https://www.radaroke.com

  • Beranda
  • Pilihan
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Tentang
  • Pedoman
  • Redaksi

https://www.radaroke.com

Iklan Rohul 1

https://www.radaroke.com

  • ";
  • Kupas Kasus
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Pelalawan
    • Kuansing
    • Bengkalis
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Kampar
    • Siak
    • Inhil
    • Meranti
    • Dumai
  • Seni Budaya
  • Politik Hukum
  • Pendidikan
  • Advertorial
  • Gagasan
  • Lainnya
    • Opini
    • Ekonomi Bisnis
    • Dunia
    • Kesehatan
    • Travel
    • Food
    • Olahraga
    • Seleb
    • Podcast
    • RadarTVoke
    • Gallery Foto

Terbaru

Trending

Pilihan

RadarTVoke

Komitmen Indonesia Jaga Stabilitas Keamanan Asean

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Andi Widjajanto saat menghadiri FGD FMB9. . Foto: Ist

Komitmen Indonesia Jaga Stabilitas Keamanan Asean

Beranda / Nasional /
Senin, 06 Februari 2023 - 17:22 WIB  
Editor : Abdul Kadir

Jakarta, www.radar oke.com - Indonesia sebagai pemimpin ASEAN 2023 akan mengambil peran sentral dalam mendukung stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara. 

Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Andi Widjajanto, mengatakan agar ASEAN bisa berperan sentral dalam kancah global, maka syarat utama yang diperlukan adalah adanya stabilitas keamanan di kawasan itu.

“Ada dua isu stabilitas kawasan yang penting, yakni masalah krisis politik di Myanmar serta Laut China Selatan. Tantangan itu di satu sisi menunjukkan suatu pekerjaan rumah. Sehingga harus dicari terobosan dan Indonesia sebagai Ketua ASEAN berperan sentral,” ujarnya dalam diskusi Forum Merdekat Barat 9 bertajuk “Potret ASEAN Terkini di Kancah Global”, Senin 6 Februari 2023.

Dia optimis Indonesia sebagai pemimpin Asean bisa mendorong penyelesaian dua persoalan itu, karena ada banyak kanal diplomasi di ASEAN yang mendorong kerja sama daripada konflik. 

Tahun ini, ungkapnya, ada sekitar 494 pertemuan antar negara-negara anggota ASEAN dengan beragam topik. 

Persoalan Myanmar misalnya, akan berpatokan pada lima poin konsensus yang salah satunya mengedepankan dialog inklusif dengan semua pihak untuk mendorong adanya special envoy atau utusan khusus.

Disisi lain, Sidharto Suryodipuro, Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengatakan persoalan krisis politik Myanmar memang menjadi pokok penting karena menyangkut stabilitas kawasan dan pembangunan komunitas kawasan. 

Para menteri luar negeri di kawasan itu, tegasnya, sudah sepakat ada kesatuan pandangan yang mendukung upaya Indonesia untuk melaksanakan konsensus penghentian kekerasan, penyaluran bantuan, upaya pendekatan dengan semua pihak, serta dialog dalam proses politik yang inklusif.

“Indonesia sudah sampaikan rencananya, dan para menteri sepakat tentang rencana yang akan dilakukan oleh Indonesia dalam masalah Myanmar itu. Sedangkan mengenai Laut China Selatan perlu intensif melakukan perundingan dengan China untuk mencapai suatu kemajuan dari sisi keamanan kawasan,” tuturnya.

Sementara itu Fajar Hirawan, Kepala Departemen Ekonomi CSIS (Centre for Strategic and Internasional Studies) mengamini bahwa persoalan stabilitas di kawasan Asia Tenggara memegang peranan penting untuk memajukan pertumbuhan dan kesejahteraan di kawasan itu. 

Menurutnya, investasi dan perdagangan internasional antar negara ASEAN sejak 2015 tergolong tinggi. 

Hal ini, tuturnya, menjadi tanda bahwa kawasan ini memiliki potensi yang besar.

“Di mana-mana stabilitas ekonomi akan dipengaruhi oleh politik dan keamanan. Saya rasa memang stabilitas di kawasan patut dijaga dalam hal ini Myanmar. Kalau bicara masalah negara anggota ASEAN berarti semua harus dilihat. ASEAN memang didirikan sebagai forum untuk mengajak semua tumbuh bersama, tapi kalau ada satu yg punya isu stabilitas itu jadi tantangan tersendiri,” ungkapnya.  

Sedangkan terkait episentrum pertumbuhan di ASEAN, menurut Fajar ada tiga isu prioritas untuk memacu pertumbuhan ekonomi kawasan yakni peningkatan daya saing, digitalisasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Sidharto menambahkan bahwa di bidang ekonomi ada beberapa isu yang sensitif. 

Ketahanan pangan dengan meningkatkan kerja sama misalkan. Jika terjadi krisis, antar anggota ASEAN dapat saling membantu dengan jumlah yang lebih besar. 

Selain itu semua anggota sepakat untuk menjalin hubungan dengan negara penghasil pangan secara bersama-sama.

“Selain itu, ada isu sensitive lain seperti transisi energi, kesehatan, keuangan di mana kita sudah punya kesepakatan bingkai ekonomi digital dan mobil listrik. Khusus untuk mobil listrik, Indonesia mendorong terciptanya ekosistem kawasan yang memiliki aturan serupa sehingga tiap produsen memiliki outlook secara kawasan, karena pasarnya kawasan, bukan domestik. Di bidang ini kita punya daya saing sebagai salah satu motor pertumbuhan,” ucapnya.  ROC

Sumber : FMB9

TOPIK TERKAIT

FMB9Kominfo RI
Komentar Via Facebook :

BACA JUGA

  • BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    BEM Se-Riau Wilayah Bengkalis Dukung Perjuangan Masyarakat Bukit Batu Tuntut Dana CSR PT Surya Dumai

    Selasa, 04/03/2025 - 16:07 WIB
  • Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Tiga Bulan Jembatan Sungai Rokan Dibiarkan, Himpunan Mahasiswa Rohul Bakal Geruduk DPRD Riau

    Rabu, 26/02/2025 - 14:54 WIB
  • Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Berasal dari Desa Terpencil dan Berhasil Jadi Gubernur, Segini Harta Kekayaan Abdul Wahib

    Minggu, 23/02/2025 - 19:47 WIB
  • Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Sejumlah Alat Berat yang Digunakan PETI Masih Bebas Beroperasi di Kuansing, Inisial AN Diduga Kebal Hukum

    Senin, 17/02/2025 - 00:18 WIB

JANGAN LEWATKAN

  • Baksos Donor Darah Meriahkan HUT ke-77 PWI

    Kupas Kasus•
    Senin, 30/01/2023 - 22:57 WIB
     Pekanbaru, www.radaroke.com - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau akan
  • RUU PPRT Perkuat Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

    Kupas Kasus•
    Senin, 30/01/2023 - 22:51 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU
  • Dr. Erni dan Dr. Syofianis Berikan Pelatihan dan Perancangan Asesmen Autentik di SMPN 2 Dumai

    Kupas Kasus•
    Jumat, 23/12/2022 - 14:28 WIB
    Dumai, radaroke.com - Berdasarkan hasil observasi awal pembelajaran bahasa Indonesia di
  • Kupas Kasus•
    , 00//0000 - 00:00 WIB
  • Menanti Sepak Terjang Budi Candra

    Kupas Kasus•
    Senin, 19/12/2022 - 22:03 WIB
    Pekanbaru, www.radaroke.com - Pasca dikukuhkan jadi Ketua (DPC) Dewan Pimpinan Cabang Pemerhati
  • Presiden Perintahkan Gebuk Mafia Tanah

    Kupas Kasus•
    Senin, 19/12/2022 - 21:56 WIB
    Jakarta, www.radaroke.com - Presiden Joko Widodo kembali menegaskan kepada seluruh jajarannya,
Iklan Rohul 2

TRENDING

  • Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Terhadap Isu Tuntutan Pengungsi Rohingya di Pekanbaru

    Minggu, 25/01/2026 - 18:56 WIB
  • Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Aksi Maling Motor Siang Bolong Digagalkan Warga Tapung

    Jumat, 23/01/2026 - 18:40 WIB
  • PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    PeHR Luncurkan Green School Movement di Kampar, Dampak Nyata Green Policing Polda Riau

    Kamis, 29/01/2026 - 17:56 WIB
  • Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Mantan Kades Indra Sakti Divonis 7 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Alih Status Tanah Transmigrasi

    Senin, 26/01/2026 - 20:50 WIB
  • Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Polsek Tapung Ringkus Pencuri Komponen, Aset PHR Selamat

    Minggu, 25/01/2026 - 13:33 WIB
  • Ratusan Siswa Tapung Tanam

    Ratusan Siswa Tapung Tanam' Pohon Bersama Kapolres, 'Green Policing' Dimulai!

    Kamis, 29/01/2026 - 16:58 WIB
  • INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    INPEST Desak Audit PT SPR Demi Transparansi dan Progres Bisnis

    Jumat, 23/01/2026 - 16:09 WIB
  • Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Tim Gasak Polres Kampar Amankan Pelaku Curanmor Berkat Info Masyarakat

    Minggu, 01/02/2026 - 14:17 WIB
  • Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Ini Langkah Kemkomdigi Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T

    Selasa, 27/01/2026 - 09:57 WIB
  • Wamen Ossy Paparkan Dukungan ATR/BPN dalam Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra

    Wamen Ossy Paparkan Dukungan ATR/BPN dalam Rakor Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatra

    Senin, 26/01/2026 - 16:33 WIB
Iklan P09

TOPIK VIRAL

  • # Presiden Prabowo      

  • # Pemprov Riau      

  • # Disdik Riau      

  • # Ketum APSI      

  • # Gubernur Riau      

Space Iklan P25
    • Ikuti Kami di:



  • Disclaimer     Kontak Kami     Tentang     Pedoman     Redaksi    

    RadarOke.com - All Right Reserved
    Desain by : Sarupo