https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Terungkap, Ini Aktivitas Abdul Wahid Sebelum OTT

Abdul Wahid saat mengikuti persidangan. Foto: Int

Terungkap, Ini Aktivitas Abdul Wahid Sebelum OTT

Beranda / Kupas Kasus /
Jumat, 29 Mei 2026 - 21:12 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Pekanbaru, www.radaroke.com - Sidang kasus dugaan pemerasan anggaran di lingkungan Dinas PUPR-PPKP Riau kembali mengungkap fakta baru, terutama terkait peristiwa menjelang operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Muhammad Syahrul Amin, pramusaji di rumah jabatan Gubernur Riau, mengungkapkan keberadaan sejumlah pejabat di rumah dinas pada Senin, 3 November 2035, di hari OTT.

Syahrul mengatakan, pada hari itu ia melihat Gubernur Riau Abdul Wahid bersama Wakil Gubernur SF Hariyanto, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, serta Bupati Siak Afni Zulkifli.

“Saya melihat ada Pak SF Hariyanto, pak Kapolda, buk Afni, dan pak Abdul Wahid,” ujarnya saat menjawab pertanyaan tim penasihat hukum terdakwa saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. 

Menurut Syahrul, para pejabat tersebut bertemu di kafe yang berada di lingkungan kediaman Gubernur Riau. Pertemuan itu berlangsung cukup lama dan baru selesai menjelang magrib, sekitar pukul 18.00 WIB.

“Di kafe, di kediaman,” katanya di hadapan majelis hakim yang diketuai Delta Tamtama.

Setelah pertemuan selesai, Syahrul bersama pramusaji lainnya kemudian memindahkan peralatan dari area kafe ke dapur di gedung utama rumah jabatan gubernur.

Ia juga mengaku sempat mendengar adanya pemeriksaan oleh KPK terhadap Henny Sasmita, istri Gubernur Riau. Saat itu, menurutnya, Abdul Wahid masih berada di kafe bersama tamu-tamu yang hadir.

“Ada dua cewek, mungkin pendamping ibu (Henny Sasmita). Katanya beliau lagi interogasi KPK,” ujar Syahrul mengulangi informasi yang didengarnya.

Syahrul menambahkan, ia baru mengetahui adanya OTT KPK setelah informasi tersebut muncul di media pada 4 November. Setelah itu, ia mengaku tidak lagi melihat Gubernur berada di rumah jabatan.

Dalam kesaksiannya, Syahrul juga menyebut aktivitas Abdul Wahid yang kerap melakukan rapat di hari libur.

“Hampir sering. Sebulan pasti ada,” ujarnya.

Dalam kesaksiannya, Syahrul juga mengungkap, pertemuan atau kegiatan di rumah jabatan gubernur kerap berlangsung di luar jam kerja normal.

Bahkan, ia menyebut kegiatan serupa cukup sering terjadi, terutama dalam bentuk pertemuan dengan tamu. “Kalau rapat, sering. Sebulan pasti ada,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, rumah dinas biasanya selalu ramai. “Kalau sebelum jam 12 biasanya ramai," tambahnya.

Ia juga mengungkapkan kebiasaan Abdul Wahid yang selalu bekerja hingga larut malam. "Bapak sering tidur jam 3 subuh,” katanya.

Untuk diketahui, Abdul Wahid diamankan KPK bersama Kepala Dinas PUPR-PPKP Riau, M. Arief Setiawan, dan Tenaga Ahli Gubenrur Riau, Dani M. Nursalam.

Para terdakwa diduga melakukan pemerasan mencapai Rp3,55 miliar. yang disebut sebagai “japrem” setelah pergeseran anggaran APBD Riau ke Dinas PUPR-PPKP sebesar Rp271 miliar.

Dana tersebut diduga digunakan untuk berbagai kepentingan nonkedinasan, termasuk kebutuhan pribadi dan kegiatan tertentu.

JPU KPK menjerat para terdakwa dengan Pasal 12 huruf e juncto Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

 

Sumber: Cakaplah


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Terungkap, Ini Aktivitas Abdul Wahid Sebelum OTT

    Terungkap, Ini Aktivitas Abdul Wahid Sebelum OTT

    Jumat, 29/05/2026 - 21:12 WIB
  • Waspada Kolesterol Tinggi Saat Makan Daging Idul Adha, Ini Gejalanya

    Waspada Kolesterol Tinggi Saat Makan Daging Idul Adha, Ini Gejalanya

    Rabu, 27/05/2026 - 21:27 WIB
  • Pihak J&T Kandis Bantah Penyekapan Terhadap Kurir dan Ungkap Dugaan Penukaran Paket HP, Motor Disebut Sebagai Jaminan

    Pihak J&T Kandis Bantah Penyekapan Terhadap Kurir dan Ungkap Dugaan Penukaran Paket HP, Motor Disebut Sebagai Jaminan

    Rabu, 27/05/2026 - 21:00 WIB
  • Bobroknya Praktik Makan Bergizi Gratis

    Bobroknya Praktik Makan Bergizi Gratis

    Minggu, 24/05/2026 - 18:06 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polsek Tapung Serahkan Benih Jagung Pipil Ke Sekdes Desa Sumber Makmur

    Kupas Kasus•
    Jumat, 29/05/2026 - 12:09 WIB
    Tapung, www.radaroke.com - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, begitu banyak
  • Bersama Petani, Polsek Tapung Kembali Tanam Jagung Seluas 2 Hektare

    Kupas Kasus•
    Kamis, 28/05/2026 - 11:44 WIB
    Tapung, www.radaroke.com - Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan
  • Waspada Kolesterol Tinggi Saat Makan Daging Idul Adha, Ini Gejalanya

    Kupas Kasus•
    Rabu, 27/05/2026 - 21:27 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Kolesterol tinggi menjadi salah satu masalah kesehatan yang dapat
  • Pihak J&T Kandis Bantah Penyekapan Terhadap Kurir dan Ungkap Dugaan Penukaran Paket HP, Motor Disebut Sebagai Jaminan

    Kupas Kasus•
    Rabu, 27/05/2026 - 21:00 WIB
    Kandis, www.radaroke.com— Pihak J&T Express Pasar Minggu Kandis akhirnya buka suara
  • Sebut Sumbar, Jabar Daerah Berakhiran Bar Itu Barbar, Abu Janda Dipolisikan

    Kupas Kasus•
    Selasa, 26/05/2026 - 21:37 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) melaporkan
  • Kupas Kasus•
    , 00//0000 - 00:00 WIB
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Wujudkan Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani Pastikan Perkembangan Tumbuh Jagung Pipil Seluas 1 Ha

    Wujudkan Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani Pastikan Perkembangan Tumbuh Jagung Pipil Seluas 1 Ha

    Kamis, 21/05/2026 - 13:07 WIB
  • POLBENG FEST CHAPTER III: Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

    POLBENG FEST CHAPTER III: Ruang Kreativitas dan Pelestarian Budaya Generasi Muda

    Minggu, 17/05/2026 - 00:53 WIB
  • Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil di Desa Pelambaian

    Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Cek Perkembangan Tanaman Jagung Pipil di Desa Pelambaian

    Senin, 18/05/2026 - 14:50 WIB
  • Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polsek Tapung Serahkan Benih Jagung Pipil Ke Sekdes Desa Sumber Makmur

    Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polsek Tapung Serahkan Benih Jagung Pipil Ke Sekdes Desa Sumber Makmur

    Jumat, 29/05/2026 - 12:09 WIB
  • Praktik Nakal Bibit Kelapa di Inhil Terbongkar, Kerugiannya Miliaran

    Praktik Nakal Bibit Kelapa di Inhil Terbongkar, Kerugiannya Miliaran

    Rabu, 20/05/2026 - 17:22 WIB
  • Waspada, Begal di Pekanbaru Kembali Marak, Ini Kata Polisi

    Waspada, Begal di Pekanbaru Kembali Marak, Ini Kata Polisi

    Senin, 18/05/2026 - 16:57 WIB
  • Bhabinkamtibmas Bencah Kelubi Pastikan Tanaman Jagung Pipil Baru Tanam

    Bhabinkamtibmas Bencah Kelubi Pastikan Tanaman Jagung Pipil Baru Tanam

    Rabu, 20/05/2026 - 11:15 WIB
  • Khairul Amri Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum KOMAPAS Pekanbaru dalam Mubes VII

    Khairul Amri Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum KOMAPAS Pekanbaru dalam Mubes VII

    Minggu, 17/05/2026 - 21:22 WIB
  • KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai Sampai ke Akarnya

    KPK Bongkar Korupsi Bea Cukai Sampai ke Akarnya

    Jumat, 15/05/2026 - 12:39 WIB
  • Politeknik Negeri Bengkalis Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Riset dan Teknologi Tepat Guna

    Politeknik Negeri Bengkalis Dorong Produktivitas Pertanian Lewat Riset dan Teknologi Tepat Guna

    Jumat, 15/05/2026 - 18:05 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Polres Siak      

  • # DPRRI      

  • # Presiden Prabowo      

  • # Polres Inhu      

  • # Bupati Bengkalis      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo