Pangkalan Batang Barat Raih Juara Satu Lampu Colok 2026
Beranda / Daerah / Bengkalis
Bengkalis, Radaroke.com— Desa Pangkalan Batang Barat tampil sebagai pusat perhatian dalam Festival Lampu Colok Tahun 2026 di Kabupaten Bengkalis. Desa ini berhasil meraih prestasi gemilang dengan menyabet juara satu melalui Dusun Kampung Parit, sekaligus mempertegas eksistensinya sebagai salah satu kekuatan utama dalam pelestarian tradisi Lampu Colok.(17-4-2026)
Festival yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut malam 27 Ramadan atau malam Tujuh Likur ini kembali digelar dengan semarak. Setelah melalui proses penilaian oleh dewan juri, Desa Pangkalan Batang Barat tidak hanya meraih juara satu, tetapi juga berhasil menempatkan Dusun Karya Bhakti sebagai peraih harapan dua.Adapun juara dua diraih Desa Pangkalan Batang, Dusun Pahlawan, dan juara tiga diraih Jalan Utama Pangkalan Batang, Dusun Sukajadi. Sementara untuk kategori harapan, harapan satu diraih Dusun Melati, Desa Lubuk Muda, Kecamatan Siak Kecil, dan harapan tiga diraih Jalan Utama Desa Penampi, Kecamatan Bengkalis.
Kepala Bidang Kebudayaan, Khairani, menegaskan bahwa Festival Lampu Colok bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya daerah. Tradisi Lampu Colok Bengkalis sendiri telah diakui secara nasional sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB), sehingga keberlanjutannya sangat bergantung pada peran aktif masyarakat, khususnya generasi muda.
Penyerahan hadiah dilaksanakan di kantor Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bengkalis dan diserahkan langsung bersama pimpinan cabang Bank Riau Kepri Syariah Bengkalis sebagai sponsor utama. Hadiah diberikan dalam bentuk uang pembinaan yang disalurkan melalui rekening masing-masing pemenang sebagai bentuk transparansi.
Penjabat Kepala Desa Pangkalan Batang Barat, Ujiyanto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan meraih juara satu dan harapan dua merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, serta semangat gotong royong para pemuda dan seluruh masyarakat desa.

Menurutnya, proses pembangunan menara Lampu Colok bukanlah pekerjaan ringan, namun dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, hasil terbaik dapat diraih. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Bank Riau Kepri Syariah atas dukungan penuh terhadap pelestarian budaya Lampu Colok.
Ke depan, Ujiyanto berharap generasi muda dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengembangkan budaya daerah, sekaligus menjadi pilar dalam pembangunan desa dengan berlandaskan semangat musyawarah dan gotong royong.(Jas)
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Diet Tetap Makan Nasi, Ini Cara Mainnya Biar Tetap Defisit Kalori
Jakarta, www.radaroke.com - Siapa yang setuju kalau "belum makan nasi berarti belumRapat BAM DPR RI di Pekanbaru Soroti Sengketa Lahan PT SBP dan Masyarakat Rengat
Pekanbaru, www.radaroke.com - Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, meminta PT Sinar BelilasMahasiswa KKN ITB Indragiri Berkolaborasi dengan Pemuda Lambang Sari IV Olah Limbah Botol Plastik dan Bambu Jadi Lampion
Indragiri Hulu, www.radaroke.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) InstitutDigitalisasi dan Branding UMKM: Aksi Nyata KKN-T ITB Indragiri di Kelurahan Air Molek 1
Indragiri Hulu, www.radaroke.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tahun 2026 Institut










Komentar Via Facebook :