Ilustrasi. Foto: Int
Harga Terjun Bebas, Petani Kelapa Menjerit
Beranda / Ekonomi Bisnis /
Indragiri Hilir, www.radaroke.com – Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang tersohor dengan julukan 'Negeri Hamparan Kelapa Dunia' tengah dirundung pilu.
Pasalnya, harga kelapa di tingkat petani dilaporkan terjun bebas hingga menyentuh angka Rp 3.200 per kilogram pada Mei 2026.
Anjloknya harga ini membuat ribuan petani menjerit.
Ikatan Petani Kelapa Rakyat (IPKR) menilai kondisi ini sudah sangat memprihatinkan karena tidak lagi sebanding dengan biaya perawatan kebun dan kebutuhan hidup sehari-hari.
"Harga di kisaran Rp 3.200-an per kg ini sangat memberatkan. Petani kita menjerit dan sangat khawatir dengan masa depan perkebunan mereka," ujar Ketua Umum IPKR, Handy Cahyadi, dalam keterangannya, Minggu (10/5/2026).
Apa lagi melihat peristiwa belakangan ini antrian panjang penjualan kelapa di PT. Sambu Guntung di keluhkan para petani kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir.
Kondisi tersebut menyebabkan banyak kelapa petani membusuk akibat terlalu lama menunggu giliran penjualan.
Menurutnya, perusahaan besar seperti PT Sambu Guntung seharusnya mampu memberikan harga yang lebih baik kepada petani, terlebih selama ini petani kelapa disebut sebagai mitra utama perusahaan.
“Jangan sampai perusahaan memonopoli harga yang justru merugikan petani. Petani adalah tulang punggung keberlangsungan industri kelapa di Inhil,” tegasnya.
Handy berharap harga kelapa dapat kembali stabil demi menjaga kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perkebunan kelapa.
Ia juga mengingatkan bahwa rendahnya harga kelapa dapat memicu petani mengalihfungsikan lahannya menjadi kebun sawit.
“Kalau kondisi ini terus terjadi, petani bisa beralih ke sawit karena dianggap lebih mensejahterakan. Jika itu terjadi, identitas Inhil sebagai Negeri Hamparan Kelapa Dunia bisa perlahan hilang,” ujarnya.
Ia menyebut saat ini sudah ribuan hektare lahan perkebunan kelapa di Inhil beralih fungsi menjadi kebun sawit.
Kondisi tersebut dinilai menjadi ancaman serius terhadap keberlangsungan komoditas kelapa yang selama ini menjadi identitas dan sumber penghidupan masyarakat Inhil.
“Alih fungsi lahan kelapa ke sawit sudah terjadi dalam jumlah besar. Ini ancaman serius bagi kita semua,” katanya.
Terpisah, Anggota DPRD Riau dari daerah pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik, meminta pemerintah pusat segera merealisasikan program hilirisasi kelapa di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Menurut Andi, daerah tersebut memiliki produksi kelapa yang sangat besar, tapi hingga kini hanya terdapat satu pabrik pengolahan kelapa berskala besar, yakni PT Pulau Sambu.
"Kondisi itu membuat kapasitas penampungan hasil panen petani menjadi terbatas,"ujarnya, Sabtu 9 Mei 2026.
Ia mengatakan banyak petani harus menunggu antrian agar kelapa mereka bisa diterima pabrik. Situasi tersebut katanya dikhawatirkan akan berdampak pada penurunan harga kelapa di tingkat petani.
“Saat ini harga kelapa memang masih berada di kisaran Rp3.700 per butir, tetapi kalau kondisi ini terus dibiarkan tanpa solusi, harga bisa semakin turun karena produksi terus meningkat,” ujar politisi PDIP ini.
Menurutnya, hukum pasar akan berlaku ketika produksi melimpah namun tidak diimbangi dengan kapasitas pengolahan yang memadai. Akibatnya, nilai jual kelapa petani bisa terus melemah.
Sumber: Riaupedia
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Petani Sungai Raya Minta Polisi Tangkap Perusak Kebun Masyarakat
Inhu, www.radaroke.com - Konflik agraria kembali memanas di Kabupaten Indragiri Hulu. RatusanDemi Hemat BBM, ASN Berkuda ke Kantor
Tasikmalaya, www.radaroke.com - Di tengah upaya penghematan bahan bakar minyak, seorang aparaturKian Memanas, Diawasi Keamanan Bayaran Berbekal Sajam, Kebun Sawit Petani Untuk Menafkahi Keluarga Dirusak Alat Berat
Inhu, www.radaroke.com - Situasi tampak mencekam dan memicu ketegangan di Desa Sungai Raya,Viral! Alat Berat Hancurkan Kebun Petani di Inhu, Ribuan Warga Bersiap Melawan
Inhu, www.radaroke.com - Konflik lahan antara masyarakat dan pihak perusahaan kembali memicuMasuk Jam 6 Pulang Jam 5 Sore, Gaji Petugas Kebersihan Ini Tak Kunjung Naik
Pekanbaru, www.radaroke.com – Beban kerja bertambah, namun kesejahteraan tak kunjungDukung Asta Cita Presiden Prabowo, Polsek Tapung Terus Laksanakan Pengecekan Tanaman Jagung Pipil
Tapung, www.radaroke.com - Petani Jagung pipil merupakan salah satu tanaman yang menjadi Perhatian









Komentar Via Facebook :