Foto bersama usai pelaksanaan Rakor. Foto: AJ
Ketua DPRD Inhu Hadiri Rakor Karhutla 2026, Pemkab Inhu Siapkan Delapan Langkah Strategis
Beranda / Daerah / Inhu
Rengat, www.radaroke.com – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral tahun 2026. Kegiatan strategis ini digelar Rabu, 8 April 2026 di Gedung Dang Purnama, Rengat.
Rakor dihadiri langsung oleh Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, Ketua DPRD Inhu Sabtu P. Sinurat, Wakil Bupati Inhu Ir. H. Hendrizal, M.Si, unsur Forkopimda Inhu, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli, kepala OPD, instansi vertikal, camat, kepala desa, pihak perusahaan se-Kabupaten Inhu, serta tamu undangan lainnya.
Status Siaga Darurat Sudah Ditetapkan Sejak Maret
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Inhu H. Ergusfian, S.Sos dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemkab Inhu pada 10 Maret 2026 telah resmi menetapkan status Siaga Darurat Karhutla yang berlaku hingga 30 November 2026.
“Langkah ini diambil sebagai respons atas prediksi cuaca ekstrem dan potensi kemarau panjang yang dapat memicu titik api,” ujar Ergusfian.
Ia menegaskan Rakor kali ini bertujuan menyinkronkan rencana kerja seluruh pihak agar penanganan di lapangan berjalan efektif dan efisien.
"Kita ingin memastikan seluruh pihak memiliki langkah yang terkoordinasi, baik dalam aspek pencegahan maupun penanggulangan saat terjadi bencana,” jelasnya.
Bupati: Kedepankan Pencegahan Dini, Tindak Tegas Pembakar
Bupati Inhu Ade Agus Hartanto saat membuka rakor menekankan bahwa seluruh elemen harus mengedepankan upaya pencegahan dini.
Ia mengingatkan kondisi cuaca yang semakin ekstrem berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Kerja sama lintas sektor adalah kunci. Kita harus siap siaga menghadapi potensi kemarau panjang dan akan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti sengaja menyebabkan kebakaran,” tegas Bupati Ade.
Beliau juga mengajak pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan.
Menurutnya, peninjauan rutin ke wilayah rawan karhutla serta respons cepat terhadap kejadian di lapangan sangat penting untuk meminimalisir dampak kebakaran.
BMKG: Kemarau Diperkirakan 2 hingga 4 Bulan
Berdasarkan paparan dari Stasiun Meteorologi BMKG Japura, curah hujan di wilayah Inhu pada April hingga Mei 2026 diperkirakan berada pada kategori menengah.
Namun memasuki bulan Juni, curah hujan diprediksi menurun ke kategori rendah. Musim kemarau diperkirakan berlangsung selama 2 hingga 4 bulan ke depan.
Delapan Rekomendasi Strategis Hasil Rakor
Rakor dilanjutkan dengan forum diskusi yang dipimpin Plt Kalaksa BPBD Inhu Ergusfian. Forum menyepakati delapan poin rekomendasi strategis yang akan segera diimplementasikan di lapangan. Apel Siaga dan Pakta Integritas.
Melaksanakan apel siaga gelar pasukan dan peralatan, serta penandatanganan pakta integritas penanggulangan Karhutla.
Pembentukan Posko Dalkarhutla: Membentuk Pos Komando Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di tingkat Kabupaten hingga Kecamatan.
Patroli Sinergis: Melaksanakan patroli rutin secara sinergis oleh BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, pihak perusahaan, dan elemen masyarakat.
Sosialisasi Masif: Melaksanakan sosialisasi pencegahan Karhutla kepada seluruh lapisan masyarakat.
Cek Kesiapan Perusahaan: Tim Pos Komando akan melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan SDM dan peralatan Karhutla di perusahaan perkebunan.
Pembangunan Sekat Kanal:
Perusahaan perkebunan diperintahkan membangun sekat kanal atau blocking kanal di lahan sendiri maupun membantu di lahan masyarakat guna menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.
Pemantauan Wilayah:
Camat, lurah, dan kepala desa diinstruksikan memantau aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan bencana Karhutla di daerah masing-masing.
Penegakan Hukum Melaksanakan proses hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Melalui komitmen dan delapan langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Inhu optimis dapat meminimalisir dampak Karhutla pada musim kemarau 2026.
Laporan: Amat Jaya
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Pemkab Bengkalis Serahkan Ambulans untuk Pustu Tegar Tingkatkan Layanan Kesehatan
Bengkalis, www.radaroke.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas KesehatanGMNI Pertanyakan Perkembangan Kasus Tipikor Tambak Udang dan Status Hukum PT Genesis Kembong Jaya
Radaroke,com,Bengkalis– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional IndonesiaDirangkai Halal Bihalal, Kebersamaan dan Optimisme Warnai Pelantikan IKA- ITB Indragiri
Rengat, www.radaroke.com – Semangat kebersamaan dan optimisme menguat mewarnai prosesiSi Jago Merah Mengamuk di Pasar Bom Pulau Kijang, 80 Unit Rumah Hangus Terbakar
Pulau Kijang, www.radaroke.com - Pasar Bom Pulau Kijang Kelurahan Pulau Kijang, Kecamatan Reteh,Kejari Inhu Musnahkan 93 Perkara Barang Bukti, Sabu 224 Gram dan 2 Motor Dimusnahkan
Inhu, www.radaroke.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu memusnahkan barang bukti danPolres Bengkalis Musnahkan Narkoba Jaringan Internasional
Bengkalis, www.radaroke.com –Polres Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam













Komentar Via Facebook :