https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

Iklan Rohul 1

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Ini Kronologi Dugaan Pengancaman dan Penembakan Terhadap Petugas Keamanan PT Mekarsari Pelalawan

Ini Kronologi Dugaan Pengancaman dan Penembakan Terhadap Petugas Keamanan PT Mekarsari Pelalawan

Beranda / Daerah / Pelalawan
Kamis, 06 Maret 2025 - 05:00 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Pelalawan, www.radaroke.com - Kejadian bermula saat tim Satuan Tugas (Satgas) Garuda berada di lokasi perkebunan milik PT Mekarsari Alam Lestari yang sudah memiliki perizinan HGU dan Pelepasan kawasan hutan untuk melakukan penertiban kawasan hutan.

Seorang anggota Satgas Garuda, Serda Gulo, diduga melakukan pengancaman dan penembakan terhadap petugas keamanan perusahaan pada 5 Maret 2025.

Korban bernama Basri Simanjuntak (BS) dengan raut wajah trauma memberikan informasi terkait peristiwa mencekam yang dialaminya.

Kronologi Kejadian

BS merupakan petugas keamanan (security) yang menjadi korban dalam insiden ini.  

"Saat itu sekitar pukul 10.00 WIB, Serda Gulo datang mencari pimpinan perusahaan. Saya bilang tidak tahu keberadaannya. Tiba-tiba dia menodongkan senjata ke kepala saya dan mengancam akan menembak jika saya tidak memberi tahu di mana pimpinan perusahaan berada," ujar BS dengan suara bergetar, Rabu (5/3) malam.

Menurut BS, meskipun dirinya menyatakan tidak mengetahui keberadaan pimpinan PT. Mekarsari Alam Lestari, tetapi Serda Gulo tetap menekan dan akhirnya mengarahkan senjata laras panjangnya (SS2) ke samping kepala BS, tepat di atas telinga, lalu melepaskan tembakan.  

"Saya hanya bisa diam. Saya benar-benar tidak menyangka akan ditembak seperti itu. Syukurlah peluru tidak mengenai kepala saya, tapi suara tembakan di dekat telinga saya membuat saya trauma. Sekarang saya masih mengalami kesakitan dan merasa tidak nyaman," tambah BS.  

Upaya Damai Ditolak, Muncul Ancaman Baru

Setelah kejadian tersebut, pihak perusahaan bersama BS berinisiatif melaporkan tindakan ini ke pihak berwenang. Namun, sebelum laporan dibuat, seorang perwira Satgas Garuda, Letda (Inf) Y.Y. Simbolon, mencoba melakukan pendekatan dan meminta agar kasus ini diselesaikan secara damai.  

Seorang perwakilan perusahaan, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan, Letda Simbolon meminta pihaknya untuk menerima permintaan maaf dari Serda Gulo dan tidak membawa kasus ini ke ranah hukum.

"Tapi kami menolak, karena ini sudah termasuk tindakan kriminal," paparnya. 

Saat mengetahui bahwa BS dan pihak perusahaan tetap akan melapor, Letda Simbolon diduga melontarkan ancaman. 

"Kalau begini caranya, nampaknya kalian ngajak perang," ucapnya, seperti yang ditirukan oleh perwakilan perusahaan.  

Reaksi Karyawan dan Keluarga Korban

Kejadian ini menimbulkan ketakutan di antara para karyawan PT. Mekarsari Alam Lestari. Seorang karyawan yang berhasil diwawancarai mengaku, bahwa keberadaan Satgas Garuda di lokasi sering menimbulkan ketidaknyamanan.  

"Kami bekerja dengan rasa takut. Satgas Garuda datang tanpa pemberitahuan ataupun surat tugas dan tiba-tiba melakukan tindakan semena-mena. Bagaimana kami bisa merasa aman?" ujar seorang pekerja yang meminta identitasnya dirahasiakan.  

Sementara itu, pihak keluarga BS juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap tindakan yang dilakukan oleh oknum TNI tersebut.  

"Kami tidak terima anggota keluarga kami diperlakukan seperti ini. Kami ingin keadilan. Oknum yang melakukan penindasan ini harus diproses hukum," ujar salah satu anggota keluarga korban.  

Saat ini, BS sedang menjalani perawatan di Klinik Duta akibat trauma dan kesakitan di bagian telinga. Laporan resmi akan segera diajukan ke pihak berwenang, dan perusahaan berharap tindakan hukum bisa segera diambil.  

Hingga berita ini diterbitkan, pihak TNI belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. Redaksi akan terus mengikuti perkembangan kasus ini untuk memastikan keadilan bagi korban.

Sumber : Redaksi

TOPIK TERKAIT

TNIPolda Riau
Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    Selasa, 04/03/2025 - 16:07 WIB
  • Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Rabu, 26/02/2025 - 14:54 WIB
  • Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Minggu, 23/02/2025 - 19:47 WIB
  • Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Senin, 17/02/2025 - 00:18 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Dansat Brimob: Kami Hadir untuk Bantu Warga Terdampak Banjir

    Kupas Kasus•
    Kamis, 06/03/2025 - 03:50 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho,
  • Ini Langkah Ditlantas Polda Riau Tekan Laka Lantas di Jalan Tol Permai 

    Kupas Kasus•
    Rabu, 05/03/2025 - 13:40 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Dalam rangka menekan angka fatalitas di Jalan Tol serta meningkatkan
  • Brimob Polda Riau Kerahkan Personil Tangani Banjir Senapelan

    Kupas Kasus•
    Rabu, 05/03/2025 - 04:56 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Komandan Satuan Brimob Polda Riau Kombes Pol Dwi Yanto Nugroho,
  • Pastikan Keamanan dan Ketertiban Ramadhan, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Riau Gelar Patroli Siang dan Malam 

    Kupas Kasus•
    Selasa, 04/03/2025 - 16:11 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Personel Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Riau yang terlibat
  • Ditlantas Polda Riau Berbagi Takjil Sekaligus Sosialisasi Tertib Ramadhan Lancang Kuning

    Kupas Kasus•
    Senin, 03/03/2025 - 11:36 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Memasuki hari ke dua ramadhan 1446 H Wadirlantas Polda Riau AKBP
  • Tidak Dilibatkan dalam Baksos Presisi Polri, Pemuda Muhammadiyah Riau Nilai Kapolda Kotak-kotakkan Organisasi Kepemudaan

    Kupas Kasus•
    Jumat, 28/02/2025 - 14:42 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pemuda Muhammadiyah Riau mempertanyakan transparansi kegiatan baksos
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Minggu, 25/01/2026 - 18:56 WIB
  • Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Jumat, 23/01/2026 - 18:40 WIB
  • PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    Kamis, 29/01/2026 - 17:56 WIB
  • Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Senin, 26/01/2026 - 20:50 WIB
  • Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Minggu, 25/01/2026 - 13:33 WIB
  • Ratusan Siswa Tapung Tanam

    Ratusan Siswa Tapung Tanam' Pohon Bersama Kapolres, 'Green Policing' Dimulai!

    Kamis, 29/01/2026 - 16:58 WIB
  • INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    Jumat, 23/01/2026 - 16:09 WIB
  • Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Minggu, 01/02/2026 - 14:17 WIB
  • Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Selasa, 27/01/2026 - 09:57 WIB
  • Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Masyarakat Apresiasi Inovasi Layanan Pertanahan yang Semakin Informatif: Setelah Datang Langsung Ternyata Lebih Mudah

    Rabu, 21/01/2026 - 16:28 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Presiden Prabowo      

  • # Pemprov Riau      

  • # Ketum APSI      

  • # Disdik Riau      

  • # Gubernur Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo