perwakilan investor dari Jakarta dan Tiongkok saat meninjau lokasi. Foto: JE
Kawasan Industri Buruk Bakul Bengkalis Dilirik Investasi Asing
Beranda / Daerah / Bengkalis
Bengkalis, www.radaroke.com – Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan investor nasional dan internasional setelah perwakilan investor dari Jakarta dan Tiongkok meninjau lokasi pengembangan Kawasan Industri Buruk Bakul (KIBB) di Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Selasa (15/4).
Kunjungan tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang menyatakan komitmennya untuk membuka peluang investasi dan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan kawasan industri tersebut.
“Kami membuka peluang seluas-luasnya bagi investor untuk mengembangkan KIBB di Desa Buruk Bakul. Pemkab siap memfasilitasi perizinan, infrastruktur, dan kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Bengkalis, Zulpan.
Peninjauan ini turut melibatkan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Riau, seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta tim khusus provinsi. Dari pihak Pemkab Bengkalis, hadir sejumlah pejabat terkait, termasuk Kepala Dinas PU-PR, Kepala Bappeda, Kepala DPMPTSP, serta Camat Bukit Batu dan Camat Bandar Laksamana.
Lokasi KIBB dinilai strategis karena berdekatan dengan jalur perdagangan internasional di Selat Malaka serta didukung oleh potensi sumber daya alam seperti kelapa sawit dan karet.
Investor asal Tiongkok menyoroti potensi industri pengolahan hasil perkebunan dan logistik. Sementara itu, investor dari Jakarta tertarik pada pengembangan infrastruktur berbasis teknologi hijau untuk mendukung industri ramah lingkungan.
PLT Kepala DPMPTSP Bengkalis Afrizal mengatakan, pihaknya telah menyiapkan layanan perizinan terpadu yang cepat dan transparan guna memperlancar proses investasi.
Dukungan juga datang dari Dinas PU-PR yang sedang menyiapkan pengembangan akses jalan dan jaringan listrik ke lokasi KIBB. Sementara DLHK menekankan pentingnya memperhatikan aspek lingkungan dalam pembangunan kawasan industri tersebut.
Langkah selanjutnya adalah penyusunan kajian kelayakan yang mencakup aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan Gubernur Riau untuk memastikan sinergi lintas sektor.
Camat Bukit Batu menyatakan siap menjadi penghubung antara pemerintah, investor, dan masyarakat setempat guna memastikan kehadiran KIBB membawa manfaat langsung bagi warga, termasuk penyediaan lapangan kerja dan pemberdayaan UMKM.
Jika berjalan sesuai rencana, KIBB diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Bengkalis, menyerap ribuan tenaga kerja, dan meningkatkan daya saing daerah di sektor industri dan ekspor.
Laporan: Jasrul
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
JANGAN LEWATKAN
Pemdes Pangkalan Batang Barat Salurkan BLT Dana Desa Tahun 2025 kepada 32 KPM
Bengkalis, www.radaroke.com - Pemerintah Desa Pangkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis,Desa Pengkalan Batang Barat Raih Juara 1 Lomba Indeks Desa Membangun Provinsi Riau 2024
Bengkalis, www.radadoker.com – Desa Pengkalan Batang Barat, Kecamatan Bengkalis, mencatatkanDituding Gelapkan Aset Pemkot, Ketua Baznas Kota Pekanbaru: Itu Tidak Benar
Pekanbaru, www.radaroke.com – Ketua BAZNAS Kota Pekanbaru, Endar Muda, akhirnya angkat bicaraKementerian ATR/BPN Gelar Kick-off Proyek ILASP, Menteri Nusron: Samakan Persepsi dan Perkuat Komitmen
Jakarta, www.radaroke.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan NasionalMenteri Nusron Instruksikan Jajaran Kanwil BPN Provinsi Sulsel Permudah Sertipikasi Tanah bagi Warga Miskin Ekstrem
Makassar, www.radaroke.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan NasionalMenteri Nusron Tekankan Pentingnya Peran Pemda Wujudkan Administrasi Pertanahan Modern
Palu, www.radaroke.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN),













Komentar Via Facebook :