Ketahuan, Dalam Berbagai Rapat Jokowi tidak Penah Membicarakan Pembebasan Koruptor
Beranda / Kupas Kasus / Rohul
Jakarta - Instruksi terbaru Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai pencegahan virus corona terbaru (COVID-19) menyampaikan bahwa mengenai pembebasan napi koruptor tidak pernah dibicarakan dalam rapat-rapat.
Dalam rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (6/4/20) dikatakannya saat disinggung perihal rencana pembebasan narapidana (napi) untuk mencegah penyebaran virus itu.
"Yang berkaitan dengan pembebasan bersyarat napi, ini dihubungkan dengan COVID-19, seperti di negara-negara yang lain, saya melihat misalnya di Iran membebaskan 95 ribu napi, kemudian di Brasil 34 ribu napi, di negara-negara yang lainnya juga melakukan yang sama, tapi kami tidak penah membicarakan pembebasan napi korupsi," ujar Jokowi.
Namun Jokowi menegaskan bila kebijakan pembebasan napi itu tidak begitu saja dilakukan. Selain itu dia turut menyampaikan bila napi yang dibebaskan adalah napi dengan hukuman pidana umum, bukan pidana khusus apalagi korupsi.
"Napi koruptor tidak pernah kita bicarakan dalam rapat-rapat kita. Jadi mengenai PP 99/2012 tidak ada perlu saya sampaikan, tidak ada revisi untuk ini, jadi pembebasan untuk napi hanya untuk napi pidana umum," tegas Jokowi.**
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
3.000 Relawan Tenaga Medis Akan Dikirim ke Daerah
Jakarta - Sebanyak 3.000 relawan medis akan dikirim ke daerah, hal ini dikatakan Kepala BNPB yangGubri Ingatkan Wartawan Hati-hati Saat Liput Korban Covid-19
Pekanbaru - Dari hasil pantauan website resmi Corona.Riau.go.id hasil rekap yang di publikasiTiga Bocah Ini Terlantar Karena Orang Tua Mereka Dirawat Sakit Karena Virus Corona
Bandung - Video berdurasi 15 detik yang beredar di twitter dan instagram itu yang memperlihatkanPukat UGM Tentang Pembebasan Koruptor, Warga: Kami Doakan Revisi PP Gagal
Jakarta - Peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) Zaenurrohman atauSemangat Bela Negara Hadapi Pandemi COVID-19
Opini - Hampir 90% negara-negara di dunia terkena Covid-19 (Coronavirus COVID-19 Global Cases byGugus TPP Covid-19 TNI Apresiasi Warga Perantau Maluku Isolasi Diri
Maluku - Dalam mencegah penyebaran Covid-19 ,Gugus TPP Covid-19 TNI melakukan berbagai inisiatif












Komentar Via Facebook :