Kolase foto Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim dengan laptop. Foto: Int
Didakwa Memperkaya Diri Sendiri Rp 809,5 Miliar, Nadiem Makarim Kembali Mangkir dari Sidang
Beranda / Kupas Kasus /
Jakarta, www.radaroke.com - Eks Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A didakwa memperkaya diri sendiri sebesar Rp 809,5 miliar dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.
Nadiem dinilai telah menyalahgunakan wewenangnya dengan mengarahkan spesifikasi pengadaan agar Google menjadi satu-satunya penguasa ekosistem pendidikan di Indonesia.
“Bahwa terdakwa Nadiem Anwar Makarim yang telah menyalahgunakan dengan mengarahkan spesifikasi laptop Chromebook menggunakan Chrome Device Management (CDM)/Chrome Education Upgrade menjadikan Google satu-satunya yang menguasai ekosistem pendidikan di Indonesia,” lanjut jaksa.
Jaksa menyebutkan, keuntungan pribadi yang diterima Nadiem berasal dari investasi Google ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) yang melalui PT Gojek Indonesia.
“Adapun sumber uang PT AKAB sebagian besar merupakan total investasi Google ke PT AKAB sebesar 786.999.428 dollar Amerika Serikat. Hal tersebut dapat dilihat dari kekayaan terdakwa Nadiem Anwar Makarim yang tercatat dalam LHKPN pada tahun 2022 perolehan harta jenis surat berharga sebesar Rp 5.590.317.273.184,” ujar jaksa.
Tidak Hadiri Sidang
Nadim Makarim kembali tidak menghadiri sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook dengan agenda pemeriksan saksi dan ahli.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roy Riady menyebutkan, Nadiem tak bisa mengikuti sidang karena sedang dirawat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, dan tidak mendapatkan izin dari dokter untuk hadir di sidang.
“Kami mendapatkan kabar informasi bahkan surat keterangan dari pihak Rumah Sakit Abdi Waluyo serta dokter yang menangani terdakwa Nadiem Anwar Makarim di mana bahwasanya Pak Nadiem Anwar Makarim tidak bisa atau tidak diizinkan untuk hadir di persidangan hari ini,” ujar Roy dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (27/4/2026) kemarin.
Roy menuturkan, berdasarkan keterangan dokter, Nadiem perlu mendapatkan perawatan intensif atas penyakit yang ia alami.
“Sebagaimana dalam resume yang dibuat oleh dokter dan surat keterangan dokter ada penyakit yang lama yang harus diperlukan perawatan intensif pemberian antibiotik di rumah sakit, seperti itu yang mulia,” ujar dia. Nadiem dirawat di RS Abdi Waluyo sejak Sabtu (25/4/2026) lalu dan mesti menjalani perawatan selama sembilan hari atau hingga 3 Mei 2026 pekan depan.
“Dari surat keterangan dokter ini dan resumenya tidak menyebutkan terkait dengan kapan itu operasi, cuma disebutkan beberapa tindakan yang diperlukan,” kata Roy lagi.
Sempat Menolak Dibawa ke Ruang Sidang
Sebelumnya, Nadiem sudah tidak bisa hadir di persidangan pada Rabu (22/4/2026).
Dia sempat dibawa ke Pengadilan Tipikor Jakarta, tapi menolak untuk dibawa ke ruang sidang.
Agenda sidang hari itu ditunda karena tim pengacara juga tidak menghadiri persidangan.
Diduga Rugikan Negara Rp 2,1 Triliun
Kasus korupsi Chromebook Nadiem Makarim didakwa telah menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 2,1 triliun.
Nadiem dan terdakwa lainnnya dinilai telah melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Perbuatan ini dilakukan bersama-sama dengan tiga terdakwa lain, yakni eks konsultan teknologi Kemendikbudristek Ibrahim Arief, eks Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek Mulyatsyah, dan eks Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek Sri Wahyuningsih.
Sumber: Kompas
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Viral, Oknum Dokter di Klinik Unri Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Mahasiswi
Pekanbaru, www.radaroke.com - Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan dugaan pelecehan seksualKing Charles Set to Meet Trump for the Toughest Mission of his Reign
Washington, www.radaroke.com - “The word ‘special’ does not begin to do itTabir Biru Korupsi Dana Haji Kian Terbuka, Dua Tersangka Dipanggil
Jakarta, www.radaroke.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsiSkandal Korupsi Kuota Haji di Negara Muslim Terbesar Dunia, Guncang Kepercayaan Publik
Jakarta, www.radaroke.com - Kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji tahun 2023/2024 yangKisah Jemaah Haji Termuda Hingga Jamaah Haji Tertua Minta Pulang
Padang, www.radaroke.com - Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 ini, seorang remaja berusia 15 tahunTrump Affirms Washington Shooting Will Not Stop Him from Winning the War Against Iran
Washington, www.radaroke.com – United States President Donald Trump commented on efforts











Komentar Via Facebook :