Hadiri Sosialisasi Kesadaran Bela Negara
Dandim 0301 Pekanbaru: Bela Negara Kewajiban Seluruh Warga Negara
Beranda / Daerah / Pekanbaru
Pekanbaru, www.radaroke.com - Komandan Kodim 0301 Pekanbaru Kol Inf Sri Marantika Beruh, S.Sos., M.I. Pol menghadiri pembukaan sosialisasi dan diseminasi pembinaan kesadaran Bela Negara pada lingkup pekerja di Kota Pekanbaru tahun 2024.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Sri Marantika Beruh, S.Sos, M.I.Pol mengatakan, bela negara merupakan tanggungjawab seluruh warga negara Indonesia.
“Bela negara bukan hanya tugas TNI, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia,” ujar Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Sri Marantika Beruh, S.Sos, M.I.Pol usai menghadiri Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara yang dilaksanakan di Hotel Grand Elite Jalan Riau, Kamis (25/07/2024).
Dandim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kesadaran bela negara.
Caranya, sambung Dandim, mencintai tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
"Serta selalu siap sedia untuk membela negara dari segala bentuk ancaman," paparnya.
Direktur Jenderal (Dirjen) Potensi Pertahanan dan Pembukaan Brigjen TNI Heri Pribadi dalam sambutannya mengatakan, atas nama Kementerian Pertahanan, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Walikota Pekanbaru beserta staf atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan kegiatan ini.
"Kegiatan pembinaan kesadaran bela negara ini adalah dalam rangka menyebarluaskan nilai dasar Bela Negara. Bela Negara menjadi tanggung jawab bersama seluruh Kementerian/Lembaga termasuk Pemerintah Daerah serta seluruh komponen bangsa lainnya," ujar Brigjen Heri.
Kegiatan ini kata Brigjen Heri, merupakan bagian dari upaya membangun sikap mental dan karakter bangsa serta merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari pembangunan Revolusi Mental dari Kabinet Indonesia Bersatu.
Kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan menanamkan sikap mental dan perilaku warga negara yang senantiasa cinta kepada tanah air.
"Bentuk ancaman tidak lagi bersifat konvensional, tetapi lebih bersifat non konvensional atau non militer, bahkan mempengaruhi hati dan pikiran manusia secara paradigmati. Hal tersebut menimbulkan efek yang sangat fundamental karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara," tambahnya.
Pada era yang semakin terbuka dengan tingginya interdependensi seperti ini, perang bisa terjadi dengan menggunakan sarana, alat dan perang tidak hanya dilakukan dengan cara mengirim tentara atau kekuatan militer dan bukan menguasai ruang wilayah, akan tetapi menguasai ekonomi, budaya, politik, teknologi, termasuk menguasai rule of law dari sebuah negara.
Melalui kegiatan sosialisasi dan diseminasi pembinaan kesadaran Bela Negara ini, Kementerian Pertahanan berharap akan terbangun beberapa hal diantaranya sebagai berikut:
a. Tertanamnya nilai dasar Bela Negara dalam sanubari para peserta Sosialisasi dan Diseminasi Negara.
b. Pembinaan Kesadaran Bela Negara berperan aktif dalam mensosialisasikan dan menyebarluaskan nilai dasar Bela Negara.
c. Mengimplementasikan nilai dasar Bela Negara secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
d. Para peserta dapat mengaktualisasikan dan menyebarluaskan nilai dasar Bela Negara kepada masyarakat di lingkungannya.
Penjabat (Pj) Walikota diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution dalam sambutannya mengatakan, bela negara adalah tanggungjawab bersama bagi seluruh kementerian dan lembaga.
"Termasuk pemerintah daerah, serta seluruh komponen bangsa lainnya. Dengan tujuan membangun sikap mental warga negara agar senantiasa cinta tanah air, memiliki rasa kesadaran bangsa dan negara serta rela berkorban demi bangsa dan negara," ujar Indra Pomi.
Mewakili Pj Walikota, Sekdako Pekanbaru mengucapan selamat datang kepada Kementerian Pertahanan Rl, khususnya Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan yang telah berkenan hadir di Pekanbaru.
Bela negara kata Sekda, merupakan sikap, perilaku, dan tindakan warga negara, baik secara perorangan maupun kolektif dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah serta keselamatan bangsa dan negara.
"Bela negara juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggungjawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara," paparnya.
Menurut Sekda, bela negara bukan hanya tugas dan tanggungjawab Prajurit TNI atau Polri, tetapi merupakan hak dan kewajiban seluruh elemen bangsa.
"Setiap warga negara, tanpa terkecuali, harus memiliki rasa cinta tanah air, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan awal untuk membela negara," tambahnya.
Di tengah perubahan zaman dan arus globalisasi yang semakin pesat, Sekda berharap semangat bela negara harus tetap tertanam kuat dalam sanubari seluruh warga negara.
Nila-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Eka, dan semangat nasionalisme harus terus jaga dan lestarikan.
"Bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota Pekanbaru saya harapkan kegiatan ini dapat menjadi pengingat dan pemicu semangat dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Jadikanlah pekerja saudara sebagai wujud nyata bela negara," pungkasnya.
Kegiatan sosialisasi Pembinaan Bela Negara ini diisi dengan berbagai materi.
Diantaranya, wawasan kebangsaan, bela negara dan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Peserta juga mendapatkan pelatihan tentang cara-cara membela negara dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini, kesadaran bela negara masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Kota Pekanbaru semakin meningkat,” pungkasnya.
Sosialisasi Pembinaan KBN ini bertujuan meningkatkan kesadaran bela negara masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Kota Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Direktorat Potensi Pertahanan Kemhan Brigjen TNI Heri Pribadi.
Turut hadir Pj. Walikota Pekanbaru diwakili Sekdako Indra Pomi Nasution, S.T., M.Si.
Kepala Sub Direktorat Lingkup Pekerja Dit. Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan DR. S.R.M. Indah Permatasari, Analis Pertahanan Negara Ahli Madya Direktorat Bela Negara, Kasi Materi dan Metodologi Subdit Lingja Dit. Bela Negara Letkol. Inf. Hafidh Widodo S.IP. M.Sc dan Dandim 0301 Pekanbaru Kol Inf Sri Marantika Beruh, S. Sos, M. I. Pol.
Selain itu juga turut hadir Kadispers Lanud RNS Kol Adm Yuniar Budiharto Fary, S.H, Kasdim 0301 Pekanbaru Letkol Arh Muliyadi S.I.P, M.I.P, Danyon Arhanudse 13/Pby diwakili Kapten Arh Sukses Arbayu, M.Han, Wadanyon Arhanudse 13/Pby, Kapolresta Pekanbaru diwakili Kanit Samapta Polsek Payung Sekaki Ipda Indra Saputra dan Para Kepala OPD Kota Pekanbaru serta kurang lebih 250 peserta Sosialisasi Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Selanjutnya Sekretaris Direktorat Potensi Pertahanan Kemhan melakukan pemukulan Gong tanda kegiatan secara resmi dibuka serta dilanjut dengan penyerahan cenderamata dari Sekertaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan dan dari Sekda kepada Sekertaris Direktur Jenderal Potensi Pertahanan.
Sumber : Pendim 0301/Pekanbaru
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
INDODAX Tambahkan Fitur ‘Earn dan ‘Investasi Rutin, Ini Fungsinya
Jakarta - Pada era disrupsi teknologi digital saat ini, perusahaan yang bergerak di bidang InovasiIni Himbauan KNPI Riau Jelang Kontestasi Pilgubri
Pekanbaru, www.radaroke.com - Tahun politik dalam agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada)Jebakan Dukun Politik Ala RZ, Paslon Tunggal & Kotak Kosong
By: Wahyudi El Panggabean Hanya musuhmu yang berbicara jujur. Teman & orang dekatmu, akanIni Langkah Pj Wako Pekanbaru Atasi Keuangan dan 19 ASN yang Non Job
Pekanbaru, www.radaroke.com - Usai dilantik sebagai Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa S,Stp."Dinasti Militer" & Bibit Korupsi di Kursi Gubernur Riau
By: Wahyudi El Panggabean "Pada dasarnya, uang identik dengan senjata. Poltik hanya sebagaiDanrem 031/Wira Bima: Wujud Nyata Dukung Kesehatan Masyarakat
Pekanbaru, www.radaroke.com - Komandan Korem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M. HAN.,













Komentar Via Facebook :