https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN SMP

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

KPK Ungkap, Mengapa Koruptor Lebih Banyak Laki-Laki

Ilustrasi. Foto: Int

KPK Ungkap, Mengapa Koruptor Lebih Banyak Laki-Laki

Beranda / Kupas Kasus /
Jumat, 24 April 2026 - 09:27 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radaroke.com - Selama puluhan tahun, sejak Indonesia merdeka, wajah pelaku koruptor nyaris tak berubah: didominasi laki-laki. 

Ini bukan sekadar persepsi, melainkan fakta berbasis data penindakan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan, dari 1.782 perkara korupsi yang diusut sejak 2004, sebanyak 91% tersangkanya berjenis kelamin laki-laki. 

Meski demikian, KPK menyoroti adanya keterlibatan orang-orang dekat atau circle para pelaku dalam tindak pidana yang terjadi.

"Dari data yang dihimpun oleh KPK dari tahun 2004 sampai dengan hari ini, pelaku korupsi memang dominan laki-laki sejumlah 91% dan perempuan 9%. Kemudian di dalam modus-modus korupsi yang dilakukan kami melihat juga adanya fenomena circle dari para pelaku utama," kata Juru Bicara (Jubir) KPK Budi Prasetyo di Jakarta kemarin. 

Catatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2004 hingga awal 2025 menunjukkan, dari 1.904 pelaku korupsi, sebanyak 1.742 orang atau sekitar 91 persen adalah laki-laki.

"Sisanya 9 persen atau sebanyak 162 pelaku merupakan perempuan," kata Budi. 

Angka yang timpang ini memantik pertanyaan: apakah perempuan memang lebih antikorupsi, atau justru belum memiliki akses yang sama ke pusat-pusat kekuasaan?

Korupsi, Kekuasaan, dan Akses Tak Seimbang

Secara sosiologis, korupsi tumbuh dari peluang, dan peluang lahir dari kekuasaan.

Dalam struktur yang masih patriarkis, jabatan strategis seperti pengambil kebijakan, pengelola anggaran, hingga elite partai politik masih didominasi laki-laki.

Ketika akses terhadap kekuasaan tidak merata, maka peluang untuk menyalahgunakannya pun ikut timpang. 

Di titik ini, dominasi laki-laki dalam kasus korupsi bisa dibaca bukan semata soal moralitas, melainkan soal posisi dan akses.

Ada faktor lain yang lebih subtil: eksklusivitas jaringan korupsi itu sendiri.

Para peneliti menyebutnya sebagai The Glass Ceiling of Corruption. Jaringan ini kerap terbentuk dalam ruang-ruang informal yang maskulin dan tertutup—tempat di mana transaksi gelap dinegosiasikan di balik relasi pertemanan, loyalitas, dan kekuasaan.

Perempuan, dalam banyak kasus, tidak hanya jarang dilibatkan, tetapi juga kerap tersisih dari “lingkaran dalam” tersebut. 

Akibatnya, mereka secara struktural berada di luar ekosistem korupsi yang terorganisir.

Dari sisi perilaku, perempuan cenderung lebih risk-averse atau menghindari risiko. Dalam keputusan finansial berisiko tinggi, mereka umumnya lebih berhati-hati dan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Ada pula faktor sosial yang tak kalah kuat: beban reputasi keluarga dan tanggung jawab domestik.

Kekhawatiran akan dampak buruk terhadap anak dan keluarga sering menjadi “rem” yang menahan perempuan untuk terlibat dalam praktik ilegal.

Minim, Tapi Bukan Nol

Riset Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (PUSKAPOL UI) pada 2024 memperkuat pola ini.

Di Komisi Pemilihan Umum (KPU), dari 18 kasus korupsi dalam 15 tahun, tercatat 29 pelaku laki-laki dan hanya satu perempuan.

Pola serupa juga ditemukan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Menariknya, ketika perempuan terlibat, perannya cenderung sebagai aktor pendukung dengan skala kasus yang relatif lebih kecil dibandingkan pelaku laki-laki.

Meski angkanya kecil, bukan berarti perempuan kebal korupsi. Sejumlah studi menunjukkan, dalam sistem yang rusak, baik laki-laki maupun perempuan memiliki kerentanan yang sama.

Namun, kehadiran perempuan dalam jumlah signifikan terbukti mampu mengubah dinamika.

Diversitas gender dapat memecah budaya maskulin dalam birokrasi yang kerap menjadi lahan subur korupsi berjamaah.

Kehadiran perempuan di posisi strategis juga cenderung memperkuat mekanisme checks and balances dan mempersempit ruang terbentuknya klik-klik koruptif.

Contoh konkret terlihat di Bawaslu Kota Palu serta inisiatif kode etik internal di KPU RI yang digagas komisioner perempuan, keduanya menunjukkan bagaimana perspektif berbeda bisa melahirkan pengawasan yang lebih ketat.

Pada akhirnya, angka 91 persen bukan sekadar statistik. Ia adalah sinyal tentang ketimpangan akses sekaligus peluang perbaikan.

Mendorong keterwakilan perempuan di ruang publik bukan hanya soal keadilan gender, tetapi juga strategi memperkuat integritas.

Perempuan memang bukan tanpa cela, tetapi kehadiran mereka membawa perspektif etika yang berbeda, yang jika dikelola dengan baik, bisa menjadi salah satu kunci memutus rantai korupsi yang selama ini didominasi satu gender.

Sumber: Suara


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Bongkar Semua Aliran Dana, Dani: Semua Uang Sudah Diserahkan

    Bongkar Semua Aliran Dana, Dani: Semua Uang Sudah Diserahkan

    Sabtu, 13/06/2026 - 20:16 WIB
  • Luhut Minta MBG Jangan Diperdebatkan, Ini Alasannya! 

    Luhut Minta MBG Jangan Diperdebatkan, Ini Alasannya! 

    Jumat, 12/06/2026 - 19:12 WIB
  • Pocong Jadi-jadian di Kulim Pekanbaru Ditangkap, Ini Penjelasannya

    Pocong Jadi-jadian di Kulim Pekanbaru Ditangkap, Ini Penjelasannya

    Kamis, 11/06/2026 - 20:10 WIB
  • Polemik Gelar Doktor Bahlil Masih Berlanjut

    Polemik Gelar Doktor Bahlil Masih Berlanjut

    Selasa, 09/06/2026 - 21:00 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Timbulkan Guncangan di Daerah Pulau, Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Barat Daya

    Kupas Kasus•
    Jumat, 24/04/2026 - 08:43 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Gempa Magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Maluku Barat Daya, Jumat
  • Bandara SSK II Pekanbaru Mulai Berangkatkan Calon Jamaah Haji, Ini Jadwalnya

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 22:07 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Sebanyak 424 jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang
  • Perkuat Keamanan Pangan, Wabup Inhu Teken Komitmen Pangan Aman dan Kawal Ketat Program MBG

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 22:00 WIB
    Inhu, www.radaroke.com – Komitmen menjaga keamanan pangan di Kabupaten Indragiri Hulu terus
  • Kembali Diperiksa, Khalid Basalamah Kembalikan Uang Rp8,4 Miliar ke KPK

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 20:51 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Ustaz Khalid Basalamah (KB) kembali diperiksa Komisi Pemberantasan
  • Kafe “Ruang Bersua” Hadir di Pekanbaru, Usung Konsep Ruang Interaksi Sosial

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 19:44 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Kafe “Ruang Bersua” resmi menggelar soft opening pada
  • Dugaan Pencemaran Harus Diusut Tuntas, Yayasan Ringgala: Jangan Main-Main dengan Kesehatan Warga 

    Kupas Kasus•
    Kamis, 23/04/2026 - 19:36 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Ketua DPW Riau Yayasan Ringgala, Mohammad Irwan, menyampaikan
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • PETI Kembali Beroperasi Ditempat Penindakan yang Pernah Dilakukan APH di KUD Timbul Sakato Tanjung Pauh

    PETI Kembali Beroperasi Ditempat Penindakan yang Pernah Dilakukan APH di KUD Timbul Sakato Tanjung Pauh

    Minggu, 31/05/2026 - 15:20 WIB
  • Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Pematang Sumber Makmur

    Dukung Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Cek Lahan Jagung Pipil di Desa Pematang Sumber Makmur

    Rabu, 03/06/2026 - 12:54 WIB
  • Ungkap Peredaran Narkoba – 2 Tersangka Diamankan, 42 Paket Sabu Disita

    Ungkap Peredaran Narkoba – 2 Tersangka Diamankan, 42 Paket Sabu Disita

    Selasa, 09/06/2026 - 13:10 WIB
  • Polisi Didesak Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Marpoyan

    Polisi Didesak Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak di Bawah Umur di Marpoyan

    Rabu, 03/06/2026 - 21:45 WIB
  • Kapolsek Tapung Terus Melakukan Pengecekan Lahan Penanaman Jagung Pipil

    Kapolsek Tapung Terus Melakukan Pengecekan Lahan Penanaman Jagung Pipil

    Senin, 08/06/2026 - 17:09 WIB
  • Mau Lanjut Sekolah, ke SMPN 1 Keritang aja, Ini Cara Daftarnya

    Mau Lanjut Sekolah, ke SMPN 1 Keritang aja, Ini Cara Daftarnya

    Rabu, 10/06/2026 - 08:42 WIB
  • Sempena Hari Jadi Ke-61, Ketum KKIH Pekanbaru Ajak Masyarakat Rapatkan Barisan, Bersatu Padu Bangun Inhil Gemilang

    Sempena Hari Jadi Ke-61, Ketum KKIH Pekanbaru Ajak Masyarakat Rapatkan Barisan, Bersatu Padu Bangun Inhil Gemilang

    Minggu, 14/06/2026 - 11:08 WIB
  • Mission Trip Naposo ber Zending : PND XXII Riau bersama Volunteer melakukan penginjilan dan pengabdian di Pulau Rupat 

    Mission Trip Naposo ber Zending : PND XXII Riau bersama Volunteer melakukan penginjilan dan pengabdian di Pulau Rupat 

    Senin, 01/06/2026 - 15:55 WIB
  • Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Resmi Buka Turnamen Badminton Kapolsek Tapung Cup II 2026

    Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80, Kapolsek Resmi Buka Turnamen Badminton Kapolsek Tapung Cup II 2026

    Kamis, 11/06/2026 - 11:34 WIB
  • Jadi Bahan Candaan, Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu Mas Bahlil Ganteng

    Jadi Bahan Candaan, Bahlil Ingin Bertemu Pencipta Lagu Mas Bahlil Ganteng

    Minggu, 31/05/2026 - 08:53 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # DPRRI      

  • # Presiden Prabowo      

  • #      

  • # Polres Inhu      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo