https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN SMP

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Ini Alasan JK Ungkit Peran di Balik Jokowi Jadi Presiden?

Joko Widodo bersama Jusuf Kalla. Foto: Iat

Ini Alasan JK Ungkit Peran di Balik Jokowi Jadi Presiden?

Beranda / Politik Hukum /
Minggu, 19 April 2026 - 19:47 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radaroke.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan alasan mengapa saat ini ia menyatakan Joko Widodo (Jokowi) bisa menjadi Presiden karena dirinya.

Pernyataan itu sontak memantik pro dan kontro di kalangan masyarakat khususnya bagi loyalis Jokowi. 

Melalui Juru Bicara (Jubir) , Husain Abdullah, menjelaskan alasan JK menyampaikan hal itu.

Husain Abdullah awalnya menyebut pernyataan JK itu disampaikan lantaran kerap dituding tidak tahu terima kasih kepada Jokowi yang menjadikannya wapres pada 2014 lalu. Ia mengatakan sudah lama JK memendam soal ini.

"Penjelasan Pak JK yang sempat disampaikan dengan nada tinggi, untuk meyakinkan loyalis Jokowi yang kerap menarasikan JK tidak tahu balas budi padahal sudah diangkat jadi Wapres oleh Jokowi. Tidak punya rasa terima kasih kepada Jokowi. JK tidak juga emosi. Tapi sudah lama JK menahan diri tidak buka-bukaan soal ini," kata Husain, Minggu (19/4).

Menurutnya, JK terpaksa mengungkap perannya, khususnya terkait pencalonan Jokowi di Pilgub DKI Jakarta pada 2012 lalu. 

Ia menyebut JK berperan atas majunya Jokowi di panggung Ibu Kota.

"Akhirnya JK pun terpaksa mengungkapkan perannya, bagaimana dia mengantarkan Jokowi ke Ibu Mega agar dicalonkan jadi Gubernur DKI. JK sadar bahwa kemudian saat kontestasi Pilpres telah berproses, banyak pihak kemudian yang terlibat. Tapi awal mula Jokowi dipromosikan ke Ibu Mega 'manggung' di Ibu Kota sebagai calon Gubernur DKI, tidak lepas dari peran yang dilakonkannya," ucap dia.

Husain menyampaikan, nasib Jokowi mungkin akan berbeda jika tidak pernah berkiprah di Jakarta. 

Menurutnya, Jokowi mendapatkan peluang maju di Pilpres 2014 karena menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Jadi yang disampaikan JK adalah ketika langkah awal Jokowi berkiprah di Jakarta yang membuka pintu bagi Jokowi kemudian menjadi Presiden RI. Tanpa ini, kemungkinan nasibnya beda lagi. Sebab sesudah jadi Gubernur, selanjutnya, Jokowi dicalonkan jadi Presiden oleh Ibu Mega," jelasnya.

"Tapi saat itu, Ibu Mega tidak bersedia mengesahkan pencalonan Jokowi kalau bukan JK sebagai wakilnya. Sebab Jokowi dianggap belum berpengalaman sekalipun elektabilitasnya tinggi untuk bersaing dengan Prabowo. Maka jadilah Pak JK sebagai Wapres Jokowi," lanjutnya.

Husain menegaskan bukan Jokowi yang menetapkan JK menjadi pasangannya. 

Dia memastikan itu atas permintaan langsung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Catatan pentingnya di sini, bukan Jokowi yang menetapkan JK sebagai pasangannya, melainkan langsung atas permintaan Ibu Mega selaku Ketua Umum PDIP kepada JK agar mendampingi Jokowi (yang dianggapnya belum berpengalaman pada saat itu). Sekali lagi, Ibu Mega tidak mau menandatangani pencalonan Jokowi kalau tidak berpasangan dengan M. Jusuf Kalla. Jadi siapa sebenarnya yang berhutang budi? Apalagi sepanjang pemerintahan mendampingi Jokowi, dalam beberapa moment krusial JK kerap pasang badan buat Jokowi," tuturnya.

Kesal Atas Tuduhan Rismon

Jusuf Kalla (JK) mengeluarkan kekesalannya atas tuduhan Rismon Sianipar yang mengatakan dirinya mendanai kasus ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). 

JK pun mengingatkan perannya di balik karier Jokowi hingga menjadi Presiden ke-7 RI.

Pernyataan ini disampaikan JK ketika dia ditanya perihal adanya laporan polisi mengenai video ceramahnya tentang 'mati syahid' di UGM. 

JK ditanya apakah dia merasa dipolitisasi atau tidak dengan adanya kasus ini.

Lalu, JK menjawab dengan mengatakan dirinya tidak mau berspekulasi. 

Namun, dia merasa masalah ini muncul setelah dia melaporkan Rismon Sianipar ke polisi terkait tudingan mendanai kasus ijazah Jokowi.

JK mengungkapkan, dia beberapa kali dihubungi oleh Rismon dan Roy Suryo, namun selalu dia tolak, karena dia ingin berada di posisi netral, mengingat kasus tudingan ijazah palsu Jokowi sedang ramai. 

Dia pun mengungkapkan kekesalannya tentang masalah ijazah palsu ini yang berlarut-larut sehingga menyeret sejumlah nama.

JK pun bicara mengenai peran pentingnya dalam karier politik Jokowi. JK mengatakan dia adalah orang yang membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta.

JK mengatakan dia yang menyodorkan nama Jokowi ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta). 

Bahkan, dia juga mengatakan Jokowi menjadi Presiden ke-7 RI karena dirinya.

"Kasih tahu semua itu termul-termul itu, Jokowi jadi presiden karena saya," pungkasnya. 

 

Sumber: CNN

Sumber : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Kamis, 30/07/2026 - 19:49 WIB
  • Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Jumat, 24/07/2026 - 17:13 WIB
  • OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

    OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

    Kamis, 23/07/2026 - 14:04 WIB
  • Hotman Paris Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologi Kasus yang Menjeratnya

    Hotman Paris Dilaporkan ke Polisi, Ini Kronologi Kasus yang Menjeratnya

    Selasa, 21/07/2026 - 16:59 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Waspada, Ini Dampak Makeup untuk Anak-anak

    Kupas Kasus•
    Minggu, 19/04/2026 - 17:42 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Saat ini, penggunaan makeup pada anak-anak semakin sering terlihat,
  • Harga Naik Hingga 40 Persen, DPR Sarankan Masyarakat Bawa Plastik Sendiri

    Kupas Kasus•
    Minggu, 19/04/2026 - 10:38 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Kenaikan harga plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai dirasakan
  • Harga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 18/04/2026 - 21:54 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Harga gas elpiji non subsidi resmi mengalami penyesuaian mulai Sabtu,
  • Kupas Kasus•
    , 00//0000 - 00:00 WIB
  • Ironi, Kala Harga Minyak Turun, BBM Nonsubsidi Justru Melambung Tinggi 

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 18/04/2026 - 20:32 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Pertamina resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi,
  • Usai Temui Jokowi, Status Tersangka Rismon Sianipar Dicabut, Bagaimana Nasib Roy Suryo CS? 

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 18/04/2026 - 15:01 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Polda Metro Jaya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Pemuda Muhammadiyah Riau Dukung Program Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan di Lapas Terbuka Rumbai

    Pemuda Muhammadiyah Riau Dukung Program Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan di Lapas Terbuka Rumbai

    Jumat, 14/08/2026 - 08:32 WIB
  • Bantu Ratusan Warga, Program Satu Siswa Satu Dhuafa Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru Diharapkan Terus Berlanjut

    Bantu Ratusan Warga, Program Satu Siswa Satu Dhuafa Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru Diharapkan Terus Berlanjut

    Jumat, 14/08/2026 - 16:18 WIB
  • Bantah Isu Pungli SPMB, Kepsek dan Jajaran SMA Negeri 2 Tambang Berikan Klarifikasi

    Bantah Isu Pungli SPMB, Kepsek dan Jajaran SMA Negeri 2 Tambang Berikan Klarifikasi

    Senin, 10/08/2026 - 13:43 WIB
  • Kementerian ATR/BPN Lanjutkan Monitoring Kepatuhan Pendaftaran Tanah Ulayat di Desa Langgam, Kabupaten Pelalawan

    Kementerian ATR/BPN Lanjutkan Monitoring Kepatuhan Pendaftaran Tanah Ulayat di Desa Langgam, Kabupaten Pelalawan

    Jumat, 07/08/2026 - 23:29 WIB
  • Polbeng Bawa Augmented Reality ke Kelas Biologi

    Polbeng Bawa Augmented Reality ke Kelas Biologi

    Minggu, 16/08/2026 - 15:28 WIB
  • Program Rumah Layak Huni di Bengkalis Tetap Berjalan Meski Anggaran Diefisienkan

    Program Rumah Layak Huni di Bengkalis Tetap Berjalan Meski Anggaran Diefisienkan

    Jumat, 07/08/2026 - 19:58 WIB
  • Plt Bupati Kuansing Ajak Wisatawan Ramaikan Pacu Jalur 2026

    Plt Bupati Kuansing Ajak Wisatawan Ramaikan Pacu Jalur 2026

    Sabtu, 08/08/2026 - 18:15 WIB
  • Plt Bupati Kuansing Lepas Hilir Perdana Pacu Jalur Mini di Pulau Aro

    Plt Bupati Kuansing Lepas Hilir Perdana Pacu Jalur Mini di Pulau Aro

    Sabtu, 08/08/2026 - 18:00 WIB
  • Jelang Pacu Jalur, Plt Bupati Minta Pelayanan Desa Tetap Maksimal

    Jelang Pacu Jalur, Plt Bupati Minta Pelayanan Desa Tetap Maksimal

    Minggu, 09/08/2026 - 07:52 WIB
  • Ribuan Warga Padati Tepian Sungai Kuantan, Plt Bupati Lepas Pacu Jalur Mini IPPA

    Ribuan Warga Padati Tepian Sungai Kuantan, Plt Bupati Lepas Pacu Jalur Mini IPPA

    Sabtu, 08/08/2026 - 18:18 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • #      

  • # Kapolres Kuansing      

  • # Bupati Inhu      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo