Ilustrasi. Foto: Int
Waspada, Ini Dampak Makeup untuk Anak-anak
Beranda / Pendidikan /
Jakarta, www.radaroke.com - Saat ini, penggunaan makeup pada anak-anak semakin sering terlihat, baik untuk sekadar bermain, konten media sosial, hingga acara tertentu. Padahal, makeup berpotensi menimbulkan dampak pada kesehatan anak.
Warna-warna cerah dan kemasan membuat anak mudah tertarik untuk mencoba produk kosmetik yang sebenarnya ditujukan untuk orang dewasa.
Namun, karena terkadang cenderung kurang waspada sehingga anak bisa menggunakan peralatan yang ditujukan orang tua, atau tak sedikit pula yang menganggap hal ini aman selama digunakan sesekali.
Nyatanya, para ahli kesehatan kerap mengingatkan bahwa penggunaan makeup pada anak tidak bisa dianggap sepele. Struktur kulit anak yang masih berkembang membuatnya lebih rentan terhadap paparan bahan kimia dalam kosmetik.
Bagi para orang tua, yuk ketahui bahaya penggunaan makeup bagi anak-anak:
1. Rentan Terpapar Bahan Kimia
Seperti disebutkan sebelumnya, kulit anak cenderung lebih tipis dan sensitif dibandingkan orang dewasa, sehingga lebih mudah menyerap zat kimia dari produk kosmetik.
Hal ini membuat risiko iritasi, kemerahan, hingga infeksi menjadi lebih tinggi jika anak terlalu sering menggunakan makeup.
Tak hanya itu, banyak produk makeup mengandung pewangi dan bahan tambahan lain yang dapat memicu reaksi alergi seperti gatal, bengkak, dan rasa panas pada kulit anak.
2. Memicu Masalah Kulit Sejak Dini
Penggunaan makeup juga bisa menyumbat pori-pori kulit, terutama jika tidak dibersihkan dengan baik. Kondisikan ini dapat menyebabkan jerawat dan peradangan kulit, bahkan pada usia yang masih sangat muda.
Dalam beberapa kasus, iritasi yang terus terjadi dapat membuat kulit menjadi kering, kusam, bahkan mengalami kerusakan jangka panjang jika tidak ditangani dengan tepat.
Bahkan, sering memakai makeup bisa menyulitkan kulit untuk membuat sel kulit baru sehingga lebih cepat keriput.
3. Risiko Paparan Bahan Berbahaya
Beberapa produk kosmetik, terutama yang tidak diformulasikan khusus untuk anak, bisa mengandung bahan berbahaya seperti formaldehida, toluena, atau phthalate.
Paparan zat ini tidak hanya berdampak pada kulit, tetapi juga berpotensi mengganggu kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bukan tidak mungkin bahan kimia tersebut juga masuk lebih dalam hingga ke aliran darah, dan berakhir meningkatkan risiko efek sistemik pada tubuh.
4. Dampak pada Kepercayaan Diri dan Kebiasaan
Selain risiko fisik, penggunaan makeup sejak dini juga dapat memengaruhi psikologis anak.
Jika anak terlalu bergantung pada makeup untuk tampil percaya diri, hal ini bisa berdampak pada perkembangan citra diri dan kepercayaan dirinya di kemudian hari.
Apa yang Harus Dilakukan?
Para ahli menyarankan agar penggunaan makeup pada anak dibatasi dan disesuaikan dengan kebutuhan.
Bila memang diperlukan, pilih produk yang diformulasikan khusus untuk anak atau remaja, serta pastikan sudah terdaftar di BPOM.
Selain itu, ajarkan anak pentingnya menjaga kebersihan kulit dibandingkan sekadar tampil cantik.
Perawatan dasar seperti mandi rutin, menggunakan sabun lembut, dan menjaga kebersihan wajah sudah cukup untuk menjaga kesehatan kulit anak.
Sumber: Medcom
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Harga Naik Hingga 40 Persen, DPR Sarankan Masyarakat Bawa Plastik Sendiri
Jakarta, www.radaroke.com - Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakanHarga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya
Jakarta, www.radaroke.com - Harga gas elpiji non subsidi resmi mengalami penyesuaian mulai Sabtu,Ironi, Kala Harga Minyak Turun, BBM Nonsubsidi Justru Melambung Tinggi
Jakarta, www.radaroke.com - Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi,Usai Temui Jokowi, Status Tersangka Rismon Sianipar Dicabut, Bagaimana Nasib Roy Suryo CS?
Jakarta, www.radaroke.com - Polda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Perintah PenghentianPemkab Inhu Siapkan Presensi Digital, Disiplin ASN Didorong Lebih Optimal
Inhu, www.radaroke.com — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terus mendorong












Komentar Via Facebook :