https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Stunting Riau Turun, Kehadiran MBG Jadi Penguat Percepatan Penanganan Gizi Anak

Ilustrasi. Foto: Int

Stunting Riau Turun, Kehadiran MBG Jadi Penguat Percepatan Penanganan Gizi Anak

Beranda / Daerah / Pekanbaru
Kamis, 23 April 2026 - 16:08 WIB  
Reporter : M. Afri Rozi   Editor : Abdul Kadir

Pekanbaru, www.radaroke.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Riau menunjukkan hasil yang semakin nyata sejak berbagai intervensi gizi diperkuat, termasuk melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai berjalan secara bertahap sejak awal 2025. 

Program nasional yang digagas untuk memperkuat pemenuhan gizi anak, ibu hamil, dan kelompok rentan ini dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan penurunan stunting di daerah.

Berdasarkan data “Stunting dalam Angka Provinsi Riau”, prevalensi stunting di Riau pada tahun 2024 tercatat sebesar 20,1 persen. 

Nika dibandingkan dengan baseline tahun 2018 yang berada di angka 27,4 persen, terjadi penurunan kumulatif sebesar 7,3 poin persentase dalam enam tahun terakhir. 

Pemerintah Provinsi Riau pun menargetkan angka tersebut terus ditekan hingga mencapai 17 persen pada tahun 2026. (Tim Percepatan Penurunan Stunting)

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, menegaskan bahwa target tersebut telah masuk dalam RPJMD Provinsi Riau 2025–2029 dan menjadi bagian dari komitmen pembangunan kesehatan daerah.

“Berdasarkan hasil SSGI 2024, angka stunting kita berada di 20,1 persen. Targetnya, pada 2026 harus turun menjadi 17 persen,” ujarnya di Pekanbaru. 

Program MBG dinilai memberi dampak signifikan karena menyasar langsung pemenuhan gizi harian anak-anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui. 

Dengan akses makanan bergizi yang lebih merata, risiko kekurangan gizi kronis yang menjadi penyebab utama stunting dapat ditekan lebih awal.

Selain itu, MBG juga memperkuat edukasi gizi di tingkat keluarga. Banyak daerah di Riau mulai mengintegrasikan program dapur sehat, posyandu aktif, serta pengawasan tumbuh kembang anak dengan dukungan distribusi makanan bergizi yang lebih terstruktur.

Pada 2025, pemerintah sempat mewaspadai potensi kenaikan angka stunting hingga menyentuh 20 persen akibat rendahnya partisipasi posyandu dan lemahnya pemantauan bayi usia 0–36 bulan. 

Namun respons cepat pemerintah melalui penguatan layanan kesehatan dasar, peningkatan kehadiran bayi ke posyandu, serta sinergi dengan program MBG menjadi langkah strategis untuk menahan lonjakan tersebut. 

Dokumen nasional juga mencatat bahwa sekitar 129.349 balita di Riau masih berada dalam status stunting, sehingga intervensi berkelanjutan tetap menjadi prioritas utama.

 Pemerintah menilai penanganan tidak cukup hanya melalui layanan kesehatan, tetapi juga melalui akses pangan bergizi, sanitasi, edukasi keluarga, dan penghapusan stigma sosial terhadap anak stunting. 

Guru Besar Gizi Masyarakat Poltekkes Kemenkes Riau, Aslis Wirda Hayati, menyoroti pentingnya pendekatan yang lebih humanis dalam penanganan stunting. 

Menurutnya, stigma negatif terhadap anak stunting sering membuat keluarga enggan datang ke posyandu sehingga menghambat proses pemulihan.

Karena itu, kehadiran MBG bukan hanya soal pembagian makanan, tetapi menjadi simbol hadirnya negara dalam memastikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Riau, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat, target penurunan stunting menuju 17 persen pada 2026 bukan hal yang mustahil. 

MBG menjadi salah satu bukti bahwa investasi pada gizi anak hari ini adalah pondasi bagi kualitas generasi Riau di masa depan.

Sumber : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Rekor Buruk 1,5 Tahun Prabowo, Menuju Indonesia Gelap?

    Rekor Buruk 1,5 Tahun Prabowo, Menuju Indonesia Gelap?

    Jumat, 01/05/2026 - 17:00 WIB
  • Fakta Baru Terungkap, Sekdis PUPR Ungkap Pengumpulan Dana Atas Perintah Kadis untuk Kebutuhan Gubri

    Fakta Baru Terungkap, Sekdis PUPR Ungkap Pengumpulan Dana Atas Perintah Kadis untuk Kebutuhan Gubri

    Rabu, 29/04/2026 - 18:47 WIB
  • Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Rabu, 29/04/2026 - 09:35 WIB
  • KPK Bongkar Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA Pekanbaru, 2 ASN dan 2 Swasta Diperiksa

    KPK Bongkar Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA Pekanbaru, 2 ASN dan 2 Swasta Diperiksa

    Selasa, 28/04/2026 - 15:45 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • KPK Usul Masa Jabatan Ketum Parpol Dibatasi, Sindir Siapa? 

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 14:10 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Sebagai langkah nyata dalam pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan
  • Wabup Inhu Sampaikan Aspirasi Daerah di Forum Reboan Kemendagri

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 11:52 WIB
    Inhu, www.radaroke.com — Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Hendrizal menghadiri forum Reboan
  • Perkuat Peran Media, Komdigi Dorong Koperasi Desa Jadi Narasi Ekonomi Rakyat 

    Kupas Kasus•
    Rabu, 22/04/2026 - 23:54 WIB
    Bandung, www.radaroke.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong media massa
  • Komitmen Menkomdigi Lindungi Anak di Ruang Digital 

    Kupas Kasus•
    Rabu, 22/04/2026 - 23:51 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pelindungan anak
  • Patuh PP Tunas, Google Hapus Iklan yang Menargetkan Anak-Anak

    Kupas Kasus•
    Rabu, 22/04/2026 - 20:15 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Google mengaku patuh pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025
  • Kabid Riset dan Inovasi IPEMARU Soroti Anggaran Kalender DPRD Pekanbaru Senilai Rp1,4 Miliar: Pemborosan di Tengah Urgensi Inovasi

    Kupas Kasus•
    Rabu, 22/04/2026 - 19:22 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com– Rayhan Savero Darmaja secara tegas menyatakan kritik keras
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Harga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya

    Harga Gas Elpiji Resmi Naik, Ini Harga Terbarunya

    Sabtu, 18/04/2026 - 21:54 WIB
  • Kabid Riset dan Inovasi IPEMARU Soroti Anggaran Kalender DPRD Pekanbaru Senilai Rp1,4 Miliar: Pemborosan di Tengah Urgensi Inovasi

    Kabid Riset dan Inovasi IPEMARU Soroti Anggaran Kalender DPRD Pekanbaru Senilai Rp1,4 Miliar: Pemborosan di Tengah Urgensi Inovasi

    Rabu, 22/04/2026 - 19:22 WIB
  • MBG Digugat ke MK, Emak-Emak Bongkar Borok Makan Bergizi Gratis

    MBG Digugat ke MK, Emak-Emak Bongkar Borok Makan Bergizi Gratis

    Minggu, 19/04/2026 - 22:48 WIB
  • Ribuan Petani Padati Stadion Narasinga Rengat, KNARA: Reforma Agraria Tak Bisa Ditunda

    Ribuan Petani Padati Stadion Narasinga Rengat, KNARA: Reforma Agraria Tak Bisa Ditunda

    Rabu, 29/04/2026 - 20:38 WIB
  • Jadi Tersangka Pelecehan Santri Putra, Ini Klarifikasi Juri Hafiz Quran Syekh Ahmad Al Misry

    Jadi Tersangka Pelecehan Santri Putra, Ini Klarifikasi Juri Hafiz Quran Syekh Ahmad Al Misry

    Sabtu, 25/04/2026 - 19:22 WIB
  • Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta

    Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta

    Jumat, 01/05/2026 - 07:36 WIB
  • FGD Pengadministrasian Tanah Ulayat 2026 di Riau Perkuat Sinergi dan Kepastian Hukum

    FGD Pengadministrasian Tanah Ulayat 2026 di Riau Perkuat Sinergi dan Kepastian Hukum

    Selasa, 28/04/2026 - 11:56 WIB
  • Ironi, Kala Harga Minyak Turun, BBM Nonsubsidi Justru Melambung Tinggi 

    Ironi, Kala Harga Minyak Turun, BBM Nonsubsidi Justru Melambung Tinggi 

    Sabtu, 18/04/2026 - 20:32 WIB
  • Gelapkan Dana Rp 1M Lebih dan Belikan Pacar Mobil, Fuji Ingin Admin Medsosnya Jadi Tersangka

    Gelapkan Dana Rp 1M Lebih dan Belikan Pacar Mobil, Fuji Ingin Admin Medsosnya Jadi Tersangka

    Selasa, 21/04/2026 - 08:41 WIB
  • Dugaan Pencemaran Harus Diusut Tuntas, Yayasan Ringgala: Jangan Main-Main dengan Kesehatan Warga 

    Dugaan Pencemaran Harus Diusut Tuntas, Yayasan Ringgala: Jangan Main-Main dengan Kesehatan Warga 

    Kamis, 23/04/2026 - 19:36 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # Bupati Rohul      

  • # Pemkab Rohil      

  • # DPRRI      

  • # Bupati Pelalawan      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo