Perkuat Sinergi, KPU Riau dan Universitas Islam Al-Kifayah Dorong Keterlibatan Perguruan Tinggi Wujudkan Demokrasi Kepemiluan Berkualitas
Beranda / Daerah / Pekanbaru
Pekanbaru, www.radaroke.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau menjalin kerja sama kelembagaan dengan Universitas Islam Al-Kifayah Riau melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Jumat (11/9).
Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara penyelenggara Pemilu dan perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan demokrasi dan kepemiluan di Provinsi Riau.
Penandatanganan MoU dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian kegiatan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan Universitas Islam Al-Kifayah Riau. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua KPU Provinsi Riau Rusidi Rusdan bersama Anggota KPU Provinsi Riau Nugroho Noto Susanto dan Abdul Rahman, serta pejabat manajerial dan fungsional di lingkungan KPU Provinsi Riau.
Dari Universitas Islam Al-Kifayah Riau, kegiatan dihadiri Rektor Universitas Islam Al-Kifayah Riau Assoc Prof. Dr. Zalisman, S.Pd., M.Pd.I. beserta jajaran pimpinan universitas.
Ketua KPU Provinsi Riau Rusidi Rusdan menyampaikan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dalam memperluas ruang pendidikan demokrasi dan kepemiluan, khususnya bagi generasi muda.
Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi dan kepemiluan.
"Kerja sama ini kami harapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan memahami kepemiluan secara lebih dekat. Dengan demikian, kampus dapat menjadi salah satu ruang penting dalam memperkuat budaya demokrasi di Provinsi Riau,” ujar Rusidi.
Anggota KPU Provinsi Riau selaku Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia Nugroho Noto Susanto menegaskan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis KPU dalam membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.
“Pendidikan pemilih merupakan proses yang berkelanjutan. Karena itu, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi penting untuk memperluas literasi kepemiluan sekaligus mendorong mahasiswa agar memiliki pemahaman yang baik mengenai hak dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam kehidupan demokrasi,” jelas Nugroho.
Melalui penandatanganan MoU ini, KPU Provinsi Riau dan Universitas Islam Al-Kifayah Riau diharapkan dapat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan masing-masing pihak, termasuk dalam bidang pendidikan pemilih, kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kerja sama tersebut menjadi langkah untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung demokrasi dan kepemiluan di Provinsi Riau.
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Anomali Desentralisasi: Saat Anggaran Daerah dan Otonomi Desa Dikendalikan dari Jakarta
JAKARTA — Arsitektur keuangan negara Indonesia tengah mengalami pergeseran tektonik yangBank Indonesia Bersama BGTK Riau Sosialisasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah di SMA Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru
Pekanbaru, www.radaroke.com - Dalam rangka meningkatkan pemahaman anak muda terhadap rupiah, BankBengkalis Raih Nilai 78 Penerapan Jabatan Fungsional Perdagangan Regional Sumatera
Bengkalis,Radaroke.com-Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bengkalis meraih nilai 78Gapembi Riau Tolak Wacana Pengalihan Dapur MBG ke Kantin Sekolah, SPPG Dinilai Lebih Siap
Pekanbaru, www.radaroke.com - Wacana mengenai pengalihan atau pelibatan kantin sekolah sebagaiMenteri Nusron dalam Kuliah Umum Politeknik Agraria STPN: Tradisi Dialektika Berpikir Tidak Boleh Mati di Mana pun Berada
Sleman,Radaroke.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),Tak Sekadar Ilmu Pertanahan, Rocky Gerung Nilai Taruna/i Politeknik Agraria STPN Belajar Banyak Disiplin Ilmu
Sleman,Radaroke.com- Pengelolaan pertanahan tidak dapat dipahami hanya melalui aspek teknis dan












Komentar Via Facebook :