Warga mendoakan siswa usai penyerahan bantuan sembako. Foto: Ist
Bantu Ratusan Warga, Program Satu Siswa Satu Dhuafa Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru Diharapkan Terus Berlanjut
Beranda / Daerah / Pekanbaru
Pekanbaru, www.radaroke.com - Sejumlah penerima manfaat Program Satu Siswa Satu Dhuafa (S3D) Sekolah Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
Sansani (69) salah satu penerima manfaat S3D yang berdomisili di Jalan Ronggowarsito Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru mengaku sangat menantikan program itu. Apalagi, kondisinya yang sudah tidak mampu bekerja karena menderita sakit.
"Terima kasih banyak atas bantuannya ya nak, ini sangat membantu kami, apalagi ibu sudah tidak bisa bekerja. Ibu doakan semoga sekolah ini makin maju, siswanya jadi anak-anak sukses dan lulus semua," ungkapnya saat ditemui www.radaroke.com seraya meneteskan air mata, Jumat (14/8/2026) pagi.
Kedepan, Sansani berharap, program tersebut dapat terus dilaksanakan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat terutama bagi warga yang sudah lanjut usia seperti dirinya.
"Orang tua siswanya, bapak ibu gurunya, bapak kepala sekolahnya, semoga semuanya sehat terus dan bisa jadi wasilah amal ibadah bagi bapak ibu semua. Semoga bantuan seperti ini selalu diberikan, karena kami sangat terbantu sekali," paparnya sesekali menyeka air mata.
Hal senada disampaikan Nia (51) warga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru yang turut merasakan manfaat program tersebut mengaku sangat terharu dan berterima kasih.
Menurutnya, S3D merupakan program yang sangat dinantikan masyarakat terutama bagi warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Suami ibu sudah meninggal, jadi bantuan sembako seperti beras, minyak goreng, telur, gula dan indomie yang diberikan dari sekolah ini bisa membantu kami untuk bertahan hidup," paparnya.
Ia turut mendoakan agar program S3D dan pihak yang tergabung didalamnya senantiasa diberikan kelapangan dan rezeki yang berlimpah.
"Semoga Allah lancarkan semua urusannya, Allah sehatkan badannya, anak-anaknya jadi anak yang sholeh-sholehah, berbakti pada ibu bapaknya dan siswanya lulus semua dan jadi orang sukses," harapnya.
Terpisah, Larasati (71) warga Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru yang sudah bertahun-tahun menggunakan kursi roda karena sakit, mengaku sangat terbantu dengan adanya program dari Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru.
Menurutnya, program seperti inilah yang dinantikan warga terkhusus bagi dirinya yang menderita sakit.
"Alhamdulillahirabbil alamin, makasih kasih banyak atas bantuannya, ibu doakan semoga anak-anak sekolah jadi anak yang sukses ya nak," ucapnya.
Pelaksana Harian (PH) SMP-SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru H. Kurtubi, S.Ag mengatakan, Program Satu Siswa Satu Dhuafa (S3D) merupakan program yang rutin dilaksanakan di pekan ketiga setiap bulan.
Menurut Kurtubi yang akrab disapa Mr Q itu, melalui gerakan ini, setiap siswa diajarkan untuk peduli dan berbagi secara nyata kepada masyarakat yang membutuhkan (dhuafa) yang ada di Pekanbaru.
"Setiap Jumat di pekan ketiga, siswa langsung ke rumah dhuafa untuk mengantarkan bantuan. Sehingga, siswa melihat langsung kondisi warga yang membutuhkan bantuan. Jadi, program ini melatih siswa agar memiliki kepedulian. Karena tidak ada kesuksesan tanpa didasari dengan saling peduli. Kita berharap, melalui program ini bisa melatih siswa untuk memiliki empati dan kepedulian kepada sesama," kata H. Kurtubi, S. Ag menjawab www.radaroke.com saat ditemui di ruang kerjanya, usai memimpin pelaksanaan distribusi S3D Jumat (14/8/2026) pagi.
(PH Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru H. Kurtubi, S.Ag saat diwawancarai di ruang kerjanya. Foto: Naufal Abror)
Karena kata nabi, sambung Mr Q, jika ingin melembutkan hati, maka sering-seringlah berkunjung ke tempat orang-orang miskin.
"Karena kita kan jarang ke tempat mereka. Kita datang bukan tanpa tujuan tapi kita datang berbagi untuk membantu kebutuhan mereka. Kita tidak tau tuh dari doa siapa yang dikabulkan Allah yang benar-benar didengar Allah. Karena bisa jadi mereka ikhlas dengan miskinnya, ikhlas dengan ujian yang Allah berikan. Sehingga Allah kasih dia doa yang mustajab," tuturnya.
Dedi Kamseno, S.Pd.I Ketua Komunitas Amal Sholeh dan Doa (Komando) Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru mengatakan, program S3D merupakan bagian dari ikhtiar membantu sesama terutama bagi masyarakat kurang mampu.
"Sekaligus melatih siswa agar memiliki kepedulian terhadap sesama. Kita mendampingi siswa untuk datang langsung ke rumah warga sekaligus menyerahkan bantuan. Sehingga siswa bisa melihat langsung kondisi penerima manfaat dari S3D ini," paparnya.
Dengan melihat langsung kondisi warga, Seno berharap siswa mampu memiliki jiwa kepedulian yang tertinggi.
"Jadi ketika mereka lulus dari Al Azhar sudah memiliki kepedulian yang tinggi antar sesama," jelasnya.
Sejarah S3D
PH Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru H. Kurtubi, S.Ag mengungkapkan, Program S3D Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru bermula pada saat Covid-19 melanda.
Saat itu kata Mr Q, banyak orang yang kehilangan pekerjaan, susah mencari kerja, sehingga banyak warga yang tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ketika itu kita melihat tidak ada aktivitas di sekolah. Program belajar mengajar hanya online. Saat itu, saya mengajak para guru untuk membantu sesama. Mulai dari security, cleaning servis hingga ke tenaga pengajar.
Kemudian seiring waktu, program ini terus mendapatkan dukungan sehingga diperlebar sayapnya. Bantuan juga diberikan kepada warga di sekitar sekolah.
Saat itu, sambung Mr Q, ia prihatin melihat ketimpangan yang ada. Antara gedung Al Azhar yang megah dengan kondisi masyarakat yang ada di sekitarnya.
"Ternyata masih banyak warga yang sangat perlu mendapatkan bantuan. Setelah Covid mulai mereda, lalu siswa mulai datang ke sekolah. Kami mengajak para siswa untuk berbagi. Semakin banyak melibatkan siswa, kepedulian siswa mulai muncul, sumbangan semakin banyak. Sehingga, mulailah kita laksanakan program, satu siswa membantu satu duafa setiap bulannya," pungkasnya.
Laporan: Abd
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Pemuda Muhammadiyah Riau Dukung Program Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan di Lapas Terbuka Rumbai
Pekanbaru, www.radaroke.com — Pemuda Muhammadiyah Riau menghadiri undangan kegiatanDinilai Tidak Mendapat Kepercayaan Masyarakat, RS Madani Pekanbaru Sepi Pengunjung
Pekanbaru, www.radaroke.com - Rumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru yang berlokasi di JalanBantah Isu Pungli SPMB, Kepsek dan Jajaran SMA Negeri 2 Tambang Berikan Klarifikasi
Tambang, Kampar, www.radaroke.com – Kepala SMA Negeri 2 Tambang, H. Afrizal, S.Ag., M.Ed.,Plt Bupati Kuansing Pimpin Rapat Umum Festival Pacu Jalur 2026
Teluk Kuantan, www.radaroke.com – Plt Bupati Kuansing H. Muklisin memimpin langsung RapatJelang Pacu Jalur, Plt Bupati Minta Pelayanan Desa Tetap Maksimal
Teluk Kuantan, www.radaroke.com – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terusStaf Khusus Menteri ATR/Kepala BPN bersama Kakanwil BPN Provinsi Riau Monitoring Kepatuhan Pendaftaran Tanah Ulayat di Kubu, Rokan Hilir
Rokan Hilir, Radaroke.com– Dalam rangka memastikan pelaksanaan pengadministrasian dan











Komentar Via Facebook :