https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Harga Terjun Bebas, Petani Kelapa Menjerit 

Ilustrasi. Foto: Int

Harga Terjun Bebas, Petani Kelapa Menjerit 

Beranda / Ekonomi Bisnis /
Senin, 11 Mei 2026 - 09:46 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Indragiri Hilir, www.radaroke.com – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang tersohor dengan julukan 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' tengah dirundung pilu. 

Pasalnya, harga kelapa di tingkat petani dilaporkan terjun bebas hingga menyentuh angka Rp 3.200 per kilogram pada Mei 2026.

Anjloknya harga ini membuat ribuan petani menjerit. 

Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) menilai kondisi ini sudah sangat memprihatinkan karena tidak lagi sebanding dengan biaya perawatan kebun dan kebutuhan hidup sehari-hari.

"Harga di kisaran Rp 3.200-an per kg ini sangat memberatkan. Petani kita menjerit dan sangat khawatir dengan masa depan perkebunan mereka," ujar Ketua Umum IPKR, Handy Cahyadi, dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).

Apa lagi melihat peristiwa belakangan ini antrian panjang penjualan kelapa di PT. Sambu Guntung di keluhkan para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir. 

Kondisi tersebut menyebabkan banyak kelapa petani membusuk akibat terlalu lama menunggu giliran penjualan.

Menurutnya, perusahaan besar seperti PT Sambu Guntung seharusnya mampu memberikan harga yang lebih baik kepada petani, terlebih selama ini petani kelapa disebut sebagai mitra utama perusahaan. 

“Jangan sampai perusahaan memonopoli harga yang justru merugikan petani. Petani adalah tulang punggung keberlangsungan industri kelapa di Inhil,” tegasnya.

Handy berharap harga kelapa dapat kembali stabil demi menjaga kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa. 

Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya harga kelapa dapat memicu petani mengalihfungsikan lahannya menjadi kebun sawit. 

“Kalau kondisi ini terus terjadi, petani bisa beralih ke sawit karena dianggap lebih mensejahterakan. Jika itu terjadi, identitas Inhil sebagai Negeri Hamparan Kelapa Dunia bisa perlahan hilang,” ujarnya.

Ia menyebut saat ini sudah ribuan hektare lahan perkebunan kelapa di Inhil beralih fungsi menjadi kebun sawit. 

Kondisi tersebut dinilai menjadi ancaman serius terhadap keberlangsungan komoditas kelapa yang selama ini menjadi identitas dan sumber penghidupan masyarakat Inhil. 

“Alih fungsi lahan kelapa ke sawit sudah terjadi dalam jumlah besar. Ini ancaman serius bagi kita semua,” katanya.

Terpisah, Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik, meminta pemerintah pusat segera merealisasikan program hilirisasi kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Menurut Andi, daerah tersebut memiliki produksi kelapa yang sangat besar, tapi hingga kini hanya terdapat satu pabrik pengolahan kelapa berskala besar, yakni PT Pulau Sambu. 

"Kondisi itu membuat kapasitas penampungan hasil panen petani menjadi terbatas,"ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.

Ia mengatakan banyak petani harus menunggu antrian agar kelapa mereka bisa diterima pabrik. Situasi tersebut katanya dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan harga kelapa di tingkat petani.

“Saat ini harga kelapa memang masih berada di kisaran Rp3.700 per butir, tetapi kalau kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi, harga bisa semakin turun karena produksi terus meningkat,” ujar politisi PDIP ini.

Menurutnya, hukum pasar akan berlaku ketika produksi melimpah namun tidak diimbangi dengan kapasitas pengolahan yang memadai. Akibatnya, nilai jual kelapa petani bisa terus melemah.

 

Sumber: Riaupedia


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat

    Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat

    Senin, 11/05/2026 - 08:28 WIB
  • Kian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat

    Kian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat

    Minggu, 10/05/2026 - 11:58 WIB
  • Viral! Alat Berat Hancurkan Kebun Petani di Inhu, Ribuan Warga Bersiap Melawan

    Viral! Alat Berat Hancurkan Kebun Petani di Inhu, Ribuan Warga Bersiap Melawan

    Minggu, 10/05/2026 - 01:10 WIB
  • Masuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik

    Masuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik

    Sabtu, 09/05/2026 - 13:15 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat

    Kupas Kasus•
    Senin, 11/05/2026 - 08:28 WIB
    Inhu, www.radaroke.com - Konflik agraria kembali memanas di Kabupaten Indragiri Hulu. Ratusan
  • Demi Hemat BBM, ASN Berkuda ke Kantor 

    Kupas Kasus•
    Minggu, 10/05/2026 - 17:43 WIB
    Tasikmalaya, www.radaroke.com - Di tengah upaya penghematan bahan bakar minyak, seorang aparatur
  • Kian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat

    Kupas Kasus•
    Minggu, 10/05/2026 - 11:58 WIB
    Inhu, www.radaroke.com - Situasi tampak mencekam dan memicu ketegangan di Desa Sungai Raya,
  • Viral! Alat Berat Hancurkan Kebun Petani di Inhu, Ribuan Warga Bersiap Melawan

    Kupas Kasus•
    Minggu, 10/05/2026 - 01:10 WIB
    Inhu, www.radaroke.com - Konflik lahan antara masyarakat dan pihak perusahaan kembali memicu
  • Masuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 09/05/2026 - 13:15 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com – Beban kerja bertambah, namun kesejahteraan tak kunjung
  • Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Terus Laksanakan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 09/05/2026 - 13:04 WIB
    Tapung, www.radaroke.com - Petani Jagung pipil merupakan salah satu tanaman yang menjadi Perhatian
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Viral, Tergiur Tawaran Rp 220 Juta, Video Mesum Wanita Ini Tersebar Luas

    Sabtu, 02/05/2026 - 19:51 WIB
  • Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Pemuda Muhammadiyah Riau Kecam Bentrok Warga dengan PT Arara Abadi di Siak

    Sabtu, 02/05/2026 - 16:15 WIB
  • Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Polsek Tapung Bersama Aparat Desa Indrapuri Laksanakan Peninjauan Tanaman Jagung Pipil

    Kamis, 07/05/2026 - 10:57 WIB
  • Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Dukung Astacita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Polres Kampar Lakukan Penanaman Jagung Pipil

    Rabu, 06/05/2026 - 13:18 WIB
  • Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Polsek Tapung Ungkap Kasus Narkotika Jenis Sabu, Satu Pengedar Diamankan

    Kamis, 07/05/2026 - 10:03 WIB
  • Polsek Tapung Gelar "Jumat Curhat" Keluhan Warga Akan Ditindaklanjuti

    Polsek Tapung Gelar "Jumat Curhat" Keluhan Warga Akan Ditindaklanjuti

    Jumat, 01/05/2026 - 20:58 WIB
  • Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Ini Penyebab Dolar Tidak Nempel di Reels Facebook Pro, Meskipun Ditonton Ribuan

    Rabu, 29/04/2026 - 09:35 WIB
  • Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Polsek Tapung Tangkap Warga Muara Mahat Baru, Sita 29 Paket Sabu-Sabu 

    Sabtu, 02/05/2026 - 21:30 WIB
  • Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat di Riau Capai Tahap Akhir, Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat

    Sosialisasi Pendaftaran Tanah Ulayat di Riau Capai Tahap Akhir, Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat

    Kamis, 30/04/2026 - 18:58 WIB
  • Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta

    Polsek Tapung Hilir Ungkap Pengedar Shabu, Amankan 11,02 Gram dan Uang Hasil Jual Beli Rp1,398 Juta

    Jumat, 01/05/2026 - 07:36 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # Bupati Rohul      

  • # Pemkab Rohil      

  • # DPRRI      

  • # Disdik Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo