Ilustrasi. Foto: Int
200.000 Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Beranda / Nasional /
Jakarta, www.radaroke.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) RI Meutya Hafid mengungkapkan bahwa hampir 200.000 anak-anak Indonesia telah terpapar judi online alias judol.
"Hampir 200.000 anak Indonesia telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80.000 anak di bawah 10 tahun," ujar Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol - Jauhi Judol, Anak Medan Pilih Masa Depan, dikutip dari keterangan pers, Kamis (14/5/2026).
Meutya menuturkan, angka tersebut semestinya menjadi alarm serius bagi masa depan generasi bangsa akan bahayanya media digital.
Ia menyebutkan, judi online bukan sekadar hiburan digital, tetapi juga dapat merusak ekonomi keluarga, memicu kekerasan rumah tangga, memecah belah hubungan sosial, dan menghancurkan masa depan anak-anak.
Meutya mengatakan, banyak juga perempuan yang menjadi korban tidak langsung ketika suami atau ayah mereka terjerat judi online.
Mereka kehilangan penopang ekonomi keluarga, rusaknya keharmonisan rumah tangga, hingga mengalami kekerasan dalam rumah tangga.
"Kami mendengar banyak cerita pilu dari masyarakat. Ini bukan hanya soal uang, tapi kehancuran masa depan anak dan ketenangan keluarga. Kita harus hentikan ini bersama," kata Meutya.
Menurut Meutya, judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang.
"Karena itu, kita semua harus menjadi garda edukasi, saling mengingatkan, serta melindungi keluarga dan anak-anak kita dari maraknya praktik ilegal ini," ujar dia menegaskan.
Meutya mengatakan, pemberantasan judi online tidak cukup hanya dengan memutus akses, take down atau penindakan hukum semata, tetapi masyarakat juga harus dilibatkan sebagai benteng utama pencegahan judi online.
"Kita tidak hanya menutup akses atau melakukan takedown. Yang terpenting adalah menjangkau masyarakat luas dengan fakta-fakta ini, sehingga kesadaran tumbuh dari dalam keluarga dan komunitas," ujar politikus Partai Golkar itu.
Sumber: Kompas
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Ferdy Sambo Kuliah S2 di Lapas Lewat Beasiswa
Jakarta, www.radaroke.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen Pas) mengatakan, eks KadivPolsek Tapung Sinergi dengan Pemerintah Desa Lakukan Penanaman Jagung Pipil untuk Ketahanan Pangan
Tapung, www.radaroke.com - Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026, terusDihadiri Kapolres dan Danramil, Masyarakat Desa Simpang Raya, Kuansing Panen Raya Jagung Pipil
Singingi Hilir, www.radaroke.com — Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukanBhabinkamtibmas Polsek Tapung Bersama Kades dan Bumdes Tinjau Tanaman Jagung Pipil
Tapung, www.radaroke.com - Pada Hari Selasa 12 Mei 2026 Bhabinkamtibmas Sei Putih Aipda Yori HarmonKNARA Dampingi Petani Laporkan Dugaan Mafia Lahan ke Polres Inhu
Inhu, www.radaroke.com – Konflik agraria di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, kembaliKapolsek Tapung Bersama Kades Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Indrapuri
Tapung, www.radaroke.com - Pada hari Senin 11 Mei 2025 Kapolsek Tapung Kompol Y.E. Bambang













Komentar Via Facebook :