Khalid Basalamah (KB) kembali diperiksa KPK. Foto: Dtc
Kembali Diperiksa, Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK
Beranda / Kupas Kasus /
Jakarta, www.radaroke.com - Ustaz Khalid Basalamah (KB) kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemeriksaan lanjutan bos Uhud Tour sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Pemanggilan tersebut menyangkut penyidikan perkara dugaan korupsi kuota haji.
KPK menerangkan pemanggilan Khalid dalam kapasitas sebagai saksi.
Dalam pemanggilan ini, Khalid dicecar menyangkut mekanisme pengisian kuota haji khusus dari kuota haji tambahan oleh para PIHK.
"Dalam lanjutan penyidikan kuota haji, benar hari ini penyidik menjadwalkan (pemanggilan) saudara KB, salah satu pihak PIHK," kata kepada wartawan, Kamis (23/4/2026).
Walau demikian, Budi masih mengecek konfirmasi kehadiran Khalid kepada penyidik. Tapi, KPK optimistis Khalid bakal kooperatif mematuhi panggilan.
"Ini menjadi rangkaian pemeriksaan kepada para biro travel atau PIHK yang memang dibutuhkan oleh penyidik untuk mendalami lebih lanjut bagaimana soal jual beli atau pengisian kuota ibadah haji yang dilakukan oleh para PIHK tersebut," ujar Budi.
Sebelumnya, Khalid Basalamah sempat diperiksa KPK pada Juni dan September 2025 lalu.
Namun, dalam pemeriksaan tersebut Khalid membantah terlibat kasus kuota haji.
"Kami meyakini tentu saksi akan kooperatif hadir memenuhi panggilan penyidik dan nantinya memberikan keterangan yang dibutuhkan," ucap Budi.
Kembalikan Uang ke KPK
Khalid mengaku menerima pengembalian uang dari PT Muhibbah dan tidak mengetahui asal-usulnya hingga akhirnya KPK meminta uang itu dikembalikan.
Direktur atau Pemilik PT Zahra Oto Mandiri alias Uhud Tour, Khalid Zeed Abdullah Basalamah, mengaku telah mengembalikan uang Rp8,4 miliar yang diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag) 2023-2024 ke KPK.
Usai diperiksa sebagai saksi dalam kapasitas sebagai Ketua Asosiasi Mutiara Haji di kasus Haji, Kamis (23/4/2026), Khalid mengatakan bahwa bukan hanya dia yang telah mengembalikan uang dan diperiksa.
Ia mengaku banyak pemilik travel haji maupun ketua asosiasi lainnya yang juga yang turut mengembalikan uang.
"Jadi PT Muhibbah mengembalikan dana kepada kami, kami pun tidak tahu uang apa. Jumlahnya sekitar Rp8,4 miliar kan gitu, iya dikembalikan," kata Khalid kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/4/2026).
Dia menyebut bahwa PT Muhibbah merupakan perusahaan travel haji yang menawarinya untuk membawa jamaah dengan visa resmi.
Padahal, kata Khalid, dia telah terbiasa untuk membawa jamaah menggunakan kuota furoda.
Dia mengaku tidak mengetahui soal urusan visa yang ditawarkan oleh Komisaris PT Muhibbah, Ibnu Mas'ud.
Kata Khalid, sejumlah uang yang telah dia serahkan ke KPK merupakan uang yang dikembalikan oleh PT Muhibbah kepadanya.
Dia kembali menyebut bahwa tidak mengetahui asal-usul uang tersebut dan langsung menyerahkannya kepada KPK usai diminta oleh penyidik saat diperiksa sebagai saksi.
Dalam perkara ini, KPK sudah lebih dulu menetapkan Yaqut menjadi tersangka bersama dengan eks Staf Khusus Menteri Agama Isfan Abidal Aziz (IAA) alias Gus Alex.
Yaqut disangkakan telah melanggar Pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.
Dalam pengembangan perkara ini, KPK menetapkan dua tersangka baru dari pihak swasta, yaitu Ismail Adham dan Asrul Azis Taba selaku ketua umum Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri).
Keduanya diduga berperan pengaturan pembagian dan pengisian kuota haji tambahan, termasuk memberikan kickback kepada pihak Kemenag.
Sumber: Republika
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Kafe “Ruang Bersua” Hadir di Pekanbaru, Usung Konsep Ruang Interaksi Sosial
Pekanbaru, www.radaroke.com - Kafe “Ruang Bersua” resmi menggelar soft opening padaDugaan Pencemaran Harus Diusut Tuntas, Yayasan Ringgala: Jangan Main-Main dengan Kesehatan Warga
Pekanbaru, www.radaroke.com - Ketua DPW Riau Yayasan Ringgala, Mohammad Irwan, menyampaikanIndonesia Stop Impor Solar
Jakarta, www.radaroke.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan Indonesia akanStunting Riau Turun, Kehadiran MBG Jadi Penguat Percepatan Penanganan Gizi Anak
Pekanbaru, www.radaroke.com – Upaya menekan angka stunting di Provinsi Riau menunjukkan hasilKPK Usul Masa Jabatan Ketum Parpol Dibatasi, Sindir Siapa?
Jakarta, www.radaroke.com - Sebagai langkah nyata dalam pemberantasan korupsi, Komisi PemberantasanWabup Inhu Sampaikan Aspirasi Daerah di Forum Reboan Kemendagri
Inhu, www.radaroke.com — Wakil Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Hendrizal menghadiri forum Reboan













Komentar Via Facebook :