Ilustrasi. Foto: Int
Waspada Kolesterol Tinggi Saat Makan Daging Idul Adha, Ini Gejalanya
Beranda / Kupas Kasus /
Jakarta, www.radaroke.com - Kolesterol tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Menurut World Health Organization (WHO) lebih dari 39% orang dewasa di dunia mengalami gangguan kolesterol yang umumnya dipicu pola makan tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik alias kurang bergerak.
Ciri kolesterol tinggi merupakan tanda awal yang perlu diwaspadai karena dapat menjadi indikator masalah kesehatan yang serius. Mengenali ciri kolesterol tinggi atau yang melebihi batas normal sangat penting untuk pencegahan dini berbagai penyakit kardiovaskular.
Tingginya kadar kolesterol dalam darah sering kali tidak menimbulkan gejala yang spesifik pada tahap awal, sehingga banyak orang tidak menyadari kondisi ini sampai terjadi komplikasi serius.
Banyak dari kasus tersebut disebabkan oleh keterlambatan dalam mengenali ciri kolesterol yang tidak normal dan penanganan yang tidak tepat.
Para ahli kesehatan menekankan pentingnya pemeriksaan rutin kadar kolesterol, terutama bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga dengan masalah kolesterol, usia di atas 40 tahun, atau gaya hidup tidak sehat.
Mengutip dari situs resmi pemerintah Amerika Serikat, Medline Plus, Hiperkolesterolemia familial adalah kelainan yang diturunkan melalui keluarga.
Kondisi ini menyebabkan kadar kolesterol LDL (jahat) menjadi sangat tinggi. Kondisi ini dimulai sejak lahir dan dapat menyebabkan serangan jantung pada usia dini.
Pengetahuan tentang ciri kolesterol yang meningkat perlu disosialisasikan secara luas kepada masyarakat agar dapat melakukan deteksi dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan gangguan pembuluh darah perifer.
Kadar Kolesterol Tinggi Berdasarkan Usia
Untuk anak-anak dan remaja di bawah usia 19 tahun, kolesterol total yang sehat berada di bawah 170 mg/dL, trigliserida di bawah 150 mg/dL, kolesterol LDL di bawah 110 mg/dL, dan kolesterol HDL di atas 45 mg/dL.
Pada orang dewasa usia 20 tahun ke atas, nilai ideal kolesterol total berkisar antara 125 hingga 200 mg/dL, dan trigliserida tetap di bawah 150 mg/dL.
Untuk pria dewasa, kadar kolesterol LDL sebaiknya di bawah 100 mg/dL, dan HDL minimal 40 mg/dL.
Sementara itu, untuk perempuan dewasa, LDL juga diharapkan di bawah 100 mg/dL, namun HDL sebaiknya 50 mg/dL atau lebih tinggi.
Ciri-ciri Kolesterol
1. Tengkuk Pegal
Ciri kolesterol tinggi yang cukup umum, yaitu ada keluhan pada area tengkuk. Munculnya ciri-ciri kolesterol ini bisa diakibatkan karena ada gangguan suplai darah dan oksigen yang terhambat. Itulah mengapa, bisa mengakibatkan penumpukan plak pada pembuluh darah.
2. Sakit kepala
Ciri kolesterol tinggi selanjutnya yaitu sakit kepala. Ciri ini bisa muncul dikarenakan ada peningkatan kolesterol yang menyebabkan arteriosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.
Hingga akhirnya, pengerasan pada pembuluh darah tersebut bisa membuat darah yang mengalir ke otak jadi terhambat.
3. Cepat ngantuk
Kolesterol akan mempersempit pembuluh darah, bahkan berisiko menutup pembuluh darah. Saat aliran darah yang membawa oksigen ke otak terhambat, maka berisiko membuat seseorang cepat mengantuk. Apabila sudah mulai muncul ciri-ciri kolesterol ini, sebaiknya ke dokter.
4. Kesemutan
Ketika timbul kesemutan, bisa terjadi karena aliran darah menggumpal dan tidak lancar, terutama di bagian ektremitas, baik ekstremitas atas atau area tangan, maupun ekstremitas bawah atau area kaki.
5. Mudah lelah
Saat seseorang menderita kolesterol tinggi, maka di bagian sistem vital tubuhnya akan terganggu dan bisa menyebabkan tubuh jadi mudah lelah. Salah satu yang paling terasa, saat bangun tidur dan tetap merasa kelelahan.
Jika penderita berusia di atas 30 tahun kemudian sering mengalami gejala ini, maka segera lakukan cek kesehatan.
6. Xanthelasma
Xanthelasma adalah kolesterol yang mengendap di bawah jaringan kulit. Ciri-ciri kolesterol ini berupa noda berwarna kuning muda di ujung kelopak mata atau muncul bentolan kecil padat pada bagian lipatan tubuh, seperti siku, tumit, maupun lutut.
Ciri Kolesterol Tinggi
7. Perut tidak nyaman
Ketika kadar kolesterol di dalam darah terlalu tinggi, maka bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di area perut, seperti kembung hingga mual. Sebenarnya ini muncul akibat adanya perlemakan hati, di mana organ hati dipenuhi oleh lemak.
8. Dada berdebar
Saat banyaknya plak kolesterol pada pembuluh darah, akan membuat jantung harus bekerja keras untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh.
Kondisi ini pada akhirnya bisa berimbas pada timbulnya ciri-ciri kolesterol, di mana dada akan terasa berdebar lebih cepat dan keras, yang menandakan bahwa jantung memaksakan diri agar terus memompa darah.
9. Nyeri dada
Disebutkan di laman Cleveland Clinic, Kolesterol jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL) yang tinggi, memiliki peran besar dalam meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Pasalnya, LDL adalah salah satu komponen yang berperan pada terbentuknya plak di pembuluh darah (aterosklerosis).
11. Warna kulit serta kuku berubah
Ciri-ciri kolesterol yang terakhir, ada perubahan warna kulit dan kuku. Ini bisa terjadi karena dampak adanya penyumbatan. Selain di bagian tersebut, dapat timbul perubahan di area lain yang mungkin terjadi, seperti bulu-bulu di kaki mulai rontok bahkan pertumbuhan akan terhambat.
12. Kram ketika tidur malam
Ciri-ciri kolesterol selanjutnya, bisa berupa kram yang muncul mendadak ketikda sedang tidur di malam hari. Kram tersebut disebabkan aliran darah yang terganggu akibat kolesterol yang tinggi.
Saat mengalami kram, ada baiknya menggantungkan kaki ke bagian ujung tempat tidur, maupun mengambil posisi duduk di kursi terdekat. Dengan memanfaatkan gravitasi bumi bisa membantu melancarkan peredaran darah serta berguna untuk mengurangi nyeri akibat kram.
13. Penglihatan kabur
Ciri kolesterol tinggi juga bisa memengaruhi kesehatan mata. Penumpukan plak kolesterol dapat mengganggu aliran darah ke mata, yang menyebabkan penglihatan kabur atau bahkan kehilangan penglihatan sementara pada salah satu mata. Kondisi ini disebut amaurosis fugax dan merupakan tanda peringatan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
14. Perubahan pola tidur
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan gangguan pola tidur, termasuk sulit tidur atau sering terbangun di malam hari. Ini terjadi karena gangguan pada sistem kardiovaskular yang memengaruhi kualitas tidur secara keseluruhan. Jika mengalami perubahan pola tidur yang signifikan bersamaan dengan gejala kolesterol lainnya, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan.
15. Pembengkakan pada kaki
Saat kolesterol menumpuk dan menyumbat pembuluh darah, aliran darah menjadi terhambat dan dapat menyebabkan pembengkakan (edema) terutama pada area kaki dan pergelangan kaki. Kondisi ini umumnya memburuk pada akhir hari dan membaik setelah bangun tidur di pagi hari.
Sumber: Liputan6
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Pihak J&T Kandis Bantah Penyekapan Terhadap Kurir dan Ungkap Dugaan Penukaran Paket HP, Motor Disebut Sebagai Jaminan
Kandis, www.radaroke.com— Pihak J&T Express Pasar Minggu Kandis akhirnya buka suaraSebut Sumbar, Jabar Daerah Berakhiran Bar Itu Barbar, Abu Janda Dipolisikan
Jakarta, www.radaroke.com - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) melaporkanRakor Bersama para Kepala Daerah di Kalsel, Menteri Nusron: Penentuan Lokasi LP2B Menjadi Kewenangan Daerah
Radaroke.com,Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga
Radaroke.com,Jawa Tengah-Sengketa tanah bisa bermula karena hal yang tampak sepele, sepertiSimak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang
Radaroke.com,Jakarta - Proses jual beli tanah tidak berhenti pada tahap kesepakatan antara











Komentar Via Facebook :