https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN SMP

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

Ilustrasi. Foto: Int

OTT KPK untuk Bersihkan Kepala Daerah, Ini Daftar yang Berhasil Ditangkap

Beranda / Kupas Kasus /
Kamis, 23 Juli 2026 - 14:04 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radaroke.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) tetap dijalankan sebagai salah satu langkah membersihkan kepala daerah dari praktik korupsi. 

Upaya ini disampaikan sejalan dengan agenda retret kepala daerah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK. 

Ia menyebut pelaksanaan OTT juga bagian dari kontribusi KPK dalam membantu pemerintah memberantas korupsi di tanah air.

"Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri buat KPK untuk membantu tugas-tugas Presiden dalam rangka bersih-bersih kepala daerah yang tidak sebagaimana tujuan retret itu sendiri," kata Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2026).

KPK menegaskan OTT tetap dijalankan untuk bersih-bersih kepala daerah. Pernyataan disampaikan Achmad Taufik usai menetapkan tersangka ke-16 hasil Pilkada 2024.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) tetap dijalankan sebagai salah satu langkah membersihkan kepala daerah dari praktik korupsi.

Upaya ini disampaikan sejalan dengan agenda retret kepala daerah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK. 

Ia menyebut pelaksanaan OTT juga bagian dari kontribusi KPK dalam membantu pemerintah memberantas korupsi di tanah air.

KPK Benarkan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri Jadi Tersangka Kasus Suap

"Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri buat KPK untuk membantu tugas-tugas Presiden dalam rangka bersih-bersih kepala daerah yang tidak sebagaimana tujuan retret itu sendiri," kata Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2026).

Achmad Taufik menekankan bahwa penindakan melalui OTT merupakan bagian dari tugas pemberantasan korupsi yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah.

Menurutnya, praktik ini telah lama dijalankan KPK terhadap kepala daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

Ia juga menyampaikan harapan agar tindakan tegas lewat OTT menjadi pembelajaran bagi para pejabat daerah untuk tidak lagi melakukan pelanggaran yang merugikan keuangan publik.

"Mestinya menjadi pembelajaran dan cukup dihentikan praktik-praktik yang memang tujuannya untuk memperkaya dan menggerogoti keuangan daerah di daerah masing-masing begitu ya," katanya.

KPK menegaskan OTT tetap dijalankan untuk bersih-bersih kepala daerah. Pernyataan disampaikan Achmad Taufik usai menetapkan tersangka ke-16 hasil Pilkada 2024.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan operasi tangkap tangan (OTT) tetap dijalankan sebagai salah satu langkah membersihkan kepala daerah dari praktik korupsi. 

Upaya ini disampaikan sejalan dengan agenda retret kepala daerah yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK. 

Ia menyebut pelaksanaan OTT juga bagian dari kontribusi KPK dalam membantu pemerintah memberantas korupsi di tanah air.

"Tentunya ini menjadi tantangan tersendiri buat KPK untuk membantu tugas-tugas Presiden dalam rangka bersih-bersih kepala daerah yang tidak sebagaimana tujuan retret itu sendiri," kata Achmad Taufik Husein di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari Antara, Rabu (22/7/2026).

Achmad Taufik menekankan bahwa penindakan melalui OTT merupakan bagian dari tugas pemberantasan korupsi yang selaras dengan arah kebijakan pemerintah. 

Menurutnya, praktik ini telah lama dijalankan KPK terhadap kepala daerah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi.

Ia juga menyampaikan harapan agar tindakan tegas lewat OTT menjadi pembelajaran bagi para pejabat daerah untuk tidak lagi melakukan pelanggaran yang merugikan keuangan publik.

"Mestinya menjadi pembelajaran dan cukup dihentikan praktik-praktik yang memang tujuannya untuk memperkaya dan menggerogoti keuangan daerah di daerah masing-masing begitu ya," katanya.

Lalu Ahmad Zaini Jadi Tersangka Ke-16 Hasil Pilkada 2024

Pernyataan Achmad Taufik disampaikan setelah ia mengumumkan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi. 

Penetapan ini menjadikan Zaini sebagai kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang ke-16 berstatus tersangka.

Sebelumnya, sejak tahun 2025 hingga 18 Juli 2026, KPK telah menangkap dan menetapkan 15 kepala daerah hasil Pilkada 2024 sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Deretan nama yang sudah dijerat pada periode tersebut tercantum berikut ini, terbagi per tahun penindakan.

Daftar 15 Kepala Daerah yang Sudah Dijerat Sejak 2025

Pada tahun 2025, lima kepala daerah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi.

Abdul Azis (Bupati Kolaka Timur)

Abdul Wahid (Gubernur Riau)

Sugiri Sancoko (Bupati Ponorogo)

Ardito Wijaya (Bupati Lampung Tengah)

Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi)

Memasuki tahun 2026, ada sepuluh kepala daerah lain yang juga dijerat KPK dalam kasus serupa.

Maidi (Wali Kota Madiun)

Sudewo (Bupati Pati)

Fadia Arafiq (Bupati Pekalongan)

Muhammad Fikri Thobari (Bupati Rejang Lebong)

Syamsul Auliya Rachman (Bupati Cilacap)

Gatut Sunu Wibowo (Bupati Tulungagung)

Edison (Bupati Muara Enim)

Suhardiman Amby (Bupati Kuantan Singingi)

Syah Afandin (Bupati Langkat)

Etik Suryani (Bupati Sukoharjo)

 

Sumber: Merdeka

 


TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • PN Pekanbaru Vonis Rahmat Hidayat dan Denda Rp7 Juta dalam Perkara Penghinaan Ringan

    PN Pekanbaru Vonis Rahmat Hidayat dan Denda Rp7 Juta dalam Perkara Penghinaan Ringan

    Jumat, 16/10/2026 - 20:41 WIB
  • Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

    Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta

    Jumat, 11/09/2026 - 08:36 WIB
  • Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Diganjar 2 Tahun Penjara, Wahid Banding, Apakah Bakal Bebas

    Kamis, 30/07/2026 - 19:49 WIB
  • Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Prabowo Tuduh Wartawan “Londo Ireng” AJI Tuntut Minta Maaf

    Jumat, 24/07/2026 - 17:13 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Solusi Atasi Kemacetan Panam, Pemprov Expose Desain Flyover Simpang Panam

    Kupas Kasus•
    Rabu, 22/07/2026 - 15:42 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pemerintah Provinsi Riau bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional
  • DPRD Bengkalis Resmi Bentuk Pansus Ranperda Strategis

    Kupas Kasus•
    Rabu, 06/05/2026 - 10:35 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Bupati Bengkalis menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi
  • DPRD Bengkalis Matangkan Ranperda LP2B

    Kupas Kasus•
    Selasa, 12/05/2026 - 10:22 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kabupaten Bengkalis kembali
  • DPRD Bengkalis Soroti Kondisi Pendidikan dan Sarpras di Kecamatan Pinggir

    Kupas Kasus•
    Jumat, 15/05/2026 - 10:07 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan
  • DPRD Bengkalis Dukung Pengembangan Bakat Mahasiswa Lewat Polbeng Festival

    Kupas Kasus•
    Sabtu, 16/05/2026 - 09:54 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Ketua DPRD yang diwakili anggota Komisi IV Muhammad Isa menghadiri
  • DPRD Bengkalis Dalami Aspek Hukum dan Skema Kerja Sama E-Ticketing 

    Kupas Kasus•
    Jumat, 12/06/2026 - 09:35 WIB
    Bengkalis, www.radaroke.com - Terkait aspek hukum dan skema kerja sama pengelolaan tiket elektronik
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Cinta di Dunia Maya, Waspadai Jebakan Love Scamming

    Cinta di Dunia Maya, Waspadai Jebakan Love Scamming

    Sabtu, 17/10/2026 - 17:38 WIB
  • HMI Pekanbaru Tolak Serahkan Tuntutan ke DPRD Riau, Siapkan Aksi Jilid II

    HMI Pekanbaru Tolak Serahkan Tuntutan ke DPRD Riau, Siapkan Aksi Jilid II

    Kamis, 22/10/2026 - 23:35 WIB
  • Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap

    Bupati Bistamam Resmikan Pelayanan Bijak Satu Atap

    Jumat, 23/10/2026 - 14:13 WIB
  • Pemkab Rohil Minta Aparatur Kepenghuluan Tingkatkan Ketertiban Kelola Anggaran

    Pemkab Rohil Minta Aparatur Kepenghuluan Tingkatkan Ketertiban Kelola Anggaran

    Kamis, 22/10/2026 - 14:23 WIB
  • Bupati Bistamam Pantau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu

    Bupati Bistamam Pantau Perekaman TTE PPPK Paruh Waktu

    Kamis, 22/10/2026 - 14:30 WIB
  • Pemkab Rohil Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Bagan Barat

    Pemkab Rohil Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran Bagan Barat

    Rabu, 21/10/2026 - 14:41 WIB
  • Bupati Rohil Kerahkan Dua Excavator Benahi Drainase

    Bupati Rohil Kerahkan Dua Excavator Benahi Drainase

    Selasa, 20/10/2026 - 20:17 WIB
  • Dari Pelestarian Gambut Jadi Sumber Penghasilan, Wabup Bagus Santoso Dukung Usaha Bibit Geronggang di Bengkalis

    Dari Pelestarian Gambut Jadi Sumber Penghasilan, Wabup Bagus Santoso Dukung Usaha Bibit Geronggang di Bengkalis

    Senin, 19/10/2026 - 23:35 WIB
  • Ketua DPRD Bengkalis: Semangat Gotong Royong Warga Mandau Jadi Modal Kemajuan Daerah

    Ketua DPRD Bengkalis: Semangat Gotong Royong Warga Mandau Jadi Modal Kemajuan Daerah

    Selasa, 27/10/2026 - 21:13 WIB
  • Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Kajati Riau di Bengkalis, Kasmarni Perkuat Sinergi Antarlembaga

    Prosesi Adat Melayu Warnai Penyambutan Kajati Riau di Bengkalis, Kasmarni Perkuat Sinergi Antarlembaga

    Rabu, 21/10/2026 - 23:26 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Wawako Markarius      

  • # Pemko Pekanbaru      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo