https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

IKLAN HARI RAYA IDUL FITRI

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong

Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., Wartawan Senior, Direktur Utama, Pekanbaru Journalist Center. Foto: Ist

Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong

Beranda / Kupas Kasus /
Sabtu, 20 Juli 2024 - 09:11 WIB  
Editor : Abdul Kadir

By: Wahyudi El Panggabean

Hanya musuhmu yang berbicara jujur. Teman & orang dekatmu, akan berbohong. Agar kamu merasa senang_Stephen King (Novelis Amerika).

SISTEM Dukun Politik ala "RZ" (Real-Zonk) sudah sejak lama dimainkan di Riau. Sudah pula banyak menelan "korban".

Istilah "RZ" berasal dari dua akar kata dan dua bahasa berbeda. Real (Inggris) berarti "nyata". Sedangkan "Zonk" (Betawi) artinya kosong. Alias mengecewakan. 

Jadi, "Dukun Politik ala RZ" ini adalah strategi pemanfaatan dengan menawarkan pola yang real tapi ujungnya zonk alias mengecewakan.

Ada sosok yang begitu lihainya memainkan trik Dukun Politik RZ ini. Kiat permainan demikian "halus" dan rapi. Berdaya hipnosis.

Trik-nya, cukup muslihat. Hingga sulit terdeteksi kepeintingan sang "Dukun" yang disisipkannya di balik ramuan-ramuan politiknya. 

Yah, sesuai istilah "Real-Zonk" itulah. Sepintas programnya: nyata. Ujungnya? Yah, Zonk alias mengecewakan.

Dalam sejarah suksesi kepemimpinan Riau, seprrempat abad belakangan, trik "Dukun Politik ala RZ" menoreh beberapa lembaran hitam.

Korban di lembaran pertama, Firdaus Malik yang diumpan untuk bertarung melawan Saleh Djasit di Pilgubri 1998. 

Bayangkan, Firdaus yang maju dengan kekuatan penuh dari Fraksi Golkar bisa takluk oleh Saleh Djasit yang hanya didukung 6 suara dari Fraksi TNI-Polri. (Kala itu Pilkada masih lewat DPRD).

Nah, apa yang terjadi 5 tahun berikutnya di Pilgubri 2003? Justru Saleh Djasit (korban di lembaran kedua) yang "ditikam" dari belakang...

Rusli Zainal kemudian secara gemilang tampil sebagai pemenang. Menjadi Gubernur Riau nyaris 2 periode. Rusli memang, "berlari" kencang membangun Riau.

Di saat bersamaan korban "Dukun Politik" ala "RZ" itu, terus bertambah. Banyak "orang-orang" Saleh Djasit yang masih mencoba berani tampil di jabatan-jabatan strategis, berguguran. Malah, ada yang masuk penjara.

Terakhir, Saleh Djasit yang sudah bertahta di Senayan sebagai Anggota DPR RI pun, malah "terciduk" sang Dukun. 

Ternyata, kebijakan Saleh Djasit, membeli mobil pemadam kebakaran, saat menjabat Gubernur Riau masih terendus juga. 

Akibatnya, Saleh diciduk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia, lantas, divonnis 4 tahun penjara. Bayangkan, sadisnya jika sang Dukun Politik ala "RZ" ini, murka.

Lantas, bagaimana dengan Rusli Zainal? Benar, memang dia secara gemilang menjabat kursi panas Gubernur Riau, nyaris dua periode. Endingnya?

Tampaknya, tidak ada yang mafhum. Apa mungkin wangsit sudah melemah. Atau Rusli yang melanggar pantangan. 

Sooalnya, menjelang berakhir jabatannya di periode ke-2 Rusli malah, diciduk KPK. Upaya hukum yang dia lakukan atas vonnis Pengadilan Tipikor, justru mempertinggi hukumannya: 14 tahun penjara. Ngeri...!

Nah, beberapa bulan terakhir, kabarnya si Dukun Politik ala RZ ini sudah kembali mendekat ke sentra politik Riau. 

Pergerakannya yang "sulit" terbaca, dikhawatirkan akan kembali "memakan" korban menjelang Pilgubri November, tahun ini.

Biasanya, sang "Dukun" ini akan memangsa sosok ambisius yang berpotensi untuk dimanfaatkan.

Strateginya: sang "Dukun" akan mendorong mangsanya untuk menghabisi para rival menjelang bertarung. 

Loh, politik kan harganya mahal, dari mana cost untuk semua itu. Makanya, si "Dukun" mencari mangsa yang ambisius yang berani mengemper-emper bahaya menggunakan dana proyek....

Bila perlu, didorongnya, mangsanya untuk bisa tampil prima "membeli" partai-partai potensial. Untuk "membunuh" kesempatan para rival ikut bertarung.

Tujuannya, Agar mangsanya bisa tampil perkasa sebagai "Calon Tunggal" melawan "Kotak Kosong". Terus?

Saat itulah, si "Dukun" menitip "orang"nya. Titipan ini, bisa bermakna ganda: Bisa jadi penyebab, mangsanya terpental karena didampingi orang tak populer.

(Ingat! Peristiwa 2018 saat Paslon Walikota Makassar yang terjungkal melawan "Kotak Kosong"?)

Atau jika kelak menang. Titipan si "Dukun" itulah, yang kemudian, akan menikamnya, dari belakang. 

Waspadalah!

Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., Wartawan Senior, Direktur Utama, Pekanbaru Journalist Center.

Sumber : Redaksi

TOPIK TERKAIT

Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • Ajukan Gugatan, Ajudan Wahid, Marjani Malah Ditahan, KPK Ungkap Perannya

    Ajukan Gugatan, Ajudan Wahid, Marjani Malah Ditahan, KPK Ungkap Perannya

    Rabu, 15/04/2026 - 13:35 WIB
  • Kasus Penjarahan TBS Kebun Eks PT SAL Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Nama Tersangka

    Kasus Penjarahan TBS Kebun Eks PT SAL Naik Penyidikan, Polisi Kantongi Nama Tersangka

    Selasa, 14/04/2026 - 13:14 WIB
  • Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Sabtu, 11/04/2026 - 13:52 WIB
  • DJP Nonaktifkan NPWP Istri Otomatis, Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya bagi Wajib Pajak

    DJP Nonaktifkan NPWP Istri Otomatis, Ini Penjelasan Resmi dan Dampaknya bagi Wajib Pajak

    Selasa, 24/02/2026 - 13:19 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Ini Langkah Pj Wako Pekanbaru Atasi Keuangan dan 19 ASN yang Non Job

    Kupas Kasus•
    Jumat, 19/07/2024 - 22:18 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Usai dilantik sebagai Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa S,Stp.
  • "Dinasti Militer" & Bibit Korupsi di Kursi Gubernur Riau

    Kupas Kasus•
    Kamis, 18/07/2024 - 17:13 WIB
    By: Wahyudi El Panggabean "Pada dasarnya, uang identik dengan senjata. Poltik hanya sebagai
  • Danrem 031/Wira Bima: Wujud Nyata Dukung Kesehatan Masyarakat

    Kupas Kasus•
    Kamis, 18/07/2024 - 15:12 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M. HAN.,
  • Akan Tindak Tegas Pejabat yang 'Bermain', Pj Gubri SF Hariyanto: Jangan Kira Saya Tidak Tahu

    Kupas Kasus•
    Kamis, 18/07/2024 - 13:38 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Jangan sampai ada permainan dan memalsukan kegiatan, bekerjalah
  • Ini Arahan Pj Wako Pekanbaru Bagi RT, RW dan LPM Terkait Etika Politik

    Kupas Kasus•
    Senin, 15/07/2024 - 17:42 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa membuka kegiatan Sosialisasi
  • SF Haryanto: "Saya Lapor Dulu ke Pak Mendagri.."

    Kupas Kasus•
    Senin, 15/07/2024 - 04:09 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Berita media tentang Pemilihan Gubernur Riau (Pilgubri) akhir-akhir
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Sedang Tayang, Berikut Sinopsis Sinetron Terikat Janji

    Sedang Tayang, Berikut Sinopsis Sinetron Terikat Janji

    Rabu, 08/04/2026 - 08:37 WIB
  • Dukung Program Penghijauan, Mahasiswa KKN-T Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Hadirkan Inovasi QR Code Terhubung Wikipedia

    Dukung Program Penghijauan, Mahasiswa KKN-T Institut Teknologi dan Bisnis Indragiri Hadirkan Inovasi QR Code Terhubung Wikipedia

    Minggu, 12/04/2026 - 23:50 WIB
  • Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan

    Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan

    Selasa, 07/04/2026 - 10:20 WIB
  • Nasib PPPK di Ujung Tanduk

    Nasib PPPK di Ujung Tanduk

    Minggu, 05/04/2026 - 20:55 WIB
  • Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Terkena Ledakan Senapan Rakitan, Nyawa Siswa SMP di Siak Melayang, Ini Kronologinya

    Sabtu, 11/04/2026 - 13:52 WIB
  • Berikan Kesaksian, Sekda Riau Sebut Pengangkatan Dani Nursalam dan Tata Maulana Jadi Tenaga Ahli Gubri Tanpa Dasar Hukum

    Berikan Kesaksian, Sekda Riau Sebut Pengangkatan Dani Nursalam dan Tata Maulana Jadi Tenaga Ahli Gubri Tanpa Dasar Hukum

    Jumat, 10/04/2026 - 07:45 WIB
  • Pemkab Bengkalis Serahkan Ambulans untuk Pustu Tegar Tingkatkan Layanan Kesehatan

    Pemkab Bengkalis Serahkan Ambulans untuk Pustu Tegar Tingkatkan Layanan Kesehatan

    Kamis, 09/04/2026 - 00:58 WIB
  • Dua Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Perketat Pengawasan 

    Dua Kali Penyelundupan Narkoba Digagalkan, Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Perketat Pengawasan 

    Jumat, 10/04/2026 - 19:21 WIB
  • Pemred Redaksi86 Tegas: Media Bekerja Berdasarkan Fakta, Bukan Kepentingan

    Pemred Redaksi86 Tegas: Media Bekerja Berdasarkan Fakta, Bukan Kepentingan

    Minggu, 12/04/2026 - 01:09 WIB
  • Inhu Matangkan Rencana Islamic Center, Eks Terminal Pematang Reba Jadi Opsi Baru

    Inhu Matangkan Rencana Islamic Center, Eks Terminal Pematang Reba Jadi Opsi Baru

    Kamis, 09/04/2026 - 23:29 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Pemkab Rohil      

  • # Bupati Rohul      

  • # Polres Siak      

  • # DPRRI      

  • # Bupati Pelalawan      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo