesama, Kementerian ATR/BPN Selenggarakan HANTARU Peduli Lewat Donor Darah

    Rabu, 30/09/2026 - 16:37 WIB
  • Ramah Tamah HANTARU 2026, Wamen Ossy: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

    Ramah Tamah HANTARU 2026, Wamen Ossy: Momentum Transformasi Layanan yang Memberi Kepastian

    Kamis, 24/09/2026 - 16:47 WIB
  • Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

    Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

    Selasa, 22/09/2026 - 17:09 WIB
  • Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

    Momentum HANTARU 2026, Kementerian ATR/BPN Dekatkan Layanan Pertanahan kepada Masyarakat

    Kamis, 24/09/2026 - 16:50 WIB
  • Pesan Menteri Nusron di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Melayani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

    Pesan Menteri Nusron di Peringatan HANTARU 2026: Transformasi, Melayani Lebih Pasti Jadi Cara Kerja Sehari-hari

    Kamis, 24/09/2026 - 16:54 WIB
  • Alfamidi Buka Peluang UMKM Pekanbaru Masuk Pasar Ritel Modern

    Alfamidi Buka Peluang UMKM Pekanbaru Masuk Pasar Ritel Modern

    Jumat, 02/10/2026 - 16:00 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • #      

  • # Wawako Markarius      

  • # Pemko Pekanbaru      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo